PARSADAAN SIMANJUNTAK SITOLU SADA INA DOHOT BORUNA – CABANG MEDAN
(PSSSI & B – MEDAN)
Kantor/Sekretariat :
Jl. Ring Road Setia Budi/Pasar Melintang no.6
Telp.061-8475581 Fax.061-8475581 HP.081362243778
Jl. Sei Rokan 91 Telp.061-4150309 HP.085275351751

Nomor : 013/PSSSI&B-Mdn/VIII/2011 Kepada Yth :
Hal : Sikap PSSSI&B Cabang Medan 1.Ketua PSSSI&B, Bona Pasogit
tentang pelaksanaan Mubes 2.Pengurus PSSSI&B Cabang se-
Indonesia
3.Ketua Wilayah PSSSI&B, 1-10
4.Ketua Sektor, 1-70
5.Pengetua/Tokoh PSSSI&B se-Indonesia
Dengan hormat,

Doa dan harapan kami, kiranya kita selalu dalam Perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, melakukan aktifitas sehari-hari terutama dalam pengelolaan Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dohot Boruna (PSSSI&B) di Bona Pasogit, maupun di parserahan.

Kami sebagai Pengurus PSSSI&B Kota Medan, yang tetap berpendirian teguh pada prinsip “SI SADA LULU, SI SADA LUNGUN, SI SADA LAS NI ROHA”, selalu memposisikan diri sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari seluruh gerakan pengembangan dan peningkatan kiprah PSSSI&B baik di Kota Medan, maupun di seluruh Indonesia.

Berdasarkan pemikiran dan sikap tersebut, kami sangat mengapresiasi rencana pelaksanaan Rapot Bolon (Musyawarah Besar) yang telah digagas beberapa tahun belakangan ini. Hal ini juga menjadi harapan kami bahwa pelaksanaan Rapot Bolon dapat menjadi sarana/media kita dalam merevitalisasi organisasi PSSSI&B, sebagai pengejawantahan dan refleksi prinsip “SI SADA LULU, SI SADA LUNGUN, SI SADA LAS NI ROHA”.

Jika Mubes mampu diarahkan untuk menjadikan prinsip ini sebagai dasar dalam pengembangan organisasi PSSSI&B, besar keyakinan bahwa PSSSI&B mampu hadir di tengah kompleksitas permasalahan sosial, ekonomi dan budaya (adat) anggota-anggotanya baik yang hidup di pedesaan, maupun di perkotaan.

Terhadap cita-cita luhur tersebut, PSSSI&B Cabang Medan sejak awal secara aktif ikut dalam mendorong pelaksanaan Rapot Bolon (Mubes) PSSSI&B se-Indonesia. Sebagai bentuk partisipasi aktif serta respons positif kami terhadap rencana pelaksanaan Mubes, kami ikut menjadi peserta dalam rapat yang dilaksanakan di Emerald Garden.

Lewat pertemuan itu, telah berhasil menetapkan keputusan yang mengangkat Sdr. Ir. Bona Simanjuntak (yang memposisikan diri sebagai representasi PSSSI&B Jabodetabek) sebagai Ketua Panitia dan tempat pelaksanaan Mubes di Jakarta. (Foto copy notulen rapat terlampir).

Pasca pertemuan tersebut, lewat pemberitaan di media massa (Koran), kami ketahui bahwa Panitia tanpa melalui koordinasi dengan Pengurus PSSSI&B Kota Medan, secara sepihak telah memindahkan tempat Mubes dari Jakarta menjadi ke Medan yang diikuti dengan perubahan struktur kepanitiaan. (Terlampir daftar nama2 sebelum dan sesudah)

Mencermati perubahan ini, kami telah melakukan koordinasi dengan Pengurus PSSSI&B Bona Pasogit, untuk mempertanyakan “Apakah perubahan tempat dan struktur kepanitiaan ini menjadi bagian kebijakan Pengurus Bona Pasogit sebagai institusi penebit SK Kepanitiaan?” Yang ternyata dijawab dengan “Tidak”. Bahkan lebih jauh, dijelaskan bahwa perbaikan SK justru diduga telah dipalsukan.

Untuk lebih memastikan perubahan kebijakan ini, kami juga telah melakukan koordinasi dengan Pengurus PSSSI&B se-Jabodetabek (Excl Ir. Bona Simanjunta) untuk mempertanyakan “Apakah perubahan tempat pelaksanaan Mubes didasarkan pada hasil keputusan pengurus?”

Sangat mencengangkan, sebab jawaban yang kami terima dari beberapa orang Pengurus dan Tokoh-tokoh PSSSI&B se-Jabodetabek, justru mengatakan bahwa perencanaan Mubes tidak pernah menjadi agenda pembicaraan PSSSI&B se-Jabodetabek dan menyatakan sikap bahwa kehadiran Ir. Bona Simanjuntak dalam kepanitiaan Mubes tidak menjadi representasi PSSSI&B se-Jabodetabek, namun mewakili dirinya sendiri.

Bahwa mengamati keadaan tersebut di atas, dan kami kaitkan dengan ketidakterbukaan panitia untuk melibatkan PSSSI&B Kota Medan sebagai “Bolahan Amak”, kami menilai bahwa panitia Mubes telah menjalankan kerja kepanitiaan secara tertutup/eksklusif dan mempunyai agenda tersembunyi yang patut dipertanyakan.

Juga melalui pemberitaan di Mass Media, kami ketahui bahwa panitia terus mempersiapkan pelaksanaan Mubes yang mereka rencanakan dilaksanakan pada 2-3 September 2011 di Kota Medan, tanpa mempertimbangkan berbagai pertanyaan yang dialamatkan kepada panitia.

Menurut hemat kami, bahwa mempersiapkan sebuah event sebesar Mubes yang akan melibatkan seluruh PSSSI&B di Indonesia, sangat riskan hanya dalam waktu singkat (30 hari kerja) lagi, sementara berbagai ketidakjelasan masih melingkupi pelaksanaan Mubes ini.

Berdasarkan pengamatan dan analisis tersebut di atas, maka kami menyampaikan catatan, sebagai berikut :

1. Pelaksanaan Mubes seharusnya melewati proses perencanaan yang membuka seluas-luasnya partisipasi seluruh elemen PSSSI&B di seluruh Indonesia.
2. Pembentukan panitia Mubes seharusnya didasarkan pada berbagai pertimbangan keterwakilan formal PSSSI&B seluruh Indonesia dan memastikan kapasitas, kapabilitas dan integritas personalia kepanitiaan.
3. Membaca proposal yang disusun panitia, terlihat rendahnya nilai analisis dan kemampuan organisatoris penyusunnya. Sementara, kita ketahui bersama, tanpa harus memegahkan diri, SDM di PSSSI&B lebih dari cukup untuk membuat perencanaan yang lebih jelas, terukur, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
4. Memperjelas SK yang diterbitkan oleh Pengurus PSSSI&B Bona Pasogit. Jika ditemui penyimpangan sebagaimana diduga telah terjadi, maka dilakukan peninjaan terhadap SK tersebut.
5. Melakukan kajian yang mendalam dan serius terhadap agenda Mubes dan tempat pelaksanaan dengan mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat dikategorikan mempengaruhi kelancaran Mubes ini.

Beradasarkan catatan tersebut di atas, Pengurus PSSSI&B Kota Medan, menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Mendukung pelaksanaan Mubes yang direncakan secara matang dan melibatkan seluas-luasnya partisipasi PSSSI&B di seluruh Indonesia.
2. Mendukung pelaksanaan Mubes di Jakarta mengingat posisi sentral dan strategis yang lebih mudah diakses oleh cabang-cabang PSSSI&B seluruh Indonesia.
3. Mendesak Pengurus PSSSI&B Bona Pasogit untuk meninjau ulang penerbitan SK Panitia serta melakukan investigasi terhadap kemungkinan pemalsuan dan penyelewengan administratif dalam penerbitan SK dimaksud.
4. Menolak seluruh bentuk upaya pengkotakan dan eksklusifisme dalam kepanitiaan yang didasarkan pada “poda ni natua-tua” : Manat Mardongan Tubu, Elek Marboru, Somba Marhula-Hula dan Tampulon aek do nasabutuha serta “Tona ni Ompunta Sobosihon Boru Sihotang”, Sisada Lungun, Sisada Lulu, Sisada Lasniroha.
5. Menolak pelaksanaa Mubes yang akan dilaksanakan oleh Panitia yang terang-terang memanipulasi SK, Penunjukan Ir. Bona Simanjunta yang seolah-olah merepresentasikan Jabodetabek dan mencantumkan nama-nama panitia tanpa sepengetahuan sipemilik nama. Jika ternyata panitia Mubes yang ada sekarang tetap dengan pendiriannya untuk memaksakan kehendaknya, melaksanakan Mubes tersebut, maka PSSSI&B Cabang Medan tidak akan menjadi peserta dan tidak mendukungnya. Segala keputusan dalam Mubes tersebut tidak berlaku untuk PSSSI&B Cabang Medan berarti Mubes ini kami anggap cacat hukum dan tidak sah.

Demikianlah pernyataan sikap PSSSI&B Cabang Medan ini dibuat untuk dapat diketahui dan dipahami oleh marga Simanjuntak se-Indonesia.

Medan, 02 Agustus 2011
Ketua Umum PSSSI&B Cabang Mdn. Sekretaris Umum PSSSI&B Cabang Mdn.

St. Ir. A. Simanjuntak, MBA Drs. F. K. Simanjuntak, M.Si.