Dorlan br. Simanjuntak Menjalani Operasi Leher

0
211

JuntakNews (Medan),

Upaya pengobatan Dorlan br. Simanjuntak terus berlanjut. Sejak dirawat inap di Rawat Inap Terpadu (Rindu) A RS Adam Malik Medan, Selasa (20/09), Kondisi umum Dorlan menunjukkan kemajuan yang cukup besar, sehingga Tim Dokter yang menanganinya memutuskan untuk memulai tahap operasi I, Kamis (13/10).

Pada operasi I ini, Tim Dokter Bedah menetapkan melakukan operasi di bagian leher Dorlan yang ditengarai sebagai pusat timbulnya benjolan di kepala dan mata Dorlan, dan akan diikuti tindakan medik lainnya pasca operasi ini.

Dr. Bakti Simanjuntak, Sp.B, yang tampak hadir mendampingi keluarga Dorlan mengatakan bahwa operasi di bagian leher ini merupakan langkah awal untuk mengetahui sejauh mana tingkat perluasan penyakit yang diderita Dorlan.

“Setelah operasi ini, akan dilakukan uji jaringan terhadap sel yang diangkat, dan dari hasil pembiakannya akan diketahui sejauh mana penyebaran penyakit di tubuh Dorlan untuk selanjutnya dipergunakan sebagai bahan pertimbangan medis dalam melanjutkan tindakan medik lainnya”, kata Bakti.

Operasi yang dimulai sejak pukul 11.30 Wib itu berlangsung hingga pukul 16.00 Wib. Sejak didorong menuju Intalasi Bedah Pusat RS Adam Malik Medan, Dorlan tampak didampingi suaminya Jannes Aritonang, kedua anaknya dan seorang menantu perempuannya yang juga bermarga Simanjuntak itu. Selain didampingi keluarga, Dorlan mendapat support dari Pengurus GM-SSSI&BBI serta aktifis Simanjuntak. Tampak dalam iringan Dorlan, Shandy Simanjunta, Ketua PN-SSSI&B Medan, Tumbur Ali Simanjuntak, Robinson Simanjuntak dan Poltak Simanjuntak.

“Berdoa iya Ito! Panggil Tuhan membantu untuk tidak takut menghadapi operasi ini”, kataku sambil ikut mendorong tempat tidur berodanya. Anggukan kepala dan kerdipan mata sebelah kirinya, bisa dimaknai sebagai jawaban darinya. Sedangkan mata sebelah kanannya terlihat sudah mengering tetapi sudah kehilangan fungsi penglihatannya.

Setelah hampir 5 (lima) jam di ruang operasi, akhirnya Dorlan dipindah ke ruang ICU dalam keadaan terbius. Sekitar 2 (jam) berikutnya, Dorlan akhirnya siuman, walau tidak bisa berbicara sebab saluran pernapasannya untuk sementara dipasangi dengan selang.

Tindakan medis sudah dilakukan, doa sudah dilantunkan, tinggal berharap Tuhan memberi kesembuhan. Semoga!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY