Briptu Manuel Simanjuntak (Hutabulu No. 16), tewas ditembak 15 orang perampok yang beraksi di Bank CIMB Niaga Jl. Aksara, Medan, pada Rabu (18/8) siang lalu.

Istrinya yang sedang hamil 7 bulan Ny. Kristi Marsa Ulina Br Hasibuan bagai mimpi di siang bolong, harus menerima kenyataan pahit, kehilangan suami yang sangat dicintainya.

Duka, rasa prihatin dan simpathy, menghantarkan kepergian Manuel. “Kita tidak cukup hanya berduka dan kasihan saja”, kata Rudyard Simanjuntak.

“Sebisanya kita menggalang dukungan dompet peduli, yang akan kita serahkan kepada istri yang ditinggalkan Manuel”, katanya ketika bertemu dengan beberapa orang Pengurus dan Penasehat Generasi Muda Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru Bere Ibebere di Kopi Thiam Ong Jl. DR. Mansur Medan.

Ajakan ini langsung mendapat respon positif dari Saut Simanjuntak, SH, MH, Mayor Ckm R.S. Simanjuntak, MKes, Djuanda Banurea, SE, Poltak Simanjuntak dan Palti Simanjuntak dan langsung merogoh dompet masing-masing.

Agar lebih berarti, disepakati agar gerakan dompet peduli ini diperluas terutama kepada pihak Simanjuntak Boru Bere dan Ibebere, dan kepada pihak-pihak yang ingin menyampaikan rasa simpathynya. Untuk itu, dompet peduli ini dibuka, dengan mengirimkan dukungan via :

Poltak Simanjuntak

BCA Iskandar Muda Medan No. Rek. 3491081862
BNI USU Medan No. Rek. 0062651304

Mohon mengirimkan pemberitahuan pengiriman uang/transfer ke 081361175358.

[table id=7 /]