Pernyataan Sikap PSSSIB Jakarta & Sekitarnya Terhadap Hasil Mubes di Medan

3
603

TOLAK SEMUA HASIL APA YANG DISEBUT MUBES PSSSI&B SE INDONESIA YANG DISELENGGARAKAN PADA TANGGAL 2-3 SEPTEMBER DI MEDAN.

SIKAP PENGURUS PSSSI&B JAKARTA RAYA DSK TERHADAP MUBES DI MEDAN

 

Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Pengurus PSSSI&B Jakarta Raya dsk menyatakan Sikap terhadap apa yang dinamakan keputusan Musyawarah Besar PSSSI&B se Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 2-3 September di Grand Angkasa International Hotel di Medan. Mempertimbangkan keputusan-keputusan yang diambil oleh apa yang dinamakan Mubes PSSSI&B se Indonesia, Pengurus PSSSI&B Jakarta Raya dsk, perlu mengeluarkan Sikap. Pernyataan Sikap ini merupakan tindaklanjut  dari  Pernyataan Sikap PSSSI&B Jakarta Raya dsk pada tanggal 7 Agustus 2011 yang meminta agar Panitia Pelaksanana menunda penyelenggaraan Mubes demi Persatuan dan Kesatuan PSSSI&B di seluruh Indonesia. (Pernyataan Sikap terlampir)

Alasan Pernyataan Sikap

 

  1. Pernyataan Sikap ini menyalurkan aspirasi dari anggota PSSSI&B Jakarta Raya dsk yang semenjak didirikan dan sampai sekarang adalah Organisasi Paguyuban marga yang mandiri dan berdiri sendiri, tidak terikat kepada satu PSSSI&B sebagai Organisasi Induk.
  2. Perlakuan diskriminatif yang sengaja dilakukan oleh Panitia Pelaksana Mubes, terutama oleh Ir. Bona Simanjuntak, sebagai Ketua Umum PSSSI&B Jakarta Raya dsk, yang didaulat menjadi Ketua Umum Panitia Pelaksana Mubes kepada PSSSI&B Jakarta Raya dsk, sangat menyakiti dan melukai perasaan anggota, baik sebagai Pengurus, Dewan Penasehat, Pengurus Wilayah dan Natua-tua Simanjuntak Sitolu Sada Ina dohot Boru di Jakarta Raya dsk.
  3. Bahwa apa yang dinamakan Panitia Pelaksana Mubes PSSSI&B se Indonesia secara tidak sah dan illegal telah berani mengatasnamakan PSSSI&B di seluruh Indonesia padahal mayoritas  Pengurus PSSSI&B dari seluruh Indonesia tidak setuju Mubes.
  4. Bahwa landasan hukum dan landasan organisasitoris pembentukan Panitia Pelaksana Mubes PSSSI&B se Indonesia  adalah hasil rekayasa beberapa orang untuk mencapai ambisi ambisi perorangan, sangat  bertentangan dengan prinsip organisasi PSSSI&B yang mandiri dan berdikari,  yaitu bahwa yang menamakan diri Panitia Pelaksana  Mubes  PSSSI&B se Indonesia bukan atas  persetujuan mayoritas pengurus PSSSI&B di seluruh Indonesia.
  5. Orang orang yang menamakan dirinya Pantia Pelaksana apa yang dinamakan Mubes PSSSI&B se Indonesia  telah menipu Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru, dengan  me-rekayasa Surat Keputusan Pengangkatan Panitia Pelaksana Mubes, dari satu PSSSI&B yang sengaja diakui sebagai PSSSI&B Pusat (se dunia)  yang di dalam kehidupan organisasi PSSSI&B sama sekali tidak ada dan tidak dikenal.
  6. PSSSI&B Jakarta Raya dsk salah satu dari PSSSI&B di seluruh Indonesia, tidak tahu menahu tentang Panitia Pelaksana dan adanya rencana mubes. Inilah salah satu alasan mengapa PSSSI&B Jakarta Raya dsk meminta Mubes di tunda agar diberi kesempatan untuk membicarakan, mendiskusikan dengan Pengurus, Dewan Penasehat, Pengurus Wilayah  dan Natua tua Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru di Jakarta Raya dsk. Permintaan ini samasekali tidak ditanggapi oleh apa yang dinamakan Panitia Pelaksana Mubes termasuk oleh Ir. Bona Simanjuntak, sebagai Ketua Umum PSSSI&B Jakarta Raya dsk, yang didaulat sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana Mubes PSSSI&B se Indonesia tersebut.
  7. PSSSI&B adalah organisasi paguyuban Marga salah satu yang terbesar yang mempunyai anggota diatas puluhan ribu kepala keluarga. Mubes PSSSI&B se Indonesia yang dihadiri  kurang lebih 140 orang, kebanyakan diundang secara perorangan atas per-temanan  dan pilih kasih (like and dislike), bukti nyata betapa menipu-nya Panitia Pelaksana Mubes yang tidak didukung oleh mayoritas anggota PSSSI&B diseluruh Indonesia.

 

Mempertimbangkan alasan-alasan tersebut diatas, Pengurus PSSSI&B Jakarta Raya dsk menyatakan Sikap:

    1. PSSSI&B Jakarta Raya dsk adalah tetap organisasi Persatuan (Parsadaan)  Simanjuntak Sitolu Sada Ina dohot Boru yang mandiri dan berdiri-sendiri, tidak terikat kepada  apa yang dinamakan organisasi Pusat atau pun apa yang dinamakan PSSSI&B se Indonesia, termasuk tidak terikat kepada PSSSI&B Pusat Balige DPP Mangantar Simanjuntak (O. Pati);
    2. PSSSI&B Jakarta Raya dsk tidak ikut bertanggungjawab terhadap perpecahan yang sudah timbul di kalangan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru, akibat pelaksanaan apa yang dinamakan Mubes PSSSI&B se Indonesia. PSSSI&B Jakarta Raya dsk akan mengambil tindakan tegas terhadap siapapun demi mempertahankan persatuan dan kesatuan Simanjuntak Sitolu Sada Ina.
    3. Tidak mengakui dan menolak semua Keputusan-keputusan yang diambil  pada apa yang dinamakan Mubes PSSSI&B se Indonesia di Medan tanggal 2-3 September 2011;
    4. Semua Panitia Pelaksana Mubes sebagai kolektiv maupun sebagai perorangan harus dituntut secara hukum, karena perbuatan dan tindakan mereka telah menimbulkan  perpecahan di antara Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru, khususnya di Jakarta, Medan dan di tempat lain di seluruh Indonesia;
    5. Mangantar Simanjuntak (O. Pati) yang menamakan dirinya ketua PSSSI&B Pusat Balige turut dituntut sebagai salah seorang yang bertanggung jawab atas terjadinya perpecahan di kalangan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru di seluruh Indonesia. Ikut bersekongkol dengan apa yang dinamakan Panitia Pelaksana Mubes PSSSI&B se Indonesia. Secara sepihak dan tidak punya landasan hukum/organiasi  berani mengeluarkan Surat Keputusan Pengangkatan Panitia Mubes dan DPW Sumut, awal perpecahan di kalangan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru;
    6. Ir. Bona Simanjuntak, sebagai Ketua Umum Panitia Pelaksana Mubes PSSSI&B se Indonesia harus mempertanggungjawabkan seluruh tindakannya kepada seluruh anggota PSSSI&B di seluruh Indonesia, secara khusus kepada anggota PSSSI&B Jakarta Raya dsk, yang telah menimbulkan perpecahan  di kalangan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru,  mengabaikan prinsip-prinsip organisasi dan tidak manat mardongan tubu. Pajolo gogo, papudi uhum, si suan bulu di lapangan-lapangan  ni babi, si ulahon na so uhum, si ulahon na so jadi, si togu sabuk tu pudi;
    7. Kepada seluruh Pengurus PSSSI&B di seluruh Indonesia, kami himbau agar tetap mempertahankan Persatuan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru sebagai tona dari Ompunta. Menentang setiap langkah yang sengaja dan sadar melakukan  tindakan yang memecahbelah persatuan dan kesatuan. Menentang usaha usaha apa yang dinamakan Panitia Pelaksana Mubes dan semua keputusan Mubes PSSSI&B se Indonesia yang:
      1. Membentuk PSSSI&B se Indonesia satu bentuk Organisasi yang sudah tidak dilandasi dengan semangat Tona dari Ompunta Sobosihon boru Sihotang  “Sisada lulu, Sisada lungun, Sisada las ni roha”;
      2.  Membentuk struktur organisasi PSSSI&B sebagai Organisasi Massa yang samasekali sudah bertentangan dengan prinsip prinsip organisasi Parsadaan yang diciptakan oleh keturunan Simanjuntak Sitolu Sada Ina;
      3.  Membentuk Struktur Parsadaan sebagai kendaraan untuk mencapai ambisi-ambisi pribadi yang sangat egoistis dari apa yang dinamakan Panitia Pelaksana, membawa PSSSI&B ke politik praktis yang membahayakan eksistensinya sebagai wadah perkumpulan bagi seluruh keturunan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dohot Boru.
    8.  Kepada anggota PSSSI&B Jakarta Raya dsk, tetap mengutamakan persatuan, mencegah perpecahan. Secara bersama-sama mengambil tindakan serius tehadap  usaha yang telah memecahbelah  persatuan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru. Janganlah gara-gara tindak tanduk dan ambisisi seseorang maupun beberapa orang anggota PSSSI&B Jakarta Raya dsk merusak persatuan dan kesatuan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dohot Boru yang telah kita bina selama ini. Ini adalah fakta yang harus disadari.

 

Jakarta, 5 September 2011

Pengurus Harian PSSSI&B Jakarta Raya dsk

Kami yang bertandatangan

 

 

DR. Nelson Simanjuntak, SH, MSi         

Ketua II PSSSI&B Jakarta Raya dsk

 

Binton Simanjuntak

Ketua III PSSSI&B Jakarta Raya dsk

 

Sabungan H Simanjuntak

Sekretaris Umum PSSSI&B Jakarta Raya dsk

 

St. Drs. Abidan Simanjuntak

Sekretaris I PSSSI&B Jakarta Raya dsk

 

Ir. Mulana Sibuea

Bendahara Umum PSSSI&B Jakarta Raya dsk

 

Efendi Lbn Tobing, BSc  

Bendahara II PSSSI&B Jakarta Raya dsk.

3 COMMENTS

  1. Horas ma di hita Saluhutna pinompar ni ompungta Sobosihon Br Sihotang, Tong2 ma hita marningot di tona ni ompungtai; “Sisada lulu, Sisada lungun, Sisada las ni roha”, asa ipe molo boi pangidoan niba unang manian sampe tu urusan hukum, gabe manamba perpecahan do i muse di hita tu pudian nia ari, ai harana setiap pribadi pasti do i adong simpatisanna, alani i asa dohot Sada ni roha, jala ni ahut ni holong namar dongan tubu, lumohi ni ahut ni holong na sian TUHANTA i, mar si-paturean ma hita dibagasan dame, anggiat PSSSI&B tetap rukun, marsada, jala marsihaholongan sepanjang masa Hidup PSSSI&B. Mauliate.

    Horas, Horas, Horas.

  2. hamoraon,hagabeon dohot hasangapon……..ido dilului na deba….deba nai adong do mangalului hasangapon….manang songon dia pe carana….jadi harap maklum….pailaon…..marsioto-otoan dibagasan dame…..

  3. pinangido tu sude hita psssi dohot boru asa dibagasan wawasan na patuduhon holong dohot parsaoran marhite tona ni oppung SOBOSIHON boru sihotang

LEAVE A REPLY