Marsillam Simanjuntak, Batak dari Yogyakarta

16
1110

Dia seorang pejuang demokrasi berintegritas tinggi. Marsillam Simanjuntak, aktivis Forum Demokrasi (Fordem) yang juga mantan Sekretaris Kabinet dan Jaksa Agung era pemerintahan Gus Dur, itu dipercaya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memipin Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi (UKP3R). Pengangkatan ini membuat Wapres Jusuf Kalla dan Partai Golkar seperti kebakaran jenggot.

Marsillam yang digambarkan oleh KH Abdurrahman Wahid sebagai teman yang sama-sama berjuang di Forum Demokrasi (Fordem), tampaknya sangat ‘ditakuti’ beberapa politisi Orde Baru. Maklum, pria Batak kelahiran Yogyakarta, 23 Februari 1943, itu pernah mendekam 17 bulan di rumah tahanan militer, setelah disangka terlibat Peristiwa Malari dan tanp pernah diadili, pada era pemerintahan Orde Baru (Golkar).
Lulusan Fakultas Kedokteran UI (1971), menikah dengan Krisni Murti , yang dikaruniai dua orang anak, Andrei Poltak dan Adinda Simanjuntak mengawali karier sebagai dokter penerbangan di Maskapai Penerbangan Garuda. Keluar dari tahanan militer (1975), ia dipercaya sebagai Kepala kesehatan Garuda. Namun, dia kemudian dipensiunkan dini karena menolak menjadi anggota Korps Pegawai Negeri (Korpri) dan indoktrinasi P-4.

Kemudian dian aktif sebagai aktivis demokrasi di Forum Demokrasi (Fordem) bersama-sama dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ketika Gus Dur terpilih menjadi Presiden (1999-2001), Marsillam diangkat menjadi Sekretaris Kabinet dan sempat menjabat Jaksa Agung setelah pejabat sebelumnya Baharuddin Lopa wafat. Dia pun sempat menjabat Menteri Kehakiman menggantikan Yusril Ihza Mahendra yang diberhentikan Presiden Wahid.

Dalam proses seleksi menjadi anggota Komisi Pemebrantasan Korupsi (KPK), Marsilam sebenarnya mempunyai rangking tertinggi. Namun setelah hasil seleksi diserahkan ke DPR, Marsillam tak terpilih. Maka ketika Presiden SBY mengangkatnya memimpin UKP3R didampingi dua deputinya, Letjen TNI (pur) Agus Widjojo dan Edwin Gerungan, beberapa pihak, khususnya para politisi Golkar begitu keras menolaknya.

Wapres dan beberapa kader Golkar menilai wewenang UKP3R itu terlalu besar bahkan tumpang tindih dengan tugas Wapres dan menteri koordinator. Dalam pasal 4 Keppres 17/2006, UKP3R mendapat tugas dan kewenangan yang cukup besar dalam membantu tugas presiden. Fungsi UKP3R dalam keppres itu, antara lain, membantu presiden menetapkan sasaran perubahan dan prioritas pencapaian kemajuan yang harus dilakukan dalam waktu tertentu, membantu presiden menemukan kelemahan dalam pelaksanaan program dan reformasi serta cara mengatasinya, menampung saran dan keluhan masyarakat dan dunia usaha.
Selain itu, UKP3R ditugaskan memantau dan menganalisis kelemahan pelayanan publik yang terjadi serta membantu presiden menetapkan perbaikan mutu administrasi publik dan pelaksanaan pembaruan tata kelola pemerintahan.

Pembentukan unit kerja tersebut memantik kegalauan kader Golkar. Partai Golkar paling menentang kehadiran Tim Marsillam tersebut. Sementara, di kalangan pengamat, itu merupakan bentuk ketidakpercayaan presiden kepada para menteri.
Sehingga UKP3R ini sempat diinformasikan dinonaktifkan sesaat setelah Wapres Jusuf Kalla bertemu Presiden SBY. Namun beberapa hari kemudian Presiden SBY memperi penjelasan yang menegaskan bahwa tim ini berjalan terus.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mempertahankan pembentukan Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi (UKP3R) melalui Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2006. Lingkup tugas dan kewenangannya diperjelas. Sikap untuk mempertahankan UKP3R itu dijelaskan sendiri oleh Presiden Yudhoyono kepada pers, Kamis (9/11) malam.

Saat memberikan penjelasan, Presiden tampil di mimbar sendirian, ditunggui Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi dan empat staf khususnya, yaitu Andi Mallarangeng, Dino Patti Djalal, Sardan Marbun, dan Irvan Edison. Dua stasiun televisi, yaitu TVRI dan Metro TV, menayangkan langsung penjelasan Presiden yang membaca teks sekitar 25 menit tersebut.

Presiden mengatakan, pembentukan UKP3R dengan lima tugasnya adalah bagian dari tanggung jawabnya sebagai kepala pemerintahan untuk memenuhi janji perubahan kepada rakyat. Lima tugas UKP3R seperti ditegaskan Presiden adalah perbaikan iklim usaha/investasi dan sistem pendukungnya, pelaksanaan reformasi administrasi pemerintahan, peningkatan kinerja BUMN, perluasan peranan usaha kecil menegah, dan perbaikan penegakan hukum.
“Terus terang, jika kelima program dan upaya itu tidak berhasil, pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat, termasuk penciptaan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan, tidak akan berhasil. Wajib hukumnya bagi saya untuk terus mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan program itu,” ujar Presiden.

Presiden memberi penjelasan melalui pers setelah dua minggu terakhir muncul polemik dan silang pendapat tentang pembentukan UKP3R yang dipimpin Marsillam Simandjuntak. Presiden menilai polemik itu telah melebar, sering kurang relevan, dan keluar dari konteksnya. “Banyak pihak bahkan cenderung meletakkan keberadaan UKP3R dalam konteks politik, bukan dalam konteks manajemen pemerintahan,” ujarnya.
Dalam penjelasannya, empat kali Presiden menegaskan posisinya sebagai kepala pemerintahan dan pemimpin kabinet. Sebagai pemimpin, Presiden mengemukakan, dirinyalah yang paling bertanggung jawab atas efektif atau tidaknya manajemen pemerintahan. Dua kali Presiden menegaskan tanggung jawabnya sebagai pemimpin itu.

Untuk penegasan posisi dan tanggung jawabnya ini, Presiden merujuk Undang-Undang Dasar 1945, Pasal 4, yang menyatakan, “Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD”.
“Sudah barang tentu, pembentukan unit kerja yang ramping (efisien) menjadi kewenangan saya selaku presiden. Dalam manajemen pemerintahan, sayalah yang paling bertanggung jawab atas efektif atau tidak efektifnya manajemen pemerintahan itu,” tuturnya.
Presiden menjelaskan, pembentukan UKP3R merupakan tindak lanjut evaluasi dua tahun manajemen dan kinerja pemerintah. Setelah evaluasi disimpulkan, keperluan untuk meningkatkan pengawasan dan pengelolaan semua agenda agar program pemerintah berjalan baik, sasaran dapat cepat dicapai, dan masalah yang muncul dapat diatasi dan diselesaikan.
Empat “bukan” tugas UKP3R

Presiden menjelaskan lingkup tugas dan kewenangan UKP3R. Untuk mempermudah pemahaman, Presiden menyatakan ada empat hal yang tidak atau bukan tugas UKP3R.
Pertama, UKP3R tidak mengambil keputusan dan tidak menetapkan kebijakan pemerintah. Kedua, UKP3R tidak memberikan instruksi dan arahan kepada menteri dan anggota kabinet. Ketiga, UKP3R tidak melakukan tindakan investigasi atau pemeriksaan atas hal yang berkaitan dengan masalah hukum seperti korupsi. Keempat, UKP3R bukan “pos politik” dan pejabatnya tidak dalam kategori political appointee seperti menteri, tetapi adalah “pos manajemen” yang jadi perangkat presiden selaku pemimpin eksekutif tertinggi.
UKP3R berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Dalam pelaksanaan tugas ini, Presiden dibantu Wakil Presiden. “Jadi, Wapres tidak excluded, tetapi included,” ujarnya.

Dalam penjelasannya, Presiden menjelaskan jalan panjang hingga keluarnya Keppres No 17/2006. Para menteri terkait dan Wakil Presiden dilibatkan dalam pembahasannya. Untuk efektivitas kerja UKP3R, sedang disusun ketentuan teknis dan prosedural, antara lain menyangkut hubungan kerja UKP3R dengan jajaran kabinet secara umum demi peningkatan keberhasilan dan tugas kabinet keseluruhan.

Nama:Marsillam Simanjuntak
Lahir:Yogyakarta, 23 Februari 1943
Istri : Krisni Murti MS
Anak : 1. Andrei Poltak Simanjuntak dan 2. Adinda Simanjutak.
Pendidikan:
– Fakultas Kedokteran UI (1971)
Karir:
– Dokter Penerbangan di Maskapai Penerbangan Garuda
– Menteri Sekretaris Kabinet Kabinet Persatuan Nasional, 1999-2001
– Jaksa Agung, 2001
– Pj Menteri Kehakiman, 2001

dari berbagai sumber…

16 COMMENTS

  1. Sangat menarik membaca biografi seorang tokoh Batak seperti Bapak Marsillam Simanjuntak. Satu kebanggaan besar bagi kita orang Batak, khususnya marga Simanjuntak,pernah ada orang Batak idealis menjabat Jaksa Agung.Lebih menarik lagi jika ada sebuah buku yang menulis lengkap tentang pak Marsillam.Dari paparan lebih detil, mungkin bisa disimak, kalau dari sisi tarombo kira-kira bagaimana partuturan sesama kita dengan beliau, apakah beliau pomparan Raja Mardaup, Sitombuk, atau Hutabulu, dan berasal dari mana.Masih banyak figur marga Simanjuntak berprestasi hebat di semua lini, yang perlu di “web”kan melalui “simanjuntak.or.id” kita ini,nantinya bisa jadi referensi bagi generasi penerus. Horas 3 x.
    Dari Saya: Leonardo Simanjuntak Mdp, di Bona Pasogit Silindung

  2. Marsillam menurut sumber yang dipercaya adalah keturunan Raja Mardaup No. 15.

    Lewat web ini kita mencoba memblow-up Simanjuntak Sitolu Sada Ina, Paniaran, Boru, Bere dan Ibebere yang telah berhasil menorehkan bakti untuk Bangsa, Negara dan Marga.

    Jika ada mau usulkan siapa yang mau dimuat silahkan saja….

  3. Horas, Bapa Poltak yang baik hati,tidak sombong dan rajin menulis (hehhee)

    jika mungkin “Web ini tidak hanya mem ‘blow-up’Pomparan Simanjuntak Sitolu Sada Ina, Paniaran, Boru, Bere dan Ibebere saja…

    Tapi seorang tokoh yg bisa menginspirasi kita… bisa dari kiprahnya di aspek sosial/budaya/teknologi/politik/agama/hukum dsb…next time bisa saya kirimkan beberpa referensi profil.. untuk disortir/uji kelayakan…

    Terimakasih…(Ini hanya saran..diterima Ya Puji Tuhan,kalo GAk? hmm awas ajahhh,hehehhe)

    Agnes br Pane

  4. Kalau mau mem-blow-up tokoh di luar Simanjuntak Sitolu Sada Ina di web ini, kayaknya sulit do ito. Lok ma di web na asing di bahen na sida, annon ponjot web nami on. Hahaha….

    Emang ada rencana menulis tentang DL. Sitoruskah? Buat aja di webnya Pane, Boru, Bere dan Hallet…

  5. Horas

    Dari mardaup sian sigumpar,,sonari tinggal di batam

    Ahu dang pola sering mambuka web on,palingan sahali sahali do, alai las situtu do rohaku adong web khusus simanjuntak sbagai bahan seharing imformasi, dung hu bacca nakkin riawat na di atas, ternyata halak amang manang bapai ( marsillam ) adalah tokoh na lumayan ok do hape,, alai sayang di batam gak pernah ke dengaran,

    Saya harap nian molo adong simanjuntak na diginjang maksudnya na lumayan mantap gitulah.. unang holan di sada luat nian disosialisasikan,, molo boi mendunia lah,,

    Songonidokahh ??

    Regards
    Batner Simanjuntak

  6. Menurut pendapat saya, hendaklah profil yang ditampilkan dengan tegas menyatakan bahwa dia adalah simanjuntak m,s,h dengan nomor sekian. Mengingat web ini dibuat untuk hal demikian. Saya dulu pernah dengar, mudah-mudahan tidak, Bp.Marsilam dari bagian depan. Hanya Bapa Uda Poltak yang melengkapi tulisan in dengan menyatakan dari M15. Itu pun dari menurut sumber layak dipercaya. Tidak ada penegasan. Bagaimana redaksi perlu diperjelas hal ini?
    Sekali maaf jika ini menjadi persoalan.

  7. Horas….

    Sekedar saran untuk para pengurus u/ mau berkorban lebih & lebih lagi agar dibuat “kolom” masing masing penulisan spt Hukum, Tokoh, Politik etc.

    Saya optimis Web ini bisa menjadi motivasi bagi marga-marga yang ada di-Nusantara ini. Dan diharapkan bisa sebagai “Data Base” bagi siapa saja yang memerlukannya.

    Saran dari ito Agnes yg mengharapkan figur/tokoh dari marga lain u/ bisa ditampilkan di Web ini saya rasa sangat Positif, sebagai inspirasi kepada Generasi Simanjuntak juga sebagai provokasi kepada marga lain untuk dapat memulai aktifitas yang sama atau lebih dari marga Simanjuntak (Website).

    Dimasa Bung Karno Etnik Batak banyak menempati posisi yang baik didalam struktur kepemerintahannya maupun swasta dikarenakan Loyalitasnya yang jelas dan pekerja keras.
    Ter-akhir hanya ada TB. Silalahi yang bisa menjadi Wantimpres dimasa SBY.
    Yang menjadi pertanyaan apakah diperiode yang akan datang etnik Batak masih ada yang “Luar Biasa” dan bukan biasa-biasa saja yang dapat ditampilkan?????

    Saya optimis bahwa jika generasi muda etnik Batak mempersiapkan diri dengan baik dan Takut akan Tuhan, etnik Batak menjadi tidak sama dengan yang ada didunia ini dan layak memimpin bangsa ini.

    Bravo Simanjuntak

  8. Horas ito…trims dukungannya, ayo siapa lagi yg setuju…??? (walaupun tak perlu ketik reg_agnes, supaya mengalir dukungan untuk ku, belum sanggup menyandang simanjuntak idol hehehe,ntar si angel merengut)

    Saya yakin dan percaya, diluar kesadaran kita, bahwasanya dalam kehidupan kita sehari2, kita sangat dekat dengan tokoh yg luar biasa, bahkan jauh dari biasa2 saja.Dia itu sangat dekat dengan kita, sahabat kita mungkin, teman sepeminuman kopi, marnonang kosong, diskusi intelek…sayangnya kita terlalu membandingkan dia dengan para tokoh yang mungkin klasifikasi pembandingnya sangat prestisius, piawai di bidang penemuan spektakuler misalnya, atau politikus yang mungkin saja kita ragukan loyalitasnya terhadap kehidupan bernegara…(bukan ito Palti Jackson Simanjuntak lho,sungguh…)

    Orang yang dekat dengan kita, yang mampu menghadirkan tawa saat kita galau, dekat di hati kita, ketika kita tak mampu menyuarakan nurani saat kita terhimpit beban masalah, mengispirasikan bahkan menggerakkan kita untuk tidak mementingkan diri kita saja tapi peduli terhadap sesama, keberpihakannya terhadap keadilan, menggalang simpati maupun dana…itu merupakan effort luar biasa, namun kadang kita menganggap dia biasa saja…

    Paling tidak kita bisa mengangkat Tokoh yg kita anggap “Biasa” ini justru layak menjadi pemimpin masa depan. Dan Salah satu, dua, tiga, empat, lima, dstnya adalah dia hadir di tengah2 kita, ada diantara saya dan anda..
    Bisa jadi anda, dia, saya atau kita secara bersama-sama… Mari kita coba peka, menyadari betapa kehadiran dia memberi warna yg nyata, kesan yang mendalam bagi perikehidupan kita secara pribadi, maupun org lain…Anda, Teman Anda…bagi “mereka” adalah Tokoh yang luar biasa… Walaupun samar saya dengar dia berkata…”Ahh godang hatam…” tapi saya yakin,, dia tahu komentar ini merujuk kepada siapa…

    Berjiwa besarlah untuk menerima bahwa anda penting bagi keberlangsungan hidup banyak orang…Bravo Simanjuntak, Bravo Sitorus (hehehe) Bravo Bangso Batak…dan ini bukan “biasa-biasa saja”

    Tak muluk-muluk bercita2 menjadi lebih besar dari Bapak Marsilam yth, atau Alm Marinus Simanjutak… sebutlah tokoh spektaluer lainnya, tapi bagaimana Simanjuntak, atau marga-marga yang lain bisa membuat orang lain bahagia, kembali tersenyum, Anda Adalah Tokoh sejati!!! Tokoh yang sangat luar biasa…

    Boti ma sian ahu, yg jauh dari Luar Biasa ini…mauliate

    agnes br pane

  9. Ampara Romel, saya juga tidak tau persis beliau horbo apa.
    Tapi yang saya tau, waktu MUSEK (Musyawarah Sektor) PSSSI&B se Jabotabek tahun 2000 beliau Hadir.
    mungkin ini bisa mengeliminir kegalauan hati Ampara.
    Horas
    EP Simanjuntak No.16 (H)

  10. Horas semua,

    saya adalah keponakan kandung Pak Sillam (sebagaimana kami di keluarga menyebut beliau). Ibu saya adalah adik bungsu Pak Marsillam dan saya hanya ingin memperjelas bahwa Pak Sillam adalah keturunan Simandjuntak M 15.

    Saya harap the matter is clear. Terima kasih.

  11. Horas bere Narissa,

    Terimakasih karena memberi informasi menambah kelengkapan mengenai Marsillam Simanjuntak. Jika bertemu dengan beliau, mohon beritahu bahwa ada web Simanjuntak yang memuat info tentang beliau.

    Kami bangga memiliki seorang Marsillam…

  12. seorang yang Pintar, memiliki Integritas,sulit untuk mengatakan kekaguman yg luar biasa untuk Bapak marsillam,yg pari Semoga Bapak tetap menjadi orang yang takut akan Tuhan.dn smoga akan lahir anak2 bangsa, yg mengikut prestasi yang Bapak torehkan

    sangat ingin bertemu langsung,hehehe..

  13. Bravo Simanjuntak,
    Bravo Pak Marsillam,
    Setelah Bapak menjadi saksi di Pansus Bank Century pada hari Senin tgl 18 Januari 2010 yg lalu, membuat semua orang yg menonton Bapak di Metro TV dan TV One terkagum-kagum (terlepas siapa yg bersalah).
    Seluruh anggota Pansus dapat Bapak kendalikan dengan Smart.
    Teman2 saya satu kantor, demikian juga yg ada di Jawa, Sulawesi, Maluku, Papua, Kalimantan menanyakan masih saudara ya sama Marsillam Simanjuntak, tdk percuma Alm Gus Dur mengangkat dia menjadi anggota Kabinetnya.
    gbu

  14. Aku benar-benar kagum dengan pak marsillam yang cerdas, tegas, jelas, diplomatis dan berdaya ingat tinggi. semua anggota pansus adalah orang-orang pilihan tapi pak marsillam ada di atas mereka.

  15. terimakasih semoga banyak tumbuh di Negara tercinta ini Raja yang memikirkan teman bukan Raja yang memikirkan diri sendiri Pak Marsillam menahan hidup mengalami Hukum dan banyak lagi demi orang banyak .harapankitasemua kiranya yang pintar mengayomi yang bodoh yang bijak mengayomi yang dungu Demi pemerataan Hidup DEMOKRASI DI NEGARA TERCINTA INI Horasss BAPAK MARSILLAM TERMAKASIH WEB YANG MEMPUBLIKASIKAN.

LEAVE A REPLY