DITUDUH PELIHARA BEGU GANJANG KERTI SIRAIT DIANIAYA

1
596
Dapot Simanjuntak dan Istrinya Kerti mengadukan pelaku penganiayaan dan perusakan ke Polsek Berigin.
Dapot Simanjuntak dan Istrinya Kerti mengadukan pelaku penganiayaan dan perusakan ke Polsek Berigin.

Dituduh memelihara Begu Ganjang, Kerti Binna Lina Sirait (53) penduduk Dusun VII Barisan Porsea Desa Durian Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang jadi korban penganiayaan dan perusakan rumah yang dilakukan oleh Rizal Manurung Alias Ottot (28).

Ikhwal tuduhan memelihara Begu Ganjang, sudah berulangkali dialamatkan ke keluarga Kerti dan sudah pula pernah dimediasi oleh Aparat Desa dan Pihak Kepolisian, untuk melakukan perdamaian antara keluarganya dengan para penuduh, ternyata isu itu terus berkembang dan justru semakin mengancam keselamatan keluarga Kerti.

“Tanggal 24 Pebruari 2011, di hadapan Kepala Desa Durian H. Manurung, kami sekeluarga telah dipertemukan dengan Parhehean Sianturi yang telah nyata-nyata menuduh suami saya dan keluarga kami memelihara Begu Ganjang. Pada pertemuan tersebut, sudah disepakati bahwa seluruh warga desa termasuk Parhehean Sianturi tidak boleh mengeluarkan tuduhan memelihara Begu Ganjang dan jika masih mengulangi maka akan diproses secara hukum”, jelas Kerti kepada JuntakNews Minggu (22/4).

Dalam Surat Kesepakatan Bersama yang juga ditandatangani oleh Ajun Komisaris Polisi Pantas SP Sinaga Kaplokse Beringin dengan jelas tertulis bahwa Kepala Desa Durian akan mensosialisasikan kepada masyarakat Desa Durian untuk tidak lagi mengeluarkan tuduhan Memelihara Begu Ganjang kepada siapapun khususnya kepada Saudara Dapot Simanjuntak, suami Kerti sendiri.

Diadakannya Kesepakatan Bersama adalah sebagai bentuk antisipasi, terhadap terulangnya kejadian dimana warga yang terprovokasi hendak melakukan pembakaran rumah Kerti. “Jika tidak mendapat pengamanan dari ratusan petugas kepolisian dan aparat TNI dari Koramil, rumah kami sudah pasti akan dibakar massa waktu itu”, jelas Kerti.

Setahun setelah penandatanganan Kesepakatan Bersama, entah karena lupa dengan isi pernyataan, atau entah karena kurangnya sosialisasi, salah seorang penduduk Desa Durian bernama Rizal manurung (28) tepat hari Jumat (30/3), datang ke rumah Kerti dan sempat bertengkar mulut dengan suaminya dan menuduh Dapot Simanjuntak sebagai pemelihara Begu Ganjang, dan merusak pintu dan kaca jendela rumah serta menendang Kerti hingga paha kanan dan perutnya memar.

Tidak terima perlakuan Rizal, apalagi mengingat adanya Kesepakatan Bersama, Kerti pun melaporkan Rizal ke Polsek Beringin. Berdasarkan Laporan Polisi No. Pol LP/III/2012/SPK tertanggal 30 Maret 2012, laporan Kerti dikategorikan sebagai Perkara Pengrusakan dan Penganiayaan, sebagaimana dimaksud pasal 351 Ayat (1) Subs 335 ayat (1) Subs 406 ayat (1) KUH Pidana.

Sejak membuat laporan polisi, pihak Polsek Beringin sudah 3 kali mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan Perkara (SP2HP) yang ditujukan kepada Kerti sebagai pelapor. Diminta pendapatnya perihal kinerja kepolisian dalam menangani kasus ini, Kerti mengatakan bahwa pihaknya merasa perlunya dilakukan penahanan terhadap pelaku sebab rasa aman dan harga diri keluarganya sangat terganggu.

“Kami meminta pihak kepolisian lebih tegas menangani perkara ini sebab sangat mungkin terjadi kejadian yang lebih buruk, jika secara hukum pelaku ini tidak mendapat hukuman yang setimpal dan menjadi pelajaran agar yang lain jera melakukan tindakan yang melanggar hukum”, jelas Dapot.

Ketika dikonfirmasi Kapolsek Beringin melalui Brigadir Astopan Siregar, SE mengatakan bahwa pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti sudah cukup, sehingga pihaknya akan melimpahkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam dalam waktu beberapa hari ke depan. “Kami sudah memeriksa semua saksi-saksi dan barang bukti sudah cukup untuk kami limpahkan ke kejaksaan kemungkinan hari Selasa atau Rabu”, katanya. (POL)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY