Pernyataan Sikap PSSSIB Jakarta Tentang Rencana Mubes 2-3 September 2011 di Medan

15
572

PERNYATAAN SIKAP
PARSADAAN SIMANJUNTAK SITOLU SADA INA DAN BORU (PSSSI&B) JAKARTA RAYA DSK
TENTANG
RENCANA PENYELENGGARAAN MUBES PSSSI&B SE-INDONESIA
2-3 SEPTEMBER 2011 DI MEDAN


Pengurus Harian Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru (PSSSI&B) Jakarta Raya dan Sekitarnya, telah mengadakan Pertemuan dengan Pengurus PSSSI&B, Dewan Penasehat Pusat, Pengurus Wilayah PSSSI&B se Jakarta Raya dsk (8 Wilayah), Natua-tua Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru (daftar hadir dan tandatangan terlampir-Lampiran I), pada hari Mingu, tanggal 07 Agustus 2011 bertempat di Lapo Ondihon, Jakarta.

Pada pertemuan telah diputuskan bahwa PSSSI&B Jakarta Raya dsk perlu mengeluarkan Pernyataan Sikap tentang Rencana penyelenggaraan Mubes PSSSI&B se Indonesia yang akan diadakan pada tanggal 2-3 September di Medan.

  1. Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru (PSSSI&B) Jakarta Raya dan Sekitarnya meminta kepada Panitia Pelaksana Mubes PSSSI&B se Indonesia agar penyelenggaraan Mubes pada tanggal 2-3 September 2011 di Medan di TUNDA, sebab:

    a. Keikutsertaan Ir. Bona Simanjuntak, Ketua Umum PSSSI&B Jakarta Raya dsk, di Panitia Pelaksana Mubes PSSSI&B se Indonesia, bukan atasnama/mandat dari PSSSI&B Jakarta Raya dsk;

    b. Rencana Mubes tidak sesuai dengan prosedur, tidak melibatkan semua Pengurus PSSSI&B se Indonesia, termasuk PSSSI&B Jakarta Raya dsk.

    c. Rencana Mubes telah menunjukkan gejala perpecahan dikalangan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru;

  2. PSSSI&B Jakarta Raya dsk meminta kepada :

    a. Panitia Pelaksana Mubes PSSSI&B se Indonesia,

    b. Pihak-pihak yang terlibat di dalam rencana Mubes PSSSI&B se Indonesia, terutama dari Jakarta;

    agar jangan melibatkan atau membawa-bawa nama PSSSI&B Jakarta Raya dsk baik didalam mengambil Keputusan maupun didalam dokumen dokumen Panitia Mubes PSSSI&B se Indonesia.

  3. Apabila Rencana Mubes tetap dilanjutkan oleh panitia Mubes tanggal 2-3 September yang di Medan, sekalipun telah diminta ditunda, PSSSI&B Jakarta Raya dsk tidak ikut bertanggungjawab terhadap akibat yang timbul.
  4. Kepada Pengurus PSSSI&B di seluruh Indonesia, Tokoh tokoh Simanjuntak Sitolu Sada Ina dan Boru dimanapun berada PSSSI&B Jakarta Raya dsk menghimbau: agar “MENGUTAMAKAN PERSATUAN DAN MENCEGAH PERPECAHAN”; “MANAT MARDONGAN TUBU” didalam menyikapi rencana Mubes.

Demikianlah Pernyataan Sikap ini dibuat untuk diperhatikan dan dimaklumi apa adanya.

Jakarta: Minggu, 07 Agustus 2011

DAFTAR HADIR PERTEMUAN DAN YANG MEMBERIKAN TANDA TANGAN

[table id=9 /]

15 COMMENTS

  1. Mohon penjelasan,Pernyataan Sikap PSSSIB Jakarta Tentang Rencana Mubes 2-3 September 2011 di Medan,
    sepengetahuan kami sampai saat ini Wilayah Tangerang adalah Bagian dari PSSSI&B Jakarta, apabila tidak ikut menandatangani Pernyataan Sikap pada tanggal 7 Agustus 2011 yg lalu, apakah boleh dibilang setuju dengan Mubes 2-3 September 2011 di Medan?
    Mari kita berorganisasi dengan Smart seperti motto Simanjuntak ” Si Sada Lulu, Si Sada Lungun, Si Sada Las Ni Roha.

  2. Wah gawat!
    Beberapa nama yang menolak Mubes ini justru tercantum sebagai Panitia Mubes, misalnya : Prof. DR. Payaman Simanjuntak (Penasehat, St. Bestman Simanjuntak (Penasehat). Apakah nama mereka dicatut oleh Panitia Mubes, atau mereka-mereka ini tidak konsisten?

    St. Bestman Simanjuntak misalnya terlihat namanya sebagai Tim Formateur dalam pertemuan 9 April 2011 di Hotel Emerald Garden. Nah, jika PSSSI&B Jakarta dsk sudah memutuskan menarik semua personilnya dari kepanitiaan, tentu Mubes ini hanya gaweannya PSSSI&B Medan.

    PSSSI&B Medan yang mana, sebab Pengurus PSSSI&B Kota Medan sendiri juga menolak Mubes. Lalu Mubes siapa ini?

  3. Horas,
    Denggan ma ra dibahen hamu pernyataan sikap sian hutamu na Tangerang, jala paboa hamu ma i tu Jakarta dsk. Ra, ala ndang ro utusan ni hutamu tu pertemuan i, gabe ndang adong na martandatangan di surat pernyataan sikap i.

    Alai denggan ma sungkun hamu tu Sekretaris Umum PSSSI&B Jakarta dsk, boasa ndang sipardohot hamu di surat i. Manang na dohot do hamu mandukung Mubes, alana di jaman saonari on boi do berbeda sikap nang pe sahorong hamu di parserahan i.

    Ndang na mangajari alai saran do…

  4. Horas..didok natua-tua : “Purpar pe ninna pande dorpi, purpar pe laho tu dimposna”, artinya suara-suara ribut yang timbul akibat dari orang sedang menukangi (menyusun/dinding papan) itu akan membuat hasil pekerjaan semakin baik, semakin rapi dan semakin kuat.

    Nah..itulah yang sedang kita alami pada saat ini. Marga Simanjuntak Keturunan Raja Mardaup, Sitombuk, Hutabulu dan juga Boru sedang menghadapi sebuah persoalan yang berpotensi membuat perpecahan di antara kita. Tona ni Ompungta Sobosihon br. Sihotang yaitu Sisada Lulu, Sisada Lungun, Sisada Las ni Roha tidak lagi menjadi trade mark di antara kita na mardongan tubu. Apabila situasi seperti saat ini kita biarkan tanpa ada upaya menuju hasadaon ni roha, saya yakin dan percaya perpecahan di antara kita tinggal menunggu waktu (bom waktu).

    Sumber masalah tentunya sudah kita ketahui bersama yaitu adanya rencana Mubes PSSSI & B Se Indonesia yang akan dilaksanakan di Medan pada tanggal 2 – 3 september 2011 yad. Sebagai keturunan Simanjuntak (M-17) saya sangat prihatin dengan keadaan ini.

    Menurut saya bahwa panitia Mubes PSSSI & B se Indonesia, seharusnya melihat dan membaca situasi yang berkembang, dan dengan legowo dapat menerima advis, informasi2, usulan-usulan dari berbagai pihak sehingga pelaksanaan Mubes dimaksud dapat berjalan dengan baik dan dapat menyerap aspirasi warga Simanjuntak.

    Didok natua-tua, hatop adong napinareahanna, lambat adong na pinaimana. Umpasa ini semestinya dapat menjadi modal kita untuk berpikir ulang dan menata kembali pelaksanaan Mubes. Apabila panitia Mubes ngotot untuk tetap melaksanakan Mubes apakah sudah siap menanggung segala resiko yang dapat timbul yaitu perpecahan di antara kita namardongan tubu? Ataukah dengan mengundurkan atau menunda sementara pelaksanaan Mubes agar kita dapat melaksanakannya dengan penuh suka cita sonang soharibo-riboan.

    Pilih yang mana untuk panitia lakukan… jangan berprisip try and error (coba-coba) karena Simanjuntak Sitolu Sada Ina bukanlah kelinci percobaan….

    Natua-tua nami, yang pernah duduk di dalam susunan kepanitian Mubes (Prof.Payaman Simanjuntak, St. Bestman Simanjuntak) tetapi sekarang ini ikut menandatangani pernyataan sikap PSSSI & B Jakarta Raya dsk, perlu meminta klarifikasi kepada mereka yang membuat SK Kepanitiaan, apakah nama natua-tua nami dimasukkan ke dalam susunan kepanitian atas ijin ybs.

    Hal ini diperlukan untuk mengetahui bahwa apakah Mubes direncanakan dengan baik ataukah asalma adong.
    Magopo nai hita marga Simanjuntak Sitolu Sada Ina nabolon on molo so denggan ta patupa ulaonta, hape godang do hita angka namalo, nabisuk, marjabatan, marpangkat dohot angka na asing.. pailahon do bah molo songoni ate…. horas ma!

  5. Makin teranglah semuanya, yang bau tetap bau dan yang wangi tetap wangi.
    Bahwa yang namanya ketua panitia tidak merepresentasikan Jakarta, artinya selama ini yang didengar bahwa Jakarta setuju pelaksanaan mubes ternyata tidak benar.
    Tidaklah perlu kita ngotot dengan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, merendahkan dan mencacimaki orang lain untuk pembenaran diri akan berbalik kepada diri sendiri.
    Kalau terus mau dipaksakan bayarannya sangatlah mahal, tidak hanya pada panitia sendiri tapi berdampak juga pada orang lain.
    Legowola jangan seperti kata orang diseberang “Ojo Dumeh/mentang-mentang”, mumpung masih bisa diperbaiki mari bersama-sama kita benahi.
    Hora….

  6. Ketua PSSSI&B Jakarta Sekitarnya adalah Bona Simanjuntak, tetapi yang bersangkutan tidak hadir pada PERTEMUAN DAN YANG MEMBERIKAN TANDA TANGAN pada hari Minggu di Jakarta tgl 07 Agustus 2011 yg lalu.
    Kemanakah gerangan beliau????

  7. Melihat pernyatan Apabila Rencana Mubes tetap dilanjutkan oleh panitia Mubes tanggal 2-3 September yang di Medan, sekalipun telah diminta ditunda, PSSSIB Jakarta Raya tidak ikut bertanggungjawab terhadap akibat yang timbul. Koq bisa seperti itu tulang,aapakah ada diantara Tulang yang ingin Mubes ini tidak berlansung dengan Baik ini bukan Partai Politik koq malah ribut, Ketua PSSSIB se Indonesia : Mangantar Simanjuntak (O.Pati. H.16) tinggal di bona pasogit telah menginginkan Mubes dilaksanakan dan itu telah di sepakati di Medan Pada Bulan Mei yang lalu. Untuk itu bersatulah Tulang untuk mensukseskan Mubes ini, tak perlu ada yang perlu di ributkan bersatulah PSSSIB supaya lebih maju…. Pomparan ni Simanjuntak ini..horas

  8. Horas di hamu amangboru, permintaan PSSSIB Jakarta Raya untuk menunda pelaksanaan MUBES ini sangat masuk akal alasannya:

    1. Mubes ini belum tersosialisasi dengan baik kepada pengurus-pengurus PSSSIB di seluruh Indonesia, tersosialisasi dengan baik yang saya maksud di sini, masih ada beberapa daerah dimana pengurus PSSSIB di daerah tersebut belum menerima surat undangan untuk menghadiri acara tersebut. Contoh Kotamadya Palembang, setelah saya melakukan komunikasi by phone dengan Ketua PSSSIB Palembang Kompol Riduan Simanjuntak (H14)beliau mengatakan mereka tidak pernah mengetahui akan adanya rencana MUBES ini. Dan juga beberapa daerah lainnya.

    2. Dalam surat-surat sosialisasi kepada pengurus-pengurus PSSSIB di seluruh indonesia, dikatakan bahwa ada pengurus pusat di Balige yang diketua i oleh Mangantar Simanjuntak (Op Pati) Sedangkan kenyataannya selama ini semua PSSSIB diseluruh Indonesia adalah berdiri sendiri, hal ini dibuktikan dari AD/ART masing-masing PSSSIB diseluruh Indonesia berbeda-beda. Hal ini membuktikan bahwa tidak ada Pengurus Pusat PSSSIB sampai pada hari ini.

    3. Dalam dokumen-dokumen Panitia MUBES ini dilampirkan surat No 00 /PSSSIB-Mubes/VI/2011 Hal: Sosialisasi Rencana Mubes PSSSI&B seindonesia Tgl 20 Juni 2011 pada butir III materi Mubes salah satunya adalah penyusunan Anggaran Dasar PSSSI&B yang meliputi seluruh Indonesia, tetapi sampai hari ini Draft Anggaran Dasar tersebut tidak disosialisasikan terlebih dahulu.

    Dari alasan-alasan diatas wajar jika Pengurus PSSSIB Jakarta meminta menunda rencana Mubes tersebut supaya diadakan rapat dan musyawarah terlebih dahulu dengan pengurus-pengurus PSSSIB di seluruh Indonesia untuk membahas rencana MUBES ini.

    Mauliate

  9. ” Sisada Lulu, Sisada Lungun, Sisada Las ni Roha ”
    tapahusor husor ma dibagasan rohatta be ( Mari kita Renungkan didalam hati kita ) betapa bijaknya Ompungta Sobosihon br. Sihotang memilih kata kata tersebut untuk di tonggohon ( didoakan ) akar kiranya ” Sisada Lulu, Sisada Lungun, Sisada Las ni Roha ” menjadi modal semangat dan inspirasi buat keturunannya didalam menjalani kehidupan supaya tetap bersatu,,,,kiranya untuk semua kita mari kita sikapi dengan hati yang tenang dan khususnya bagi yang merencanakan MUBES untuk meluangkan waktu Ziarah ke makam Ompungta Sobosihon br. Sihotang dan merenungkan kembali sejarah lahirnya ” SIMANJUNTAK SITOLU SADA INA DOHOT BORU ”

    HORAS MADIHITA SALUHUTNA..BOTIMA

  10. Ya, kami ikut memberikan pendapat (Maruli Pohan H-15)
    Sangat Indah, apabila ditunda, karena :
    1. Memberi kesempatan, pada yang belum terundang.
    2. Harga Tiket dan Hotel, sangat mahal.
    3. Biaya yang sudah terlanjur dibayar, tidak hangus kalau diundur.
    4. Persiapan Panitia belum maksimal (Di Jkt&Sekitar), belum sosialisasi, pada hal Ketua Mubes, dari Pengurus ini.
    5. Menghindari ambisi pribadi, menjadi Ketua dengan membatasi kehadiran Anggota lain.
    6. Tidak yang perlu dilomba, diburu-buru (dalam 4 bulan) harus di paksakan Mubesnya.
    7. Kalaupun diteruskan, beri kesempatan, bagi yang berkemampuan.
    8. Kalau ini kurang sukses, kita malu, kepada Marg-marga lain.

    Catatan : Tidak perlu pernyataan yang kasar, fitnah dari pendukung Mubes yang justru menimbulkan perpecahan.

  11. Horas ma di hita saluhutna, dipangido roha nian unang dong perpecahan dihita simanjuntak sitolu sada ina! molo tung pe adong na ngotot/naeng memisahkan diri sian simanjuntak sitolu sada ina, unang ma di boan margana simanjuntak, alai di baen ma margana sian salah satu keturunan na sian sitolu sada ina i! artinya molo simanjuntak Hutabulu do ibana, bahhh gabe marga hutabulu nama i, molo simanjuntak sitombok do, bah diboan ma dirina gabe marga sitombuk, suang songoni ma mardaup! molo tetap dope diboan simanjuntak nai artina, bahwa dia tidak bisa terpisahkan dari Simanjuntak Sitolu Sada Ina! Mauliate ma dihamu akka natua2 nami. mudah mudahan on gabe sada solusi dihita.

    Metmet bulung ni sior ummetmetan bulung ni bane bane!
    Denggan do siboan tigor, alai dumenggan an ma siboan dame

    Mauliate ma di hita saluhutna!

  12. […] Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Pengurus PSSSI&B Jakarta Raya dsk menyatakan Sikap terhadap apa yang dinamakan keputusan Musyawarah Besar PSSSI&B se Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 2-3 September di Grand Angkasa International Hotel di Medan. Mempertimbangkan keputusan-keputusan yang diambil oleh apa yang dinamakan Mubes PSSSI&B se Indonesia, Pengurus PSSSI&B Jakarta Raya dsk, perlu mengeluarkan Sikap. Pernyataan Sikap ini merupakan tindaklanjut  dari  Pernyataan Sikap PSSSI&B Jakarta Raya dsk pada tanggal 7 Agustus 2011 yang meminta agar Panitia Pelaksanana menunda penyelenggaraan Mubes demi Persatuan dan Kesatuan PSSSI&B di seluruh Indonesia. (Pernyataan Sikap terlampir) […]

  13. […] Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Pengurus PSSSI&B Jakarta Raya dsk menyatakan Sikap terhadap apa yang dinamakan keputusan Musyawarah Besar PSSSI&B se Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 2-3 September di Grand Angkasa International Hotel di Medan. Mempertimbangkan keputusan-keputusan yang diambil oleh apa yang dinamakan Mubes PSSSI&B se Indonesia, Pengurus PSSSI&B Jakarta Raya dsk, perlu mengeluarkan Sikap. Pernyataan Sikap ini merupakan tindaklanjut  dari  Pernyataan Sikap PSSSI&B Jakarta Raya dsk pada tanggal 7 Agustus 2011 yang meminta agar Panitia Pelaksanana menunda penyelenggaraan Mubes demi Persatuan dan Kesatuan PSSSI&B di seluruh Indonesia. (Pernyataan Sikap terlampir) […]

  14. […] Kami yang bertanda tangan di bawah ini, Pengurus PSSSI&B Jakarta Raya dsk menyatakan Sikap terhadap apa yang dinamakan keputusan Musyawarah Besar PSSSI&B se Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 2-3 September di Grand Angkasa International Hotel di Medan. Mempertimbangkan keputusan-keputusan yang diambil oleh apa yang dinamakan Mubes PSSSI&B se Indonesia, Pengurus PSSSI&B Jakarta Raya dsk, perlu mengeluarkan Sikap. Pernyataan Sikap ini merupakan tindaklanjut  dari  Pernyataan Sikap PSSSI&B Jakarta Raya dsk pada tanggal 7 Agustus 2011 yang meminta agar Panitia Pelaksanana menunda penyelenggaraan Mubes demi Persatuan dan Kesatuan PSSSI&B di seluruh Indonesia. (Pernyataan Sikap terlampir) […]

LEAVE A REPLY