PEMBUKAAN

Berangkat dari kesadaran bersama Generasi Muda Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru dan Bere, akan pentingnya upaya mempertahankan nilai kekerabatan yang bermartabat, santun dan berbudaya, dimunculkan gagasan pembentukan GM-PSSSI&BB se-Dunia sebuah organisasi sosial yang dapat menghimpun dan menggerakkan keturunan Simanjuntak Sitolu Sada Ina di seluruh dunia untuk saling membantu, mendukung dan mengasihi satu sama lain.

Kesadaran tersebut, muncul dari hasil pemikiran tokoh-tokoh generasi muda Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina yang berdomisili di Kota Pematang Siantar, yang mendapat dukungan dari tokoh dan sesepuh Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru Bere di berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri.

Setelah melalui berbagai persiapan hingga dilaksanakannya sarasehan di Kota Pematang Siantar, akhirnya diperoleh kata sepakat untuk mendirikan organisasi Generasi Muda Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina (GM-PSSSI&BB) seluruh Dunia yang dikukuhkan di Pematang Siantar tanggal 8 Maret 2008 oleh Pengurus Pusat PSSSI&B se-Dunia yang ditandai dengan pelantikan pengurus harian dan serah terima pataka organisasi.

GM-PSSSI&BB se-Dunia, sebagai organisasi sosial budaya, khususnya bagi warga Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru dan Bere, mengakui dan menjadikan pesan Sobosihon br. Sihotang, yaitu : “Si Sada Lulu, Si Sada Lungun, Si Sada Las Niroha”, dalam mencapai tujuan setiap insan Batak yaitu Namora, Nagabe dan Nasangap.

BAB I

NAMA , TEMPAT KEDUDUKAN DAN WAKTU

Pasal 1

N A M A

Organisasi ini bernama : GENERASI MUDA PARSADAAN SIMANJUNTAK SITOLU SADA INA DAN BORU – BERE SE-DUNIA atau disingkat dengan nama “GM-PSSSI & BB SE-DUNIA”.

Pasal 2

TEMPAT DAN KEDUDUKANAN

Pusat GM-PSSSI & BB Se-Dunia berkedudukan di Kota Pematang Siantar, dan dapat membentuk Cabang atau Perwakilan di Kabupaten/Kota, Propinsi dan di Luar Negeri.

Pasal 3

W A K T U

Organisasi ini didirikan pada tanggal 8 Maret 2008 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

BAB II

DASAR , MAKSUD DAN TUJUAN

Pasal 4

D A S A R

GM-PSSSI&BB, didirikan berdasarkan azas Si Sada Lulu, Si Sada Lungun, Si Sada Las Niroha.

Pasal 5

MAKSUD DAN TUJUAN

GM-PSSSI&BB, dibentuk dengan maksud dan tujuan :

1. Memelihara dan memperteguh ikatan solidaritas sesama anggota Simanjuntak Sitolu Sada Ina, Boru dan Bere.

2. Mengoptimalkan potensi, talenta dan keunggulan komparatif yang dimiliki oleh Generasi Muda, untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya dalam peningkatan kesejahteraan warga Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru Bere yang membutuhkan.

3. Mengupayakan sumbangsih bagi peningkatan kecerdasan, kesempatan kerja dan kesejahteraan anggota.

4. Menjadi mitra PSSSI&B, dalam melaksanakan aksi dan pelayanannya di tengah-tengah warga Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru Bere.

5. Meningkatkan dan Menjalin kerjasama dengan organisasi sosial kemasyarakatan, lembaga pendidikan, dan organisasi pemerintah.

5. Mempertahankan dan melestarikan prinsip Si Sada Boru, dengan memastikan tidak terjadinya perkawinan Marga Simanjuntak dan Boru Simanjuntak.

6. Mempertahankan kekhususan hubungan dengan Matani Ari Binsar Tulang Sihotang dengan Boru Sihabolonan Sirait Namor Jobi.

7. Mempertahankan eksistensi Bahasa Batak, Tulisan Batak dan Paradaton.

8. Meningkatkan intensitas dan kualitas komunikasi antar anggota dengan memanfaatkan media informasi komunikasi secara optimal.

BAB III

SIFAT DAN BENTUK

Pasal 6

GM-PSSSI&BB, bersifat kekeluargaan, independen, non partisan dan bertanggungjawab.

Pasal 7

GM-PSSSI&BB berbentuk organisasi persatuan seluruh GM-PSSSI&BB Cabang atau GM-PSSSI&BB perwakilan yang ada di seluruh dunia.

BAB IV

KEANGGOTAAN

Pasal 8

Anggota GM-PSSSI&BB, adalah keturunan Simanjuntak Mardaup, Sitombuk, Hutabulu, Boru dan Bere dengan tidak memandang agama yang dianut masing-masing.

BAB V

HAK DAN KEWAJIBAN ANGGOTA

Pasal 9

Setiap anggota berhak untuk :

  1. Hak bicara dan hak suara.
  2. Hak memilih dan dipilih.
  3. Hak membela diri.
  4. Hak untuk mendapat pelayanan dan informasi.

Pasal 10

Setiap anggota berkewajiban :

  1. Menjunjung tinggi nama dan kehormatan organisasi.
  2. Tunduk pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.
  3. Tunduk dan melaksanakan hasil-hasil keputusan organisasi.
  4. Menjalankan usaha-usaha dan memeberikan sumbangan moril maupun materil untuk Mendukung organisasi dalam melaksanakan usaha organisasi.
  5. Membayar kewajiban keuangan yang ditetapkan organisasi.

BAB VI

BADAN-BADAN PERLENGKAPAN ORGANISASI

Pasal 11

Struktur organisasi disusun secara bertingkat menurut jenjang organisasi, sebagai berikut :

  1. Badan Pendiri
  2. Badan Penasehat
  3. Pengurus Pusat Harian GM-PSSSI&BB
  4. Pengurus Pusat Lengkap GM-PSSSI&BB
  5. Pengurus GM-PSSSI&BB Cabang atau Pengurus GM-PSSSI/BB Perwakilan

BAB VI

USAHA-USAHA

Pasal 12

Dalam mencapai tujuannya GM-PSSSI&BB melaksanakan berbagai usaha, antara lain :

  1. Mempererat hubungan persaudaraan dan persatuan antar anggota.
  2. Membantu terlaksananya kegiatan GM-PSSSI/BB Cabang atau GM-PSSSI/BB Perwakilan serta melakukan koordinasi kegiatan nasional dan internasional yang menjadi agenda GM-PSSSI/BB.
  3. Mempersiapkan diri menjadi anggota masyarakat adat yang berguna dan bertanggung jawab bagi pengembangan generasi Simanjuntak Sitolu Sada Ina.
  4. Mengusahakan kesejahteraan para anggota.
  5. Merawat hubungan dengan PSSSI&B, Punguan Tulang Sihotang dan Boru Sihabolonan Sirait,
  6. Mempererat hubungan dengan organisasi generasi muda marga-marga Batak lainnya.
  7. Mendorong lahirnya organisasi Naposo Bulung Simanjuntak Sitolu Sada Ina.
  8. Melestarikan Tarombo, Bahasa Batak, Tulisan Batak dan Sistim Paradaton.
  9. Mengelola Tarombo Online dan Situs Simanjuntak Sitolu Sada Ina.

BAB VI

ATRIBUT-ATRIBUT

Pasal 13

GM-PSSSI&BB, memiliki atribut berupa lambang berbentuk segi tiga berwarna dasar merah yang sisi-sisinya bertuliskan Mardaup, Sitombuk dan Hutabulu. Di puncak segitiga bagian dalam tertulis GM, sedangkan di bagian bawah tertulis Boru Bere dan di bagian paling bawah tertulis GM-PSSS/BB. Warna tulisan putih. Bagian tengah memuat lingkaran bumi berwarna biru muda yang dikelilingi 3 (tiga) orang yang saling berpegangan tangan.

BAB VII

KEDAULATAN/KEKUASAAN TERTINGGI

Pasal 14

  1. Kedaulatan/kekuasaan tertinggi organisasi sepenuhnya berada pada Sidang Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB se-Dunia.
  2. Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB se-Dunia, dihadiri oleh utusan GM-PSSSI/BB Cabang atau GM-PSSSI/BB Perwakilan seluruh dunia.

BAB XI

WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB

Pasal 15

  1. Pengurus Pusat GM-PSSSI/BB adalah Badan tertinggi yang dipimpin oleh seorang Ketua Umum, seorang Sekretaris Umum dan seorang Bendahara Umum.
  2. Pengurus GM-PSSSI/BB berkewajiban menjalankan segala ketentuan yang tertera pada Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Keputusan-Keputusan Sidang Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB.
  3. Pengurus GM-PSSSI/BB memberikan pertanggungjawaban kepada Sidang Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB.
  4. Pengurus GM-PSSSI/BB dapat membentuk Lembaga-lembaga yang dianggap perlu dalam rangka melaksanakan program GM-PSSSI&BB dan harus mempertanggungjawabkannya pada Sidang Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB.
  5. Pengurus GM-PSSSI/BB berwenang mengesahkan berdirinya GM-PSSSI/BB Cabang atau Perwakilan di suatu daerah dan mengesahkan kepengurusan perdana dengan mempertimbangkan usulan anggota setempat.
  6. Pengurus GM-PSSSI/BB berwenang menyusun dan menetapkan peraturan-peraturan umum organisasi.
  7. Untuk melancarkan roda organisasi Ketua Umum bersama-sama dengan Sekretaris Umum dan Bendahara Umum, berwenang menyusun dan menetapkan susunan pengurus lengkap.

Pasal 22

  1. Pengurus GM-PSSSI/BB Cabang atau GM-PSSSI/BB Perwakilan adalah Badan Otonomi tertinggi di tingkat cabang atau perwakilan yang dipimpin oleh seorang Ketua Cabang, seorang Sekretaris Cabang dan seorang Bendahara Cabang.
  2. Pengurus GM-PSSSI/BB Cabang atau GM-PSSSI/BB Perwakilan berkewajiban menjalankan segala ketentuan yang tertera pada Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Keputusan-Keputusan Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB, Keputusan-Keputusan dan Peraturan Organisasi dan segala Keputusan-Keputusan Musyawarah Anggota di tingkat Cabang atau Perwakilan.

BAB XII

KEUANGAN

Pasal 23

Keuangan organisasi GM-PSSSI/BB dapat diperolah dari:

  1. Iuran anggota.
  2. Hasil-hasil usaha yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga GM-PSSSI/BB .
  3. Sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat.

BAB XIII

MUSYAWARAH DAN RAPAT-RAPAT

Pasal 24

1. Musyawarah dan rapat-rapat terdiri dari:

a. Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB se-Dunia.

b. Rapat Pimpinan Paripurna.

c. Musyawarah GM-PSSSI/BB Cabang atau GM-PSSSI/BB Perwakilan.

d. Rapat Kerja GM-PSSSI&BB se-Dunia.

e. Rapat Kerja Cabang atau Rapat Kerja Perwakilan.

2. Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB se-Dunia, adalah:

a. Memegang dan melaksanakan kedaulatan/kekuasaan tertinggi dari organisasi.

b. Menetapkan dan mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran RumahTangga serta program dasar/umum GM-PSSSI/BB .

c. Menetapkan dan menggariskan kebijakan organisasi.

d. Menetapkan agenda sidang, memilih Majelis Ketua serta Notulis untuk Sidang Pleno.

e. Melaksanakan penyelenggaraan pemilihan Ketua Umum, Sekretaris Umum dan Bendahara Umum yang langsung dipilih oleh wakil/utusan GM-PSSSI/BB Cabang atau GM-PSSSI&BB Perwakilan yang hadir dan kemudian mensyahkannya.

f. Memberikan penilaian terhadap laporan pertanggung jawaban Pengurus GM-PSSSI/BB .

  1. Rapat Pimpinan Paripurna adalah:

    a. Forum Tertinggi di bawah Musyawarah Besar GM-PSSSI/BB, yang diselenggarakan jika dipandang perlu dan diusulkan oleh Pengurus GM-PSSSI/BB atau atas permintaan tertulis lebih dari setengah jumlah GM-PSSSI/BB Cabang/Perwakilan.

    b. Mengambil keputusan-keputusan, kecuali yang menjadi wewenang Musyawarah Besar.

4. Musyawarah GM-PSSSI/BB Cabang atau GM-PSSSI/BB Perwakilan adalah:

a. Menyusun program Cabang atau Perwakilan dalam rangka pelaksanaan program umum GM-PSSSI/BB .

b. Memberikan penilaian terhadap laporan pertanggungjawaban Pengurus Cabang atau Perwakilan pada akhir masa jabatannya.

c. Menyelenggarakan pemilihan Ketua Cabang atau Perwakilan yang langsung dipilih oleh anggota, untuk kemudian mengesyahkannya.

d. Diselenggarakan sekurang-kurangnya satu kali dalam 1 (satu) tahun.

5. Rapat Kerja GM-PSSSI&BB, adalah:

a. Mengadakan penilaian terhadap pelaksanaan program sebelumnya, menetapkan arah/prioritas pelaksanaan program selanjutnya sesuai dengan program umum GM-PSSSI/BB .

b. Diselenggarakan sekurang-kurangnya satu kali dalam 1 (satu) tahun.

6. Rapat Kerja Cabang atau Perwakilan adalah:

a. Mengadakan penilaian terhadap pelaksanaan program sebelumnya dan menetapkan arah/prioritas pelaksanaan program yang sesuai dengan program umum GM-PSSSI&BB.

b. Diselenggarakan sekurang-kurangnya dua kali dalam 1 (satu) tahun.

BAB XIV

KUORUM DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 25

  1. Kuorum bagi sahnya Musyawarah Besar, Musyawarah Besar Luar Biasa Rapat Pimpinan Paripurna, dan Rapat kerja GM-PSSSI/BB adalah apabila diikuti oleh lebih dari setengah jumlah GM-PSSSI/BB Cabang/Perwakilan
  2. Kuorum bagi sahnya Musyawarah Besar Luar Biasa untuk Pembubaran GM-PSSSI/BB adalah apabila didiikuti oleh lebih dari dua per tiga jumlah dari anggota GM-PSSSI/BB Cabang/Perwakilan.
  3. Kuorum bagi sahnya Musyawarah dan Rapat Kerja GM-PSSSI/BB Cabang/ Perwakilan adalah apabila diikuti oleh lebih dari setengah jumlah dari anggota GM-PSSSI/BB Cabang/Perwakilan.
  4. Pengambilan keputusan pada dasarnya dilakukan secara musyawarah untuk mencapai mufakat, kecuali apabila tidak mungkin maka pengambilan keputusan dilakukan atas dasar pemungutan suara terbanyak.
  5. Kuorum khusus untuk perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga :

    a. Perubahan untuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga GM-PSSSI/BB harus diusulkan oleh sekurang-kurangnya 3 (tiga) GM-PSSSI/BB Cabang atau GM-PSSSI/BB Perwakilan yang sah/terdaftar.

    b. Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga disahkan dalam Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB se-Dunia.

BAB XV

PEMBUBARAN ORGANISASI

Pasal 26

  1. Pembubaran organisasi GM-PSSSI/BB hanya dapat dilakukan dalam suatu Musyawarah Luar Biasa GM-PSSSI/BB .
  2. Dalam hal organisasi GM-PSSSI/BB ini dibubarkan, segala kekayaan organisasi ditentukan lebih lanjut oleh Sidang Musyawarah Besar GM-PSSSI&BB.

BAB XVI

ATURAN PERALIHAN

Pasal 27

Peraturan-peraturan dan badan-badan yang diatur dalam Anggaran Dasar masih berlaku selama belum diadakan perubahan Terhadap Anggaran Dasar ini.

BAB XVII

PENUTUP

Pasal 28

  1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
  2. Anggaran Dasar GM-PSSSI/BB ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Pematang Siantar, April 2008

Ditetapkan di Pematang Siantar.

Pada hari Sabtu tanggal 8 Maret 2008.

Pengurus Harian GM-PSSSI&BB se-Dunia

Ketua Umum :
Fernando Simanjuntak

Ketua I : Merlyn Simanjuntak, SH

Ketua II :

Ketua III : Mayor Ckm Ricardo S. Simanjuntak, S.Sos, M.Kes

Sekretaris Umum : Ir. Poltak Simanjuntak

Sekretaris I : dr. Erwynson Saut Simanjuntak, Sp.OG

Sekretaris II :

Sekretaris III :

Bendahara Umum : IPTU TP. Butar-butar, SH

Wakil Bendahara :

ANGGARAN RUMAH TANGGA

GENERASI MUDA SIMANJUNTAK SITOLU SADA INA

BAB I

ATRIBUT-ATRIBUT

Pasal 1

GM-PSSSI&BB, memiliki atribut berupa lambang berbentuk segi tiga berwarna dasar merah yang sisi-sisinya bertuliskan Mardaup, Sitombuk dan Hutabulu. Di puncak segitiga bagian dalam tertulis GM, sedangkan di bagian bawah tertulis Boru Bere dan di bagian paling bawah tertulis GM-PSSS/BB. Warna tulisan putih. Bagian tengah memuat lingkaran bumi berwarna biru muda yang dikelilingi 3 (tiga) orang yang saling berpegangan tangan.

Pasal 2

Lambang GM-PSSSI/BB SE-DUNIA harus tercantum sebagai identitas utama dalam setiap dokumen resmi maupun media komunikasi lain yang membawa nama GM-PSSSI/BB .

BAB II

KEANGGOTAAN

Pasal 3

  1. Pada dasarnya anggota GM-PSSSI/BB adalah keturunan Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru Bere yang berusia minimal 25 Tahun untuk yang belum be-rumah tangga dan maksimal 55 tahun.
  2. Keanggotaan syah apabila yang bersangkutan mendaftarkan diri atau terdaftar menjadi anggota GM-PSSSI/BB .

BAB III

KEWAJIBAN DAN HAK ANGGOTA

Pasal 4

  1. Setiap anggota berkewajiban:

    a. Menghayati dan mengamalkan tekad dari perjuangan GM-PSSSI/BB

    b. Mentaati dan memegang teguh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga beserta Peraturan-Peraturan organisasi.

    c. Membina, meningkatkan dan memelihara disiplin organisasi.

    d. Ikut secara aktif melaksanakan program-program organisasi.

    e. Membayar kewajiban keuangan yang ditententukan organisasi.

    f. Hal-hal lainnya akan ditentukan kemudian dalam peraturan organisasi

2. Setiap anggota berhak:

a. Memilih dan dipilih menjadi pengurus GM-PSSSI/BB .

b. Mengeluarkan dan mengajse-Duniaan usul atau saran.

c. Mengikuti kegiatan organisasi.

d. Mendapatkan informasi mengenai kegiatan organisasi

BAB IV

PENGHENTIAN ANGGOTA

Pasal 7

Keanggotaan berhenti, apabila :

(1). Meninggal dunia.

(2). Atas permintaan sendiri.

(3). Melewati umur maksimum.

(4). Mengingkari Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan-Peraturan organisasi.

(5). Menjadi anggota perhimpunan, organisasi atau perkumpulan yang memusuhi nilai moral dan adat serta GM-PSSSI/BB .

(6). Dipecat/diberhentikan.

BAB V

STATUS ORGANISASI BERDASARKAN JUMLAH ANGGOTA

Pasal 8

  1. Status organisasi disebut GM-PSSSI/BB Cabang apabila beranggotakan minimal 20 orang dalam satu wilayah kabupaten/kota.
  2. Status organisasi disebut GM-PSSSI/BB Perwakilan apabila beranggotakan minimal 10 (sepuluh) orang.
  3. Bagi daerah yang tidak memiliki GM-PSSSI/BB Cabang/Perwakilan dapat bergabung ke GM-PSSSI/BB Cabang/Perwakilan di wilayah terdekat atau membentuk GM-PSSSI/BB Cabang/Perwakilan baru berdasarkan keputusan dari GM-PSSSI/BB Se-Dunia.
  4. Pengesahan GM-PSSSI/BB Cabang/Pewakilan ditentetapkan oleh GM-PSSSI/BB .
  5. Daerah yang tidak memiliki GM-PSSSI/BB Cabang/Perwakilan dapat mengadakan kegiatan yang difasilitasi oleh GM-PSSSI/BB .

BAB VI

SUSUNAN PENGURUS

Pasal 9

Pengurus GM-PSSSI/BB minimal terdiri dari:

(1). Ketua Umum.

(2). Sekretaris Umum.

(3). Bendahara Umum

(4). Departemen-departemen yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Pasal 10

Pengurus GM-PSSSI/BB Cabang minimal terdiri dari:

(1). Ketua.

(2). Sekretaris.

(3). Bendahara

(4). Biro-biro yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

Pasal 11

Pengurus Perwakilan terdiri dari:

(1). Ketua.

(2). Sekretaris.

(3). Seksi-seksi yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi.

BAB VII

SYARAT-SYARAT KEPENGURUSAN

Pasal 12

  1. Pengurus GM-PSSSI/BB dipilih dari anggota.
  2. Ketua Umum GM-PSSSI/BB dipilih langsung oleh para wakil/utusan GM-PSSSI/BB Cabang atau Perwakilan dalam Musyawarah Besar.
  3. Jabatan Ketua Umum dipangku selama 5 (lima) tahun kalender.
  4. Jabatan Ketua Umum tidak dapat dipangku oleh orang yang sama 3 (tiga) masa/periode berturut-turut.
  5. Syarat-syarat calon Sekretaris Umum dan Bendahara Umum, adalah sama dengan calon Ketua Umum.
  6. Ketua, Sekretaris dan Bendahara Cabang GM-PSSSI/BB, dipilih langsung oleh para anggota GM-PSSSI/BB di Cabangnya.
  7. Pengurus pusat tidak boleh merangkap jabatan sebagai pengurus di tingkat cabang/perwakilan.
  8. Ketua, Bendahara dan Sekretaris GM-PSSSI/BB Perwakilan dipilih langsung oleh para anggota GM-PSSSI/BB di Perwakilannya.
  9. Syarat-syarat menjadi pengurus lainnya di semua tingkat organisasi diatur dalam peraturan organisasi.

BAB VIII

PESERTA MUSYAWARAH DAN RAPAT-RAPAT

Pasal 13

Musyawarah Besar GM-PSSSI/BB se Se-Dunia dihadiri oleh:

1. Pengurus Pusat.

2. Utusan/wakil Pengurus Cabang.

3. Utusan/wakil Pengurus Perwakilan

4. Utusan Badan Pendiri

5. Utusan Badan Penasehat

Pasal 14

Rapat Pimpinan Paripurna dihadiri oleh:

1. Pengurus Pusat.

2. Utusan/wakil Pengurus Cabang.

3. Utusan/wakil Pengurus Perwakilan

Pasal 15

Musyawarah GM-PSSSI/BB Cabang dihadiri oleh:

1. Pengurus Cabang.

2. Utusan Pengurus Pusat.

3. Anggota Cabang.

Pasal 16

Rapat Kerja GM-PSSSI&BB Se-Dunia dihadiri oleh:

1. Pengurus Pusat.

2. Utusan/wakil Pengurus Cabang.

3. Utusan/wakil Pengurus Perwakilan.

Pasal 17

Rapat Kerja Cabang dihadiri oleh:

1. Pengurus Cabang.

2. Utusan/wakil Pimpinan Pusat.

Pasal 18

Perincian dan jumlah peserta musyawarah dan rapat-rapat akan diatur dalam

peraturan organisasi.

BAB IX

HAK BICARA DAN HAK SUARA

Pasal 19

Penggunaan hak bicara dan hak suara para peserta musyawarah dan rapat-rapat akan diatur lebih lanjut dalam peraturan organisasi.

BAB X

KEUANGAN

Pasal 20

  1. Sumber keuangan termasse-Dunia besarnya iuran anggota akan ditetapkan dalam peraturan organisasi.
  2. Segala hal yang menyangkut pemasukan dan pengeluaran keuangan organisasi ini wajib dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang

akan ditententukan dalam peraturan organisasi.

BAB XI

PERATURAN PERALIHAN

Pasal 21

Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini akan ditetapkan

oleh Pengurus Pusat dalam Peraturan Organisasi.

BAB XII

PENUTUP

Pasal 22.

Anggaran Rumah Tangga ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Pematang Siantar.

Pada hari Sabtu tanggal 8 Maret 2008.

Pengurus Harian GM-PSSSI&BB se-Dunia

Ketua Umum :
Fernando Simanjuntak

Ketua I : Merlyn Simanjuntak, SH

Ketua II :

Ketua III : Mayor Ckm Ricardo S. Simanjuntak, S.Sos, M.Kes

Sekretaris Umum : Ir. Poltak Simanjuntak


Sekretaris II :

Sekretaris III :

Bendahara Umum : IPTU TP. Butar-butar, SH

Wakil Bendahara :

Draf ini dapat juga di download di sini