JuntakNews (Siantar)

Bersyukur atas berhasilnya pemulangan jenazah Tonni Musa Sirait dari Sidney – Jakarta – Medan dan akhirnya dikebumikan di kampung halaman Laguboti, keluarga Alm. Musa yang diwakili abang kandungnya David Simanjuntak beserta istri menemui Pengurus Pusat GM-PSSSI&BBI di Sekretariat GM-PSSSI&BBI Jl. Farel Pasaribu Gg. Jambu Bol No. 3 Kota Pematang Siantar (22/03).

Kepada Pengurus Pusat GM-PSSSI&BBI yang terdiri dari Fernando Simanjuntak (Ketua Umum), Poltak Simanjuntak (Sekretaris Jenderal), Bungaran Simanjuntak (Sekretaris III) dan Gotti Simanjuntak (Departemen Pemuda dan Olahraga), abang kandung Alm. Tonni Musa Sirait ini mengungkapkan maksud dan tujuan kedatangannya.

“Kami mewakili keluarga Almarhum khusus datang menamui tulang kami Pengurus GM-PSSSI&BBI untuk melaporkan dan mengucapkan terimakasih atas bantuan dan dukungan Pengurus Pusat GM-PSSSI&BBI sehingga penguburan adik kami Musa dapat berlangsung dengan baik dan sesuai dengan keinginan semua keluarga”, katanya memulai pembicaraan.

sirait11Kepada PP-GM-PSSSI&BBI David Sirait menjelaskan pelaksanaan upacara pemakaman Alm. Musa telah berlangsung dan seluruh keluarga melepasnya dengan ikhlas.

“Hampir seluruh keluarga kami hadir melepas kepergiannya, bahkan sahabat-sahabat dekatnya yang datang dari luar kota turut hadir dan mengungkapkan kesedihannya atas kematian Musa yang mereka akui berkepribadian sangat baik”, kata David.

Seorang sehabatnya bermarga Manurung, khusus datang pada hari pemakamannya dan menyampaikan ungkapan dukacitanya melalui kesaksian pribadi tentang hubungan dan kebaikan Musa semasa hidupnya kepada sahabat-sahabatnya di Jakarta. Tidak cukup diungkapkan dengan kata-kata, Manurung juga meminta waktu untuk menyanyikan lagu yang hanya diperuntukkan buat memberangkatkan sahabat karibnya ini.

“Ungkapan duka yang lebih mirip nostalgia tentang kebaikan seorang sahabat dan lantunan lagu sepenuh hati dan perasaan memaksa semua orang yang hadir tidak kuasa menahan tangis dan uraian air matanya”, tambah David. Mengenai pembiayaan, David mengungkapkan bahwa dana yang terkumpul sekitar Rp. 42 juta-an, ternyata masih sisa sebesar Rp. 5 juta-an.

“Bagi kami, proses pemulangan jenazah hingga pengebumiannya merupakan mujizat, sebab yang terjadi ini di luar pemikiran dan dugaan kami”, akunya. “Walau ungkapan terimakasih dan penghargaan seting-tingginya kepada semua pihak sudah diucapkan saat upacara pemberangkatan jenazah, tapi kami merasa belum cukup jika tidak menyampaikannya secara langsung terutama kepada Marga Simanjuntak”, tambah boru Purba Girsang istri David.

Kekhususan hubungan antara marga Simanjuntak dengan Sirait memang bagi kebanyakan sudah merupakan pengetahuan umum. Sebab, satu-satunya saudara perempuan marga Simanjuntak, dulu diperistri oleh Marga Sirait Namora Jobi dari Kampung Marom. Sehingga antara marga Simanjuntak, terjalin hubungan kekerabatan yang menempatkan Marga Sirait sebagai Boru Sihabolonan (marga yang memperistri anak perempuan bermarga Simanjuntak).

Pada kesempatan ini, David Sirait mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pengurus Pusat GM-PSSSI&BBI dan memohon agar ucapan terimakasih ini dapat diteruskan kepada Bapak Edy Wardoyo di Australia, Pengurus Kumpulan “Bona Pasogit” di Australia, dan semua pihak yang telah memberikan perhatian dan dukungannya.

Poltak Simanjuntak, Sekretaris Jenderal GM-PSSSI&BBI, mengungkapkan langkah baik keluarga Alm. Tonni Musa Sirait yang khusus datang untuk memberitahukan perjalanan upacara pemakaman Musa dan sekaligus ucapan terimakasih. “Kami sebagai pengurus GM-PSSSI&BBI, hanya dapat melakukan hal kecil. Jika itu akhirnya bermanfaat dan dapat menolong amang boru kami, tentu juga menjadi sukacita bagi kami”, katanya merespon. “Lancarnya upaya pengurusan pemulangan jenazah itu, tidak terlepas dari budi baik alamarhum yang kami dengar dari sahabat-sahabat Musa. Tentunya, upaya yang baik dan tulus akan selalu direstui oleh Yang Maha Kuasa”.

“Kami melakukan ini, didorong oleh rasa solidaritas dan hubungan kekerabatan antara Simanjuntak dan Sirait. Hal baik yang terjadi dari masa lalu, kita harus pelihara dan tingkatkan agar hubungan kekerabatan Simanjuntak dengan Sirait dapat membawa kebaikan di masa sekarang dan masa sekarang”, harap Fernando menutup pembicaraan.