Jl. Binjai (JuntakNews)

Cobaan hidup sering tidak berdaya kita hindari. Didera sakit parah dan berkepanjangan,  bagi keluarga miskin sungguh menjadi cobaan yang sangat berat dan kadang bisa jadi “Pandelean”. Situasi sedemikian buruk inilah Dorlan Simanjuntak (58) yang diperistri oleh Jannes Aritonang, harus hadapi dengan sisa ketabahan. Terbaring lemah di ruang tengah rumah, tanpa tempat tidur yang memadai dengan benjolan besar di kepala dan bola mata memerah, nyaris keluar. Sungguh memprihatinkan!

“Setahun lalu pernah kami bawa berobat ke RS Adam Malik, ternyata kondisinya justru semakin parah”,ungkap Jannes Aritonang yang sendirian merawat dan mendampingi istrinya, kepada Pengurus Naposo Bulung Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru dan Bere (PN-SSSI&B) Medan yang menyambanginya.

“Saya sudah pasrah apapun kehendak Tuhan kepadanya, dan tetap ada keinginan untuk membawanya berobat, walau itupun sudah sangat sulit saya lakukan karna kami tidak punya uang”, tambahnya lirih sambil ngelap wajah istrinya Dorlan.

Pasangan suami istri yang tinggal di Jl. Binjai KM 10,8 ini, diketahui memiliki 4 (empat) orang keturunan, 2 laki-laki dan 2 perempuan yang kesemuanya sudah hidup mandiri, terpisah dari mereka. Sepertinya, keempat anak-anaknya pun nyaris tidak bisa berbuat banyak, karena kesulitan ekonomi mereka masing-masing.

Ketika dilaporkan oleh Sandy Simanjuntak (Ketua PN-SSSI&BBI) dan Dedy Simanjuntak (Wakil Ketua),  kepada Pengurus Generasi Muda Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru Bere Ibebere (GM-SSSI&BBI), Letkol Ckm Ricardo Suganda Simanjuntak, M.Kes dan Poltak Simanjuntak, menyatakan kesediaanya untuk membantu keluarga ini dalam menghadapi masalahnya. Direncanakan, besok Selasa (20/09) akan melakukan kunjungan ke keluarga ini, seraya melihat fakta dan kemungkinan jalan keluar meringankan beban keluarga ini.

“Besok kita akan kunjungi keluarga saudara kita ini dan membawa dokter bermarga Simanjuntak dengan beberapa orang Pengurus GM-SSSI&BBI serta Pengurus PN-SSSI&B Medan”, ujar Ricardo Suganda Simanjuntak dengan mimik prihatin.