Sammy Sinurat Bere Simanjuntak, Butuh Biaya Transplantasi

0
346


Sammy Sinurat
(6), anak pasangan Poltak Sinurat dan Fronika br. Simanjuntak (Mardaup Tuan Sibadogil No. 16), selama 2 (dua) minggu terpaksa tidak bisa bersekolah akibat kecelakaan yang dialaminya. Luka cukup serius di tumit kirinya, membuatnya tidak bisa jalan dan didera kesakitan. Berbagai upaya untuk mempercepat kesembuhannya, oleh kedua orangtuanya diupayakan dengan membawa Sammy berobat ke berbagai RS di Jakarta.

Khawatir dengan  kondisi kesehatan Sammy, walau jauh dari tempat tinggal mereka di Puri Indah Cileungsi Blok B1 / 26 Gandoang – Cileungsi, dalam keadaan keuangan yang sulit, kedua orang tuanya mencoba mencari tempat berobat yang tepat serta usaha mencari peluang mendapat diskon biaya. Itu pula yang mendorong mereka sebagai pelayan gereja, untuk mencoba mengakses pengobatan di RS Cikini yang menurut info yang mereka ketahui, memberikan diskon bagi pekerja gereja seperti mereka.

Minta Dukungan Hula-hula Simanjuntak

Keinginan membuat yang terbaik bagi anak sulungnya Sammy, Fronika Simanjuntak, ibu yang sangat menyanyanginya, mengkomunikasikan masalah ini kepada hula-hulanya Simanjuntak. Lewat komunikasi inilah, Jannus Togu Simanjuntak (Sitombuk 14) memberikan atensi dengan meyarankan agar lewat website Simanjuntak dilakukan fund raising membantu pembiayaan operasi kaki Sammy yang diperkirakan Rp. 15 juta lebih.

“Menurut dokter yang pernah kami konsultasikan, Sammy perlu menjalani operasi dan transplantasi agar pertumbuhan jaringan yang terkelupas dari tumitnya bisa berlangsung lebih cepat 2-3 bulan. Biayanya tergolong mahal, dan kami tidak mampu untuk itu, sedangkan biaya berobat jalan selama ini, kami sudah harus hutang Uda”, kata Fronika lewat pembicaraan telepon.

Dari penuturan Sammy kepada Jannus Togu Simanjuntak, ketika mereka bertemu dalam proses berobat baru-baru ini di Jakarta, diterangkan bahwa kecelakaan yang dialaminya terjadi Kamis 3 November 2011, ketika perjalanan pulang dari sekolah. Seperti biasanya Sammy dan Grace adiknya yang sekolah di Sammy sekolah di SD Happy Holy Kids Penuai, selalu dijemput ayahnya Poltak Sinurat menggunakan sepeda motor.

Grace adik saya duduk di depan dan saya di belakang papa. Di belakang saya taruh tas sekolah. Di tengah perjalanan, tasku mau jatuh sehingga mau kupindah ke depan antara saya dengan papa. Ketika bergeser tempat duduk, kakiku terpeleset dari pijakan belakang dan masuk ke jari-jari roda belakang, hingga sepatu lepas dan kakiku terluka cukup dalam yang membuatku menjerit kesakitan”, kisah Sammy.

Sepatu Sammy tergulung habis, sementara rantai sepeda motor putus. Kucuran darah yang diikuti tangisan Sammy, sangat menyayat hati papanya. Walau demikian, tetap saja masih ada rasa syukur. Syukur kaki Sammy tidak sampai putus, sebab melihat kondisi sepatu dan rantai sepeda motor yang putus, tidak menutup kemungkinan Sammy mengalami celaka yang lebih berat.

“Mulai hari ini Sammy, sudah harus mulai ulangan harian, dan ulangan semester awal Desember Uda”, kata Fronika yang berharap anaknya Sammy bisa sembuh sebelum ujian semester depan.

Tidak Punya Uang, Mau Over Kredit Rumah

Setiap hari, keluarga harus mengeluarkan uang Rp.200.000 untuk biaya obat dan alat, walau biaya JASA DOKTER sudah digratiskan atas dasar kemanusiaan dan empathy sang dokter.

“Kami ber-terima kasih kepada SANG DOKTER yang SANGAT bermurah hati itu”, kata Fronika, walau masih merasakan tekanan ekonomi yang berat, hingga memaksa mereka untuk MENJUAL RUMAH/OVER KREDIT yang mereka tempati untuk berteduh ketika hujan dan teriknya matahari datang sekaligus tempat mereka beristirahat dan juga tempat mereka membesarkan kedua anaknya.

“Nga sude be suda hepeng nami, jala ngolu nami boi mardalan sian gali dan tutup utang”, kata Fronika, ibu kandung Sammy.

Poltak Sinurat, ayah kandung Sammy sehari-hari aktif sebagai Guru Private Les, sedangkan ibunya Fronika, sebagai ibu rumah tangga. Mereka berdua aktif melayani di Gereja GPDI Cibubur, Poltak sebagai pemain musik gereja dan Fronika sebagai Singer.
Rasa cinta dan kasih sayang mereka terhadap Sammy, mendorong mereka untuk mengharapkan bantuan kita, sehingga penyembuhan Sammy yang membutuhkan doa dan dana cukup berat mereka tanggung dapat teratasi. Bagi Saudara/i, yang mau berbagi silahkan mengirimkan dukungan kepada SAMMY SINURAT, ke :

BCA 
No Rek. 349 108 1862
Cabang: Iskandar Muda Medan
a/n  POLTAK SIMANJUNTAK
Konfirmasi ke: 081361175358

BNI
No. Rek.  002 226 577 70
BNI USU Medan
a/n  POLTAK SIMANJUNTAK
Konfirmasi ke: 0813 611 75358

MANDIRI
No. Rek. 107 000 56889 00
Cab. Sutomo – Pematangsiantar
a/n  SUPRATMAN SIMANJUNTAK
Konfirmasi ke: 0811 236 393

[table id=11 /]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY