Berkat Hutauruk dan Saudaranya Diterima di Panti Asuhan Elim

17
1066

JuntakNews (Medan),

Pertanyaan bagaimana kelangsungan hidup Berkat Hutauruk (4,7) dan ketiga saudaranya Afles, Sonya dan Ruth Tania , setelah ditinggal jadi yatim piatu oleh kedua orang tuanya Lintong Hutauruk (46) dan Rosalina br Simanjuntak, mulai terjawab dalam pertemuan Jumat (08/05) yang dilaksanakan di Sekretariat UEM yang berlokasi di Kompleks Perkantoran PGI-W Jl. Pancing Medan.

Hadir dalam pertemuan ini pihak keluarga Berkat, M. Hutauruk (Kakek Berkat), Hutabarat dan Ny. Panjaitan br. Hutauruk, Ny. Hutauruk br. Siburian dan Afles Hutauruk. Perwakilan Panti Asuhan “Elim” yang berlokasi di Pematang Siantar, Ibu br. Tambunan bersama-sama dengan Komite AIDS HKBP Diakones Mathilda Nainggolan, Kristina br. Bangun, Diakones Nurhayati Silalahi dan dr. William Napitupulu. Sedangkan pendamping lainnya tampak hadir Eliakim Sitorus, Prof. BA Simanjuntak, Saurlin Siagian (BAKUMSU) dan Poltak Simanjuntak (GM-PSSSI&BBI).

Agenda pertemuan menyangkut rencana lanjutan pendampingan Berkat dan ketiga saudaranya, serta upaya-upaya lainnya berkaitan dengan perawatan Berkat dan kelanjutan pendidikan Afles, Ruth dan Sonya.

Keluarga dekat Berkat, Kel. Panjaitan dan Kel. Hutabarat menyatakan ketidakmampuannya jika diminta sebagai wali asuh keempat anak yatim piatu ini. Selain alasan kemampuan ekonomi, kedua keluarga ini juga menginginkan agar keempat anak ini diasuh di satu tempat, tidak terpisah-pisah.

Kondisi ini tentu perlu direspon secara tepat oleh pendamping, sehingga mengundang kehadiran pengelola Panti Asuhan Elim yang dinilai memiliki pengalaman, kemampuan dan fasilitas. PA Elim yang merupakan milik Gereja HKBP itu, ternyata merespon positif keinginan pendamping dengan menyatakan kesediaan dan kesiapannya menerima Afles, Ruth, Sonya dan Berkat.

Khusus perawatan Berkat Hutauruk yang hingga saat ini masih dirawat di Ruang III RSU Pirngadi Medan, ternyata sudah memasuki tahapan lanjutan yaitu pemberian obat AIDS atau ARV, setelah kondisi kesehatannya dinyatakan semakin membaik.

Pemberian obat bagi pendirita HIV-AIDS memerlukan PMO (Pengawas Makan Obat) yang disepakati menjadi tanggungjawab Komite AIDS HKBP yang menunjuk Diakones Nurhayati Silalahi, menggantikan Kristina Bangun yang selama ini membantu perawatan Berkat di rumah sakit.

Menyangkut sekolah ketiga saudara Berkat, pihak PA Elim akan mendaftarkannya di sekolah dasar terdekat dengan lokasi panti di Pematang Siantar. Segala sesuatu yang berkaitan dengan administrasi perpindahan hak asuh Berkat dan saudaranya dari pihak Marga Hutauruk ke PA Elim, pihak keluarga diminta untuk mengurus Surat Pindah Sekolah, Surat Keterangan Anggota Jemaat Gereja, Akte Kelahiran, Surat Keterangan Yatim Piatu dari Kepala Desa dan Surat Pernyataan Penyerahan Hak Pengasuhan dari Pihak Keluarga ke Pihak PA Elim.

Menurut Eliakim yang disetujui oleh seluruh peserta pertemuan bahwa semua sumbangan, baik dari web Simanjuntak — Dompet Peduli Berkat, Loving Mom, RSU Pirngadi dan pihak-pihak lain akan dikumpulkan ke rekening Komite AIDS HKBP, untuk selanjutnya dikelola mendukung perawatan, pengobatan dan biaya hidup Berkat dan ketiga saudaranya.

Keputusan pertemuan ini selanjutnya akan dikomunikasikan dengan Direktur RSU Pirngadi Dr. Umar Zein, berkaitan dengan permintaan pihak manajemen RSU memperjelas pihak mana yang menjadi penanggungjawab perawatan Berkat pasca rawat inap dan penerima bantuan yang sempat dikelola oleh pihak manajemen rumah sakit tersebut.

17 COMMENTS

  1. Horas Amang Simanjuntak,

    Mohon maaf saya kurang mengikuti berita ini dari awal?
    Apakah saudara2x Berkat: Afles, Sonya dan Ruth terkena penyakit infeksi tersebut juga?

    Sangat sedih juga mendengar berita yg seperti ini.

    Salam,
    Hartono Sagala

  2. HORAS,

    Wah, senengnya baca kemajuan info ini untuk Berkat HUTAURUK.
    thank YOU, LORD…

    mauliate godang dulu ah untuk,
    * Bapak (Amang Boru) Eliakim SITORUS (bingung mau panggil apa aku karena takut salah heheheeee…) yang sudah mau ikutan capek serta sudah mau memberikan waktunya atas ke-‘peduli’-annya sebagai pendamping
    mampir sekali-kali ke Milis Batak Gaul, jangan di tetangga saja Amang Boru…salah nggak nih panggilan ku? maafff…

    * Panti Asuhan Elim HKBP yang sudah mau menerima ke-empat orang anak, termasuk Berkat HUTAURUK.

    * Ibu Sri Agung, yang sudah bersedia memberikan niat kasihnya (sesuai email yg terbaca di Milis BG ini)

    * Pariban hu (na jugul dan jogal) yang satu ini (bah), Poltak SIMANJUNTAK, atas info dan segala kepeduliannya…pizzzz yaaa?

    Mengingat adanya kemungkinan ke Siantar dan jika ada kesempatan mau lihat secara langsung ke-empat bersaudara HUTAURUK ini, tidak salah jika boleh diberitahukan kepada kami semua yang berada di Milis Batak Gaul (khusus aku, japri juga boleh kok) alamat lengkap Panti Asuhan Elim HKBP beserta telponnya yaaa…?

    tak lupa, iban Poltak SIMANJUNTAK…
    sampaikan salam ku untuk Berkat HUTAURUK beserta kakak/abangnya.
    huh!

    mauliate godang

    peace & love
    ~ds

  3. oras ma di hamu sude akka dongan na marsada di bagasan tangiang nang di sada bagian, di akka sude na manghaholongi si Berkat, di son hu kirim, Email ni Amang Hartono Sagala,na mangalean rohana tu Anggi ta Berkat bersaudara…
    botima sian ahu,

    Aggimuna

    Agnes Br Pane

  4. Hasil pemeriksaan laboratorium klinik menyatakan bahwa Hanya Berkat Hutauruk yang tertular HIV-AIDS, sedangkan ketiga saudaranya Afles, Sonya dan Ruth, tidak.

    Terimakasih

  5. Horas,

    Kami (saya dan istri) sangat terharu dan prihatin sekali membaca kondisi Berkat dan saudara2x-nya. Kami berdoa kira-nya Tuhan Yesus yang Maha Baik hadir dalam penderita mereka.

    Kami rindu utk meringankan penderitaan Berkat dan saudara2x-nya, dgn mentransfer sejumlah Rp500rb setiap bulannya ke mereka. Tapi mohon maaf sekali Inang, kami tidak bisa menjanji-kan sampai kapan kami bisa mentransfer uang ini.

    Tolong dikirimkan no. rekening yg bisa langsung diakses oleh anak2x ini, utk membantu kebutuhan hidup mereka. Kami akan mulai mentransfer sejak bulan ini.

    Tolong sampaikan Salam Hangat dari kami sekeluarga utk Afles, Sonya, Ruth Tania dan Berkat,
    Hartono Sagala/br. Sitanggang

  6. Bapak Sagala dan sekeluarga, Terimakasih atas keleraan bapak untuk memberikan begitu perhatian yang sangat luar biasa untuk Berkat dan sekeluarga… di email yg saya kirim beberapa menit yg lalu, juga telah ada rekening dibawah ini, namun tak ada salahnya saya kirimkan lagi… dan munkin selanjutnya ada Rekening yg sudah disepakati bersama oleh pihak rumah sakit pringadi medan, GM PSSSI BBI (Punguan Simnajuntak), para pemerhati sosial,, selengkapnya bapak bisa lihat berita ini di situs ini.

    Berikut nomor rekening yang bisa bapak pilih untuk memudahkan transaksi, dan selanjutnya ada nomor telp Sdr Poltak yg bisa dihub untuk konfirmasi pengiriman transfer dana…

    Mengakhiri email ini, Bapak, saya menghaturkan banyak2 terimakasih atas kesediaan bapak membaca email ini, dan meluangkan sedikit waktu untuk tetap berdoa bagi keberlangsungan hidup empat bersaudara ini, yang sungguh membuat hati kita terluka secara bersama… tak lupa pula saya mengucapkan terimakasih dan hormat saya untuk keluarga, atas kesediaannya untuk membantu mereka… Terima kasih…Teriring doa untuk kesehatan dan kebahagiaan Bapak sekeluarga…

    (Denggan ma nian molo hudokkhon bahasa batak i ate, bapa..alai on dope tarbahen ahu, disiala hahurangan hu na marbahasa, parjolo ma hupangido maaf…mauliate ma).

    Berkat TUhan

    Agnes Br Pane
    Bandar Lampung

  7. Mauliate Amang Simanjuntak utk info-nya,

    Syukurlah kalo begitu.

    Rasanya sangat sulit membayangkan bagaimana kondisi keluarga yg sangat menderita ini dan bagaimana masa depan mereka nantinya, tanpa kehadiran Bapak dan Mamak, ditambah kesulitan Berkat yg menderita HIV AIDS. Lebih prihatin lagi, tidak adanya keluarga dekat mereka yg mau dan sanggup menampung keempat anak ini.

    Mari kita doakan kiranya Tuhan Yesus Kristus yang Maha Pengampun, Maha Pengasih dan Maha Penyayang, hadir memberikan penghiburan dan kekuatan bagi anak2x yg masih kecil ini: Berkat, Afles, Sonya dan Ruth.

    Kabar berikut akan saya beritahukan sekitar minggu depan melalui jaringan japri aja Amang.

    Salam,
    Hartono Sagala

  8. Tetapi keempat anak ini butuh bantuan, butuh tempat tinggal, butuh bersekolah.. .
    Mari yang tergerak hatinya untuk mengulurkan bantuan. Kami siap menyalurkan kepada keempat anak ini, lewat saluran yang tepat dan benar.

    Syalom., els

  9. Horas buat semua,
    Maaf saya baru sempat nimbrung, banyak yang harus diselesaikan di kantor.

    Puji Tuhan, Loving Moms (LM), milis kami yang kecil dengan member terbatas 100 orang – bersama dengan para Sahabat LM (perusahaan/individu yang menitipkan dana kasihnya lewat LM meski bukan anggota milis) berhasil menghimpun dana kasih untuk Berkat Anugrah Hutauruk sebesar Rp. 12,925,066,- dalam waktu 2 minggu.

    Dalam setiap kegiatan amal Loving Moms, kami biasanya membuka rekening kasih selama minimal 1 bulan. Namun untuk kasus Berkat, kami pikir sebaiknya dana kasih ini diberikan lebih cepat mengingat kebutuhan Berkat perlu segera dipenuhi. Namun demikian, kami akan meneruskan himbauan perhatian dan dana bantuan untuk Berkat sambil menginformasikan nomor rekening yang ditunjuk kepada para donatur yang masih ingin mengirimkan dana kasihnya setelah lewat penutupan rekening kasih di milis maupun blogs LM.

    Dari Ito Eliakim, saya sudah mendapat nomor rekening 0061200725 – BNI Cabang Balige atas nama Loli Simanjuntak, Ketua Komite AIDS HKBP. Mekanisme pengambilan dari Bank dilakukan oleh 2 anggota Komite yaitu Diakones Rosmauli dan Mathilda.

    Atas nama Loving Moms dan Sahabat LM, besok kami akan mengirimkan Dana Kasih kepada nomor rekening diatas. Kami menyampaikan dana ini diiringi doa dan harapan untuk ananda tercinta, Berkat Anugrah Hutauruk agar mendapat bantuan pengobatan, biaya hidup maupun pendidikan.

    Berhubung ini kali pertama Loving Moms menghimpun Dana Kasih yang tidak langsung diserahkan kepada yang bersangkutan, kami memohon bantuan Komite AIDS HKBP agar menyalurkan bantuan ini kepada Berkat untuk dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Kami juga mengharapkan bantuan Amang Eliakim Sitorus sebagai penghubung kami. Saya perlu menyampaikan pesan tersebut, sesuai dengan amanah dari para donatur yang menitipkan dana kasihnya lewat LM.

    Sebagai informasi, Loving Moms bukan hanya terdiri dari satu suku maupun satu agama. Kami berasal dari berbagai latar belakang agama, suku dan golongan. Membagi cinta kasih dengan semua orang tanpa membedakan suku agama dan golongan, itulah visiku mendirikan milis ini 3,5 tahun lalu. Visi itu tertuang dalam tagline LM hingga saat ini: Let’s Share Our Love with Everyone. LM sudah melakukan berbagai kegiatan amal lintas suku dan agama, diantaranya Bantuan Kasih LM untuk Panti Asuhan Nurul Iman, Panti Jompo Kristen Karya Kasih, Rumah Autis Dhuafa, Rumah Kanker Anak Dhuafa, Korban banjir di Kali Pasir Jakarta, Panti Asuhan Kristen Abigail, Panti Jompo Katolik Melania, Panti Asuhan Katolik Taman Fiorety.

    Mohon sampaikan salam kasih dan doa dari Loving Moms dan Sahabat untuk kesembuhan dan mukjijat bagi Berkat, dan juga demi hidup dan masa depan yang lebih baik untuk Afles, Sonya dan Tania.

    Kami sangat mendukung bahwa Afles, Sonya, Tania dan Berkat akan diasuh di Panti Asuhan Elim. Adalah sangat penting agar 4 saudara kandung ini diasuh di rumah yang sama, agar cinta kasih diantara mereka tidak pudar, semakin menguatkan dan saling mendukung. Kisah Afles yang putus sekolah demi menjadi kaki untuk adiknya sangat menyentuh. Kisah keakraban keempat anak yatim piatu ini, sebagaimana dilansir di media massa tentang bagaimana Sonya dan Tania bahu membahu mengganti pampers adiknya sungguh menjadi inspirasi tentang kekuatan kasih.

    Akhir kata, semoga bantuan kasih dari Loving Moms dan para Sahabat LM bisa sedikit meringankan beban Berkat dan kakak-kakaknya, memberikan mereka bantuan untuk bisa menjalani hidup masa kecilnya dengan lebih nyaman dan bahagia demi meraih masa depan yang lebih indah. Diatas segalanya, doa kami untuk kesembuhan dan mukjijat bagi Berkat. Sebab sesungguhnya kita percaya tidak ada yang mustahil bagi Tuhan YME.

  10. Horas Amang Sitorus,

    Trimakasih utk info-nya.
    No Rekening KOMITA AIDS HKBP ini apakah khusus hanya utk Berkat dan saudara2xnya, atau utk banyak orang?

    Apakah no rekening utk transfer dana ke Berkat, masih tetap menggunakan no rekening yg diberitahukan sebelumnya?

    Kami berusaha/rencana untuk melakukan transfer minggu ini daari bank yang lain, berhubung Key BCA kami mengalami masalah.

    Salam,
    HS

  11. Horas Amang

    Mohon maaf karena keterbatasan saya untuk update informasi masalah Berkat Hutauruk dan ketiga saudaranya..

    Namun seperti yang saya baca dari email2 Sdr Eliakim Sitorus,bahwa rekening yg digunakan saat ini untuk penyaluran dana Adalah rekening BNI Cabang Balige atas Nama Loli Simanjuntak.. Ketua Komite AIDS HKBP.. dan berikut saya kirimkan Sepenggal email dari Milis Loving Mom, yang mendapatkan nomor rekening tersebut, dari Sdr Eliakim Sitorus…

    “Dari Ito Eliakim, saya sudah mendapat nomor rekening 0061200725 – BNI Cabang Balige atas nama Loli Simanjuntak, Ketua Komite AIDS HKBP. Mekanisme pengambilan dari Bank dilakukan oleh 2 anggota Komite yaitu Diakones Rosmauli dan Mathilda.”

    Semoga ini bisa membantu Amang Sagala, dan keluarga ini untuk mendapatkan penghidupan yang cukup layak, dan kita sama2 mendoakan,bagi kesembuhan Berkat serta kebelangsungan hidup ke tiga saudaranya, dapat mengenyam pendidikan dan kehidupan yang layak..

    Demikian dari saya, dan untuk menkonfirmasi No rekening ini, mungkin Amang bisa menghubungi Saudara kita yang melakukan tugas mulia pendampingan Berkat CS..

    Eliakim Sitorus , 0813 9628 8426
    Poltak Simanjuntak, 0819 72 77765

    Salam hormat,

    Agnes Br Pane

  12. Maaf saya tidak mengikuti alur ceritanya dari awal, namun satu hal yang membuat kita harus bersyukur bahwa anak2 tidak terlantar dan mereka bisa bersama walau dalam situasi yang berbeda dan didalam hatinya mereka sebenarnya bertanya mengapa kami disini.

    Dimana Papa dan Mama kami, untuk menghibur hati mereka. Saya sangat mengharap hubungan antara anak dan orang tua jangan sempat terputus. Kalaupun mereka udah diasuh oleh Panti Asuhuan, namun satu hal yang tidak bisa dirubah, mereka masih memiliki orang tua sah.

    Saya mau tanya:
    1. Apakah selamanya mereka (anak2) dalam asuhan panti, atau selama orang tua mereka sakit?
    2. Apakah mereka nggak punya saudara yang mau menerima mereka, sehingga mereka harus ditempatkan di panti asuhan ?

    Maaf… bukan bermaksud apa2, saya hanya merasa sedih jika mereka berada dipanti. Kalau mereka masih ada suadara pasti alangkah lebih baik. Karena kasih sayang pasti berbeda, semoga permasalahan yang timbul dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya.

    Buat pengurus panti, Trima kasih ya sudha mau meneima mereka. Semoga Tuhan Yesus yang membalasnya, Salam dari kami buat semua.

    Trims, JBU.

    Tetty Simanjuntak

  13. pak saya ini adalah mantan dari anak P.A Elim Pematang sianta taman tahun 2008 yang lalu , sekarang saya sudah dimandirikan dan saya melanjutkan kuliah saya dibantu dengan keluarga saya yang ada di jakarta. pak bila bapak memang betul – betul untuk mempercayakan mereka ke Panti Elim… Percaya bapak tuhan itu maha baik… penyakit apapun….masalah apapun yang dia hadapi Tuhan pasti bantu… seperti saya sejak kecil umur 2,5 tahun sampai saya besar sekarang umur 19 tahun… percaya ya pa dan mari kita doakan Tuhan pasti berbaik hati dan tidak pernah meninggalkan anak – anak yang dikasihinya… karena dia pasti mempunyai sahabat… keluarga… orang tua yang baik di sana. jangan takut dengan apapun yangterjadi di kemudian hari karena itu sudah tanggung jawab panti dan apabila mreka besar nantinya ,,, dan jika mereka pintar pasti dikuliahkan .. ataupun jika mereka berdedikari yang baik Panti akan mencarikan tempat pekerjaan yang sesuai dengan keahliannya serta mengkursuskannya pabila dia tak mampu. sekian dulu pak. dan masalah satu rumah pak.. jika mereka sudah di tempatkan di panti berkewajiban seperti dirumah sendiri jika ia sebagai adik harus mampu menjalankan tugasnya sebagai kakak… dan jika sebagai seorang kakak harus memberi yang terbaik kepada semu adiknya… dan satu tidak ada yang dibeda – bedakan karena semua kami di sana satu dalam nama Yesus kristus.

    trimakasih
    salam kenal

    natanael panjaitan

  14. pak saya baca ulang tadi commemen saya… maksud saya jika dia sebagai adik harus menjalankan tugas sebagai adik.. contoh: menghormati kakanya, mau di suruh kakanya dan semua anak asuh harus saling mengasihi dan hormat pada ibu asuh dan taat pada peraturan Trimakasih. SYALOOM

  15. Hi Poltak,

    Apakah anak-anak yg ada di Panti Asuhan Elim tsb boleh diadopsi. Tolong kirim jawaban secepatnya. Thanks.

  16. Syaloom,

    Saya seorg ibu rumah tangga dan bekerja… tapi tidak fulltime ..saya rindu melayani dan saya bisa punya waktu 1 hari untuk tiap minggunya membantu untuk tenaga di Panti Asuhan maupun Panti Jompo. tolong bisa informasikan dimana saya bisa menyalurkan kerinduan saya…..karna ingin menyumbang materi saya terbatas…hanya tenaga n pikiran yg saya bisa berikan…..

    JBU
    Anna

LEAVE A REPLY