Medan (JuntakNews),

Yosia Valerio Simanjuntak yang sehari-hari dikenal luas dengan panggilan  Rio, pelajar SD kelas 4 di SD Negeri 2 Sidikalang akhirnya dapat bangga dan senang sebab dengan persaingan yang super ketat dapat lolos seleksi mengalahkan peserta yang keseluruhan berjumlah 1.143 orang itu.

RioDidampingi kedua orangtuanya pasangan Jannes Simanjuntak dan Warta Delina br. Sihombing dan kakaknya perempuan Iratama br. Simanjuntak, Rio meloncat kegirangan ketika mengetahui dirinya menjadi salah satu calon idola cilik yang akan bertanding ke Jakarta. Hasil seleksi yang dinilai oleh tim juri yang khusus didatangkan dari Jakarta–Iramaya Sopha yang dikenal luas sebagai artis cilik di masa kanak-kanaknya dan Ray sang vocalis Nine Ball, diterima Rio dengan degup jantung deg-degan.

Ketika dipersilahkan untuk membuka rapor, Rio sontak kaget gembira bercampur haru berlari ke arah ibunya yang sengaja menunggu di ruang tunggu tempat audisi di Hotel Novotel Soechi Medan.

“Aku menang Ma….”, sambil menunjukkan isi amplop berupa bintang yang menjadi pertanda bahwa dirinya terpilih menjadi salah seorang yang terbaik di antara peserta calon Idola Cilik besutan RCTI salah satu stasiun televisi ternama di Indonesia. Saling berpelukan, Warta Delina br. Sihombing ibu Rio tidak kuasa menahan harus hingga memeluk erat anaknya, berteriak gembira dan akhirnya dihinggapi rasa bangga dan haru yang luar biasa.

“Hampir tidak percaya anak saya Rio dapat menunjukkan prestasinya di bidang tarik suara hingga memenangkan seleksi”, ujar ibunya dengan rona bahagia.

Rio Simanjuntak adalah anak kesembilan dari sembilan saudara, walau masih tergolong anak-anak tetapi jika dalam urusan tarik suara mampu menunjukkan penampilan yang sangat meyakinkan. Lengkingan suara tinggi, tidak canggung di panggung dan kemampuanya menyesuaikan suara dengan irama musik menjadi salah satu kelebihannya.

Gigi ompongnya justru menjadi daya tarik tersendiri sebab tidak menghalagi Rio ketika sedang menyanyikan lagu-lagu hits yang dia sukai. Penampilannya di hadapan dewan juri ternyata cukup meyakinkan terbukti dari hasil yang dicapainya mendapat tanda bintang yang kebanyakan peserta hanya mendapat rapor kosong tanpa bintang. Membawakan 2 (dua) lagu, Demi Cinta yang dipopulerkan oleh Kerispatih dan Mengejar Mimpi yang dipopulerkan oleh Patton sang idola cilik II, Rio menunjukkan kepiawaiannya di bidang tarik suara.

Sebagai keluarga Pegawai Negeri Sipil, Rio tumbuh dalam lingkungan keluarga yang cukup sederhana. Jannes Simanjuntak, orang tua Rio bekerja sebagai Pegawai Negeri di lingkungan Dinas Kehutanan Propinsi Sumatera Utara yang wilayah kerjanya di Sidikalang Kabupaten Dairi.

Ditemui di Merdeka Walk, salah satu pusat jajanan kuliner di Kota Medan, Jannes Simanjuntak didampingi istri tercinta, Rio dan salah seorang kakak Rio tampak bersama-sama dengan Rudyard Simanjuntak, salah seorang tokoh Generasi Muda Simanjuntak Sitolu Sada Ina yang sejak awal memberi atensi dan dukungan terhadap Rio dalam menghadapi seleksi ICIL itu.

Bak merayakan keberhasilan Rio menjadi salah satu calon Idola Cilik, Rudyard Simanjuntak menjamu keluarga Jannes Simanjuntak dan mempersilahkan Rio menikmati suasana Kota Medan dengan bermain Game Timezone yang kebetulan ada di Merdeka Walk.

Akan Berangkat ke Jakarta

Audisi untuk program acara yang ditayangkan RCTI itu tahap pertama dilaksanakan di Gedung Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto No 238 Medan, Sumatera Utara pada Selasa-Rabu 20-21 Oktober. Peserta yang lolos seleksi tahap pertama yang terdiri dari 45 orang, selanjutnya mengikuti seleksi tahap kedua yang merupakan tahap penentuan yang dilaksanakan di Novotel Soechi Medan.

Medan yang merupakan kota ketiga audisi Idola Cilik 3, nampak mendapat sambutan yang cukup tinggi terlihat dari jumlah peserta yang cukup banyak. Selain dari propinsi Sumatera Utara, peserta juga datang dari Nanggro Aceh Darussalam (NAD), Riau, Kepri dan Sumatera Barat.

Menurut informasi yang diperoleh dari Tim Idola Cilik 3, bahwa para finalis yang terdiri dari 3 (tiga) orang perwakilan Propinsi Sumatera Barat, 1 (satu) orang dari Propinsi NAD dan 1 (satu) orang dari Propinsi Sumatera Utara akan mengikuti Program Menuju Pentas Idola Cilik 3 yang akan dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 14 Desember 2009 s/d 10 Januari 2010.

Tiket pesawat dan penginapan selama si Jakarta, bagi finalis dan pendampingnya akan ditanggung oleh pihak RCTI, sedangkan kebutuhan lainnya ditanggung masing-masing peserta.

Kedua orang tua Rio, mengharapkan dukungan masyarakat Sumatera Utara, terutama keluarga besar Simanjuntak Sitolu Sada Ina di seluruh Indonesia, sehingga Rio dapat mengikuti seleksi lanjutan ke Jakarta.

“Kami harus mempersiapkan Ria lebih serius lagi, tetapi dengan segala keterbatasan yang kami miliki, sangat besar harapan akan dukungan doa dan dana dari keluarga simanjuntak”, kata Jannes.

“Sejak awal, kami telah mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama dari Kel. Saut Simanjuntak, SH, Kepala Kejaksaan Negeri Sidikalang, serta tokoh-tokoh Generasi Muda Simanjuntak Sitolu Sada Ina baik yang ada di Sidikalang, maupun di Medan”, tambahnya.

Terhadap harapan Jannes, Rudyard menyatakan sikapnya bahwa GM-PSSSI&BBI akan berupaya menggalang kontribusi untuk mendukung keberangkatan Rio ke Jakarta.

“Kami akan berusaha meminta dukungan para tokoh Simanjuntak untuk meringankan beban keluarga Rio, khusus dalam menghadapi proses seleksi Idola Cilik 3 ini”, katanya sambil menyalami kedua orang tua Rio sekaligus sebagai pertanda perpisahan di Merdeka Walk.

Jika seorang Rio yang jauh datang dari Sidikalang mampu menjadi orang yang terbaik di Propinsi Sumatera Utara, berarti satu lagi Simanjuntak telah menorehkan nama baik yang tidak saja menjadi kebanggaan Rio dan keluarganya, namun bagi seluruh marga Simanjuntak di seantero. Hidup Rio….