JuntakNews – Medan (19/05/08),

Ditayangkannya Kasus Pembunuhan Rotua Rialina br. Simanjuntak (29) oleh Stasiun AN TV dalam Program WANTED yang berdurasi kurang lebih 20 menit, hari Senin pukul 17.00 Wib dan siaran ulangan pukul 23.00 Wib, ternyata mendapat sambutan yang sangat besar dari komunitas Simanjuntak Sitolu Sada Ina. Hal ini terbukti dengan tingginya ucapan prihatin dari yang diterima oleh pengurus GM-PSSSI/BBI se-dunia, baik dalam bentuk pesan singkat (SMS), email, chatting dan  kunjungan ke situs simanjuntak, www.simanjuntak.or.id meningkat tajam.

Respon aktif ini dapat menjadi gambaran betapa kasus terbunuhnya Rotua Simanjuntak, yang masih diliputi misteri tidak tertangkapnya pelaku hingga setahun, membangkitkan keprihatinan bersama sebagai suatu ikatan solidaritas sesama Simanjuntak, bahkan pihak lain di luar komunitas simanjuntak.

Salah seorang, pengunjung situs Simanjuntak, bernama Mohammad Asyari membuat komentar “Saya terharu sekali melihat tayangan WANTED ANTV tentang Kasus pembunuhan Rotua Simanjuntak. Sudah 1 Tahun kasus tersebut namun Polisi belum juga menemukan pelakunya. Hal ini menunjukkan kurang seriusnya Polisi menangani kasus tersebut. Mudah-mudahan dengan tanyangan tersebut Polisi dapat segera bergerak kembali menemukan pelakunya. Kepada Keluarga yang ditinggalkan semoga tabah dan diberikan kesabaran menghadapinya. Saya salut untuk paguyuban ini yang telah ikut membantu terhadap penderitaan saudaranya. Mudah-mudahan untuk semuanya saudara kita se Indonesia”.

Keprihatinan terhadap kinerja kepolisian, khususnya Kepolisian Resort Simalungun dan harapan agar pelaku tertangkap sehingga dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya mewarnai pendapat komunitas Simanjuntak. Selain mengharapkan dukungan komunitas Simanjuntak untuk menemukan pelaku, juga menjadi harapan bersama agar pelaku dengan kesadaran sendiri menyerahkan diri. Dengan upaya melarikan diri, tentu konsekuensi (akibat) hukum yang akan ditanggung oleh si pelaku, tentu akan semakin berat.

Misteri ini akan dapat terkuak, jika Ganti Siallagan dapat tertangkap atau menyerahkan diri.