JuntakNews (Medan),

Bertempat di Ruangan Rapat Bank Bukopin Jl. Gatot Subroto Medan, Biro Advokasi GM-PSSSI&BBI melaksanakan Gelar Kasus “Misteri Kematian Bungaran Lamhot Juni Syahputra Simanjuntak”, Selasa (02/06) yang dihadiri Ibu Korban Lasria Situmorang dan Istri Korban Herlinawaty Ndraha.

Gelar Kasus ini dilaksanakan untuk menganalisis dan menetapkan langkah-langkah advokasi guna menguak mistery pembunuhan yang tampaknya tidak menunjukkan perkembangan walau sudah 11 bulan berlalu.

“Gelar Kasus ini perlu dilakukan untuk mengetahui secara lengkap fakta dan data sehingga memudahkan GM-PSSSI&BBI untuk menetapkan langkah-langkah dan peran sehingga kasus ini bisa terungkap dan pelakunya dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku”, jelas Wanrinson salah seorang pengacara ternama di Kota Medan ini.

Acara dibuka dengan Doa yang dibawakan oleh Rudyard Simanjuntak dan dilanjutkan dengan presentasi kronologi kasus oleh Mayor CKM Ricardo Simanjuntak, MKes. Presentasi berjalan lancar dengan menggunakan media Power Point dan In-Focus, yang sesekali harus dijeda untuk menenangkan Ibu Korban yang terisak jika menyaksikan foto-foto anaknya muncul di screen.

Usai presentasi, Poltak Simanjuntak memimpin diskusi pendalaman informasi, serta meminta tanggapan dan pendapat hukum dari 2 (dua) orang pengacara GM-PSSSI&BBI, Wanrinson Sinaga dan Heryanto Simanjuntak. Sementara Ketua Cabang GM-PSSSI&BBI Medan TB. Simanjuntak menyatakan bahwa GM-PSSSI&BBI wajib membantu keluarga korban sehingga kasus ini bisa terungkap.

Gelar Kasus yang baru pertama sekali dilakukan oleh GM-PSSSI&BBI ini, tampaknya mampu membuat posisi kasus semakin terang sehingga disepakati untuk membentuk Tim Advokasi yang terdiri dari Tim Litigasi dan Non-Litigasi. Rencana tindak lanjut disepakati untuk melakukan investigasi yang hasilnya akan disampaikan kepada pihak kepolisian dan bahan pemberitaan di media.

Gelar Kasus yang dihadiri 14 orang yang terdiri dari : Wanrinson Sinaga, SH, MHum dan Heryanto Simanjuntak, SH (Pengacara), Poli Simanjuntak dan Andris Siahaan (Mahasiswa), Lasria Situmorang dan Herlinawaty Ndraha (Ibu dan Istri Korban),  TB. Simanjuntak, Herlen Simanjuntak, Rudyard Simanjuntak, Wesly Simanjuntak dan Ucandi Simanjuntak (Pengurus dan anggota GM-PSSSI&BBI Cabang Medan), Mayor CKM Ricardo Simanjuntak, MKes dan Poltak Simanjuntak (Pengurus Pusat GM-PSSSI&BBI).