* Perbaikan Fasilitas Sekitar Tugu Sudah Waktunya

JuntakNews (Balige),

Panitia Pesta Bona Taon 2009 PSSSI&B Kota Medan akan melaksanakan kunjungan ke Situs Tugu Sobosihon si Desa Hutabulu, Balige hari ini Jumat (24/04). Kunjungan ini merupakan rangkaian perayaan Pesta Bona Taon 2009 yang acara puncaknya telah dilaksanakan 14 Pebruari 2009 yang lalu. Selain melaksanakan Bakti Sosial berupa Pengobatan Gratis dan Pembagian Sembako, juga direncanakan Bedah Lingkungan yang pelaksanaannya tertunda.

Menurut Rudyard Simanjuntak, Ketua Panitia PBT 2009, kepada JuntakNews, “kegiatan ini merupakan keharusan sebab sudah direncanakan sebelumnya. Panitia, telah mengalokasikan dana sebesar Rp. 10 Juta yang diperuntukkan guna peningkatan kualitas lingkungan Tugu Sobosihon di Balige”, jelasnya.

Rencana ini mendapat dukungan kuat dari Kolonel Cba Ganda Simanjuntak, yang sejak dulu selalu memberikan perhatian dalam perawatan kawasan tugu tersebut. “Setiap tahun, minimal 4 (empat) kali saya dengan anggota saya melakukan kerja bakti di kawasan tugu. Hal ini saya lakukan sebagai bentuk kecintaan saya terhadap Marga Simanjuntak sebagai pemilik tugu itu. Jika, semua orang tidak memperhatikannya, tentu kita bisa kehilangan sejarah”, ungkapnya.

Selain personalia panitia yang terdiri dari Rudyard Simanjuntak— Ketua, Mayor CKM Ricardo Simanjuntak, MKes–Sekretaris, Poltak Simanjuntak–Wakil Sekretaris, Edyson Simanjuntak dan Ir. Togar Simanjuntak, kunjungan ini akan diikuti oleh Pengurus GM-PSSSI&BBI Cabang Medan P.M. Pandapotan Simanjuntak–Sekretaris Cabang, Pengurus Pusat GM-PSSSI&BBI, Fernando Simanjuntak–Ketua Umum dan Bungaran Simanjuntak–Sekretaris III, serta salah seorang penasehat GM-PSSSI&BBI, Kolonel Cba Ganda Simanjuntak.

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Pengurus PSSSI&B di Balige agar bisa bersama-sama untuk memutuskan apa yang terbaik dilakasanakan di kawasan tugu itu dengan keterbatasan dana panitia”, kata Rudyard.

“Kami berharap, kegiatan ini hanya sebagai motivasi awal kepada seluruh Pomparan Simanjuntak Sitolu Sada Ina, Boru, Bere dan Ibebere, agar bersedia meluangkan waktu, pemikiran, dana dan tenaga dalam meingkatkan fungsi situs bersejarah itu di masa mendatang”, tambah Rudyard.