Saturday 11 February 2012 - 12:01 pm

Boru Simanjuntak Mencari Keadilan

By Bungaran Simanjuntak (M14) - Thu Apr 02, 11:39 pm

Sumber: Harian Global
Diperkosa Tetangga, Gadis ABG Lapor Polisi
Saturday, 28 March 2009 01:08

ES akhirnya tak kuasa menahan perasaannya. Dengan ditemani kedua orangtuanya, gadis cilik berusia 13 tahun warga Desa Parbubupea Kecamatan Tarutung Tapanuli Utara ini mendatangi Mapolres Tapanuli Utara, Kamis (26/3). Ia mengadukan tetangganya yang telah merenggut kesuciannya.

Kepada polisi, gadis ayu yang masih duduk di bangku kelas II SMP itu mengatakan, ia telah diperkosa oleh S (40) sebanyak dua kali pada bulan Januari dan Februari 2009. Diungkapkan ES, ia diperkosa pelaku di belakang rumahnya.

Kapolres Taput melalui Kaurbin Ops Ipda Mhd Hasan mengakui adanya laporan pemerkosaan oleh korban. “Berdasarkan pengaduan korban, dia diperkosa di belakang rumahnya. Tetapi sejauh ini, polisi belum melakukan penahanan terhadap tersangka. Kita masih mencari alat-alat bukti akurat terkait kasus ini,” ujar Hasan.

Diterangkan Hasan, berdasarkan pengaduan ES, pihaknya sudah melakukan penyelidikan dengan mencari bukti awal pengungkapan kasus. “Jadi kita masih status lidik, sebab keterangan saksi korban bahwa dia diperkosa bulan lalu. Sedangkan tersangka S tidak mengakuinya,” terang Kaurbin Ops.

Hasan juga menjelaskan, pihaknya belum menahan tersangka pemerkosaan itu karena belum memenuhi unsur pidana, seperti ditemukannya dua alat bukti.

“Kita tetap melakukan lidik, dan masih menunggu hasil visum dokter. Kita tunggu saja hasilnya,” ucapnya.
Sementara keluarga korban ES mengaku sangat kecewa dengan kinerja Polres Taput, yang belum juga menahan tersangka. Padahal pengaduan resmi sudah ada.

Berikut ini berita yang kami dapatkan dari salah satu dongan tubu di Parbubupea:

Goarhu Rudi simanjuntak,no 17 mardaup,namora sende,pinompar ni oppu parmutik namangaratto tu parbubu pea…

Napabotohon sekalian namangido bantuan do au tu hamuna keluarga besar simanjuntak.nungnga terjadi pemerkosaan tu borutta ima ES,kls 2 smp,umur12 taon..molo pelakuna halak jawa alai mangalap br tobing sian parbubu pea..awal kejadianna ima 2 bulan naung salpu,alai tarbotoma dung tanggal 26 maret 09.jadi nga hamil anggo si ES i.jadi namangido bantuan majolo au tuhamuna,jala manukkun tuhamuna boasa si pelaku boi malua???hape nga diaduhon tupolisi asa di takkup,memeng di takkup do sipelaku alai boi malua dung sahat kepala desa parbubu pea tu kantor polisi.jadi malam i tanggal 26 maret 09 tarbotoma tu akka naposo ni simanjuntak dohot na asing,gabe spontanitas murukma halaki.di hajarma halak jawai,sampe marrumah sakit.jala pas lao naposo tujabui jelas hian do halak jawai mangakku naibana do pelaku pemerkosaan i..hape gabe akka naposoi di takkup tukantor polisi.memang nga sahat on barita on tu amang uda Ottonier simanjuntak,dohot tu perlindungan anak.alai lebih pos do roha molo hita menyelesaihon masalah on.


  • bpak polisi, hamil itu sakit pak,apalagi hamil diluar nikah dan masih dibawah umur,jadi tolonglah cepatlah bertindak,tangkap pelakunya,bagaimana kalau ini terjadi di keluarga bapak ( maaf pak )apakah bapak polisi akan membiarkan pelakunya berkeliaran diluar dan melakukan hal yang sama dengan orang lain??
    jadi tolong ya pak……………

    May 08 2009
    CommentsLike
    • P. Simanjuntak

      Memang susah aparat hukum kita, mereka selalu bekerja seperti robot(mengatasnamakan undang2) dan tidak berpikir dengan hati nurani……..tetapi menurut saya yang dilakukan keluarga kita simanjuntak sudah benar…….dan apabila kita melihat kejanggalan, kita bikin aja hukum sendiri (dark jastice) dan saya setuju sekali dengan hukum adat>>>horas

      April 16 2009
      CommentsLike

      • Horas di hita sudena,

        Belum ada dua jam saat saya memberikan komentar pertama dengan segala informasi singkat melalui web simanjuntak ini saya berusaha melakukan upaya komunikasi dengan Kapolres Tarutung disertai dengan doa tidak lebih 2,5 jam menunggu akhirnya jawaban SMS Kapolres saya terima sebagai berikut : Terimakasih, untuk melakukan upaya paksa Polisi harus memiliki bukti sesuai aturan yang diatur dalam UU, saat ini pelaku sudah kami tahan karna sudah cukup bukti, terimakasih atas perhatiannya, Horas.
        (12/04/2009 time 18.08.56 Wib)

        Demikianlah saya sampaikan agar sude hita mambotosa dan terus kita berikan dan galang perhatian untuk persoalan boru kita tersayang ES.

        Mauliate,

        Elfis P.Simanjuntak

        April 12 2009
        CommentsLike

        • Terus terang baru baca kasus perkosaan terhadap boru kami ES yang sangat memilukan hati, sampai saya berfikir sudah seburuk itu kerusakan moral di bonapasogit ini ?
          Harapan saya secara pribadi agar Bpk Kapolres dan jajaranya segera melakukan test dna agar si pelaku tidak bisa berkeliaran lagi atau untuk demi hukum itu sudah jelas pak dan tidak mungkin pengakuan dari seorang anak yang masih duduk dibangku sekolah banyak rekayasa saya fikir pak Polisi telah mengetahui kebenaran itu semuanya dan semoga pak Kapolres segera melakukan tindakan yang tepat sebelum semuanya menjadi terlambat.
          Semoga perbuatan ini tidak terulang lagi di bonapasogit ini terutama kepada para pendatang karena kamipun dirantau ini menganggap lingkungan dan tempat kami adalah yang perlu dijaga dan dirawat tatanan sosial agar aman dan penuh kesejahteraan, itu doa kami buat buat kita semua.
          Semoga cepat teratasi…Horas.

          Elfis P.Simanjuntak (SH15)

          April 12 2009
          CommentsLike
          • Pontaseddy

            Buat ds, terimakasih atas sharingnya di web Simanjuntak ini,
            tapi…. di web ini sdh ada rule-nya, yaitu wajib menyebutkan nama, bagi yg punya marga juga diwajibkan u/ menyebutkan….kalaupun menyebut pariban dg Bapa Poltak, belum tentu kami bisa menebak marganya ds, bisa saja marga nya Ito sama dg marga istrinya bapa Poltak, atau marga ito sama dg marga Ibunya Bapak Poltak atau ds adalah borunya mataniari binsar psssi@b, yaitu marga sihotang.
            In my point of you…….. molo sebutan Inang Soripada dalam bahasa batak… sdh benar …… tapi…. kalau Amang Soripada baru kali ini saya baca.
            Mohon maaf kalau saya membetulkan, sebutan untuk suami dalam bahasa Batak adalah Amang Raja Doli, dan apabila di mangajana alias pesta unjuk sebutan untuk laki2 orang Batak adalah Amanta Raja…..dan buat Ibu2 adalah Inanta Soripada.
            Semoga kita makin mengerti mengenai adat Batak.

            April 08 2009
            CommentsLike
            • Andreas

              jadi saya harap kasus-kasus seperti ini dapat ditindak dengan tegas, dan berikan hukum yang mengakibatkan “effek jera” sehingga orang lain kalau mau berbuat hal seperti ini berfikir ribuan kali.

              April 07 2009
              CommentsLike
              • Andreas

                Salam semua,

                saya heran dengan “sistem hukum” yang berlaku di negara kita dalam beberapa kasus yang belum tahu kebenaranya sang pelaku pada saat itu juga ditangkap, sendangkan yang kita lihat dalam kasus ini pelaku bebas berkeliaran walaupun sudah ada yang melapor.

                Mungkin di sisi Hukum kita sudah tepat tapi pihak-pihak yang mejalankanya kurang menjalankannya dengan baik.

                tolong segera di selesaikan pak polisi kasus ini, kasihan anak gadis itu.

                survey yang pernah dilakukan menyatakan bahwa gadis-gadis muda yang menjadi pekerja sex commersial itu awalnya mengalami tindakan-tindakan pelecehan dan kekerasan seperti ini baik dalam rumah tangga maupun pergaulan ataupun lingkungannya. Hidup yang hancur mungkin membuat mereka jadi tidak dapat berfikir jernih dan mungkin prustasi, malu, berfikir tidak dapat memiliki pasangan hidup yang “baik” lagi, sehingga mengambil jalan seperti ini.

                jadi saya harap kasus-kasus seperti ini dapat ditindak dengan tegas, dan berikan hukum yang mengakibatkan “hukum jera” sehingga orang lain kalau mau berbuat hal seperti ini berfikir ribuan kali.

                Wanita untuk dikasihi dan dilindungi, bukan sebagai pelampias nafsu ataupun bahan melampiaskan amarah.

                GBU all

                April 07 2009
                CommentsLike
                • parlindungan simanjuntak

                  horas,….
                  kejadian macam ini sudah terjadi berulang2 kali, namun kita hanya menunggu tindakan hukum. hukum sendiri masih menunggu aparat yang bertindak, aparat sendiri masih menunggu bukti dan pengakuan…alangkah lamanya proses hukum di negara kita. saya sendiri menganggap tindakan muda-mudi kita yang ambil tindakan main hakim sendiri wajar…siapa yag tahan saudara(iboto) diperlakukan tidak wajar. seharusnya kita selaku orang batak harus membuat suatu sanksi adat, (masa bali aja yang bisa punya polisi adat) ya paling tidak diwilayah kita SUMUT, persoalannya hukum adat lebih cepat prosesnya dari pada hukum negara, adat hanya membutuhkan kesaksian dan pengakuan lalu ditetapkan sanksi adat….klu tidak ada jalan lain ………………………………………………andalkan hargadiri sesuai dengan lagu anak medan ok

                  April 07 2009
                  CommentsLike
                  • Pontaseddy

                    Di bona ni pasogit pe dang aman be pomparan ta i, ba nga putor songon langkitang, boha nama i,
                    Tolong PSSSI&B yg berada di Tarutung agar merespon permintaan orang tua korban tsb, jangan didiamkan, karena kejadian ini tidak bisa ditoleransi secara hukum, adat, agama maupun moral.
                    Segera korban dibawa ke RS untuk di Visum dan apabila dianggap perlu sekalian test DNA (kalau memang sdh hamil).
                    Asa unang dipabiasa mangulahon na so suman di Bona Pasogit.
                    tarlumobi tu pomparan ni PSSSI&B.
                    Sian hami na diparserahan.

                    April 06 2009
                    CommentsLike
                    • leonardo t.simanjuntak

                      kita angkat topi kepada pak Kapolres apabila kasus ini ditangani secara obyektif, dan saya yakin sosok pak Johannes adalah tipe pimpinan polisi yang akurat dalam menindaklanjuti sebuah masalah.
                      Terkadang yang dikhawatirkan adalah jika dalam kasus seperti ini ada intervensi yang membuat kabur masalah. Dan perlu dihindari jangan sampai memicu SARA ,karena pelaku pemerkosa tersebut kebetulan orang Jawa yang notabene adalah juga orang kita Indonesia, dan juga masih terpaut dengan komunitas Batak (beristerikan boru Tobing dari Tarutung). Yang penting dalam masalah ini, saya imbau agar kebenaran ditegakkan seadil-adilnya, tanpa pandang bulu. Bravo buat atensi keluarga besar Simanjuntak di seluruh dunia. Horas
                      Dari: Leonardo Simanjuntak Mdp, pemerhati fenomena sosial, penulis dan kontributor media

                      April 05 2009
                      CommentsLike