*Seni Budaya Batak Toba, Karo dan Tamil Memukau
*Yosia Simanjuntak Dapat Dukungan Jemaat Gereja Anglikan Holy Trinity
*Pastor Moses Alegesan : “Kekayaan Budaya merupakan ciri dan identitas dari Tuhan”

JuntakNews (Medan),

holy trinityGereja Anglikan Holy Trinity Medan dan Love Medan Indians merayakan natal Minggu (20/12) di Suara Naviri Convention Hall – Gedung Narwastu, Jl. Wahid Hasyim No. 86 – 88 Medan. Selain dihadiri Anggota Jemaat Gereja Anglikan Holy Trinity yang mayoritas Suku Bangsa Tamil, juga hadir beberapa tokoh dan pejabat pemerintah Propinsi Sumatera Utara.

Tampak hadir di kursi depan J.A. Ferdinandus, Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang juga Ketua PGI-W Sumatera Utara, Raden Hisar Pardede adik mantan Gubsu Rudolf Pardede, Ketua Umum Perhimpunan Umat Buddhis Tamil Indonesia–Acudan, AMD, beberapa orang Pengurus GM-PSSSI&BBI, seperti Mayor Ckm Ricardo Suganda Simanjuntak, S.Sos , MKes beserta istri,  Rudyard Simanjuntak, Thurman Simanjuntak beserta istri, Wanrinson Sinaga, SH beserta istri, Wesly Simanjuntak dan Salomo Simanjuntak. Sedangkan dari pihak pemerintah Propinsi Sumatera Utara, Gubsu diwakili oleh Krenius Simanjuntak.

Selain undangan dari Kota Medan, perayaan natal ini juga dihadiri oleh utusan Tamil Lutheran  Church of  Singapore yang secara khusus menyampaikan salam dari jemaat yang dipimpinnya.

Krenius Simanjuntak membacakan kata sambutan Gubernur Sumatera Utara yang tidak dapat hadir secara langsung yang menurut informasi sedang mengadakan kunjungan ke India.

Rangkaian ibadah natal berlangsung khidmat yang dipimpin oleh Pdt. Alex dan diiringi oleh group musik anggota jemaat Gereja Anglikan. Khotbah natal yang banyak menyoroti pentingnya pelestarian budaya disampaikan oleh Pastor Moses Alegesan, MA.

Seni Budaya Toba, Karo dan Tamil Digelar

Berbeda dengan perayaan natal biasanya, natal kali ini terasa unik sebab mampu mengemas kekayaan budaya menjadi suatu rangkaian pagelaran yang indah. Perpaduan Seni Budaya Toba, Tamil dan Karo mampu memukau hadirin yang selalu diwarnai riuh rendah tepuk tangan di akhir-akhir sesi pertunjukan. Sungguh natal kali ini berhasil menciptakan suasana persaudaraan yang kental di tengah perbedaan bahasa, budaya, warna kulit bahkan perbedaan agama.

Perayaan natal yang berlangsung dengan menggunakan 3 (tiga) bahasa–Tamil, Indonesia dan Inggris–berhasil menyampaikan pesan natal, bahwa Yesus lahir ke dunia untuk semua suku bangsa dan untuk semua perbedaan.

Yosia Valerio Simanjuntak Menyanyikan Kidung Natal

Yosia Simanjuntak yang berhasil masuk ke babak berikutnya di ajang menuju pentas Idola Cilik 3 juga menjadi bagian dari perayaan natal ini. Tampak didampingi kedua orangtuanya dan salah seorang kakak kandungnya, yang merupakan rombongan dari GM-PSSSI&BBI.

Kemeriahan natal yang tidak kehilangan kekudusannya, semakin berbobot ketika Yosia didaulat untuk mempersembahkan Kidung Pujian Natal yang berjudul “Lonceng Gereja”. Diringi musik keyboard yang langsung dilakoni oleh kakak kandung Yosia–Ira br. Simanjuntak– Yosia tampil total yang mengundang kekaguman para undangan. Di akhir penampilannya, tepuk tangan meriah menghiasi suasana di Gedung Suara Naviri ini.

Salah seorang jemaat yang hadir dalam perayaan menyampaikan komentarnya kepada JuntakNews, perihal kesediaanya mendukung Yosia dan akan mengirimkan sms sebelum tanggal 26 Desember 2006.

“Nanti akan kami kirimkn sms sebanyak-banyaknya untuk mendukung Yosia, seraya menirukan cara Yosia meminta dukungan dengan mengatakan Ketik IC spasi YOSIA kirim ke 6288“, katanya sambil tertawa.

Selamat Natal, Horas, Mejuah-juah