DR. Barita Simanjuntak, SH, MH, Dekan FH-UKI Jakarta

27
2085

Sosok Tinggi Ilmu, Tinggi Iman dan Tinggi Pengabdian

Dr. Barita L.H. Simanjuntak adalah putra bungsu dari 12 bersaudara anak pasangan Praeses Emeritus Washington Simanjuntak STh – D. Br Siahaan. Lahir di Tarutung, 12 Juli 1971 menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah pertama di Methodist 1 Medan dan SMAN 1 Medan. Masuk Fakultas Hukum USU hingga selesai dan melanjut program pasca sarjana di Fakultas Hukum UI. Dan terakhir meraih gelar Doktor dari salah satu universitas terbaik di negeri ini.

Lingkungan Barita Simanjuntak kecil memang mendekatkannya pada gereja dan organisasi gereja, mulai dari N-HKBP hingga GMKI. Karier organisasi gereja mengantarnya menjadi sekretaris jenderal GMKI pada 1996 – 1998 dan mengantarkannya menduduki posisi puncak organisasi kemahasiswaan Kristen Indonesia tersebut.

Sukses berorganisasi Kristen di Indonesia, sukses pula di luar negeri. Barita Simanjuntak adalah pengurus Federasi Mahasiswa Kristen Dunia dan pernah berkunjung ke Amerika Serikat dalam memenuhi undangan Mahasiswa Kristen negeri adidaya itu pada tahun 1999. Pria low proffile yang intonasi bicaranya tegas namun lembut itu bahkan pernah menjadi utusan HKBP mengikuti pertemuan pemuda Kristen se-dunia di Harare pada tahun 1998.

Dalam pergaulan kekristenan, Barita Simanjuntak tak hanya berkomunikasi hangat dengan senioren tapi juga beroleh ajaran dan binaaan, mulai dari orangtuanya yang berpikiran moderat hingga Pdt DR SAE Nababan STh, termasuk KH Abdurrahamn Wahid.  Dari Gus Dur saya mendapat pengajaran bagaimana hidup pluralis dalam kedamaian dan mengakomodir semua kepentingan, desisnya sambil menambahkan ajaran Bung Karno tentang nasionalisme menjadikannya memiliki semangat ke-Indonesia-an yang terpujikan.

Pendidikan keluarga di bawah binaan Praeses Emeritus Washington Simanjuntak STh – D. Br Sinaga dimana Barita dibesarkan sepertinya layak menjadi panutan, sebab selain Barita, saudara-saudaranya baik laki-laki maupun perempuan cukup berhasil.

Salah seorang Camat Perempuan di Kota Medan yaitu Camat Medan Petisah adalah saudaranya dan salah seorang lagi dr. Tunggul Simanjuntak, SpOG yang kini berdomisili di Kisaran. Sementara TB. Simanjuntak yang Ketua Cabang GM-PSSSI&BBI Medan saat ini juga saudara kandung Barita.

Dilantik Menjadi Dekan FH-UKI

Dalam usia yang tergolong muda (38),  Dr. Barita L.H. Simanjuntak dipercaya menjadi Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (UKI) periode 2009 – 2013.  Dr. Barita L.H. Simanjuntak adalah Doktor ke 142 yang dihasilkan oleh Program Studi Ilmu Hukum Program Pascasarjana Fakultas Hukum UI.

Kiranya dengan dipercayakannya jabatan dekan FH-UKI d pundak Barita, FH-UKI dapat menghasilkan ahli-ahli hukum yang Tinggi Iman, Tinggi Ilmu dan Tinggi Pengabdian, sebagaimana sang dekan baru mencirikan diri.

Semoga

27 COMMENTS

  1. Selamat atas pelantikan Dr. Barita L.H. Simanjuntak, SH, MH. Hata ni Tuhan i mandok “Satonga ni Tangiang do Ulaon”. Bahasa latin dikatakan “Ora et Labora”, kata-kata indah tersebut mungkin menjadi falsafah hidup Bapak Dr. Barita L.H. Simanjuntak, sosok yang patut kita teladani. Usia muda, pintar dan religius, pertanyaan untuk kita adalah apakah kita dapat mengikuti jejaknya?
    Pertanyaan untuk penulis “kalau tidak salah Bapak Dr. Barita L.H. Simanjuntak, SH, MH dilahirkan ibu bermarga Siahaan” tertulis dalam berita ini D br. Sinaga, kalau koreksi saya benar supaya tulisan ini diperbaiki. Mauliate. Selamat. Horas…

  2. Berita yang menambah sukacita Pomparan Simanjuntak !!!

    Kiranya Tuhan menambah-nambahkan hikmat kepintaran, kebijaksanaan serta wibawa surgawi untuk Bp. Barita Simanjuntak dalam menjalankan tugas yang dipercayakan.

    Selamat & tetaplah rendah hati seperti yang ada selama ini….

  3. Selamat buat bang Barita,
    Kami mendukungmu dalam doa. Kami tau, abang mengalami kesulitan. Tetapi percayalah Tuhan kita pasti menolong anakNya.
    Terima kasih,
    Gurgur Manurung/Tio br Sihotang

  4. Rekan-rekan,

    Pelantikan dekan-dekan di lingkungan UKI periode 2009-2013 diwarnai demonstrasi segelintir mahasiswa FH-UKI yang menolak kepemimpinan Dr. Barita Simanjuntak sebagai dekan disana. Berbagai alasan dikemukakan di balik sikap mereka. Dan bukan hanya itu, tembok-tembok di kampus FH, Jl. Diponegoro juga ditulisi mereka dengan berbagai celaan terhadap ybs, Rektor dan Yayasan.

    Banyak dosen menyayangkan aksi tersebut dan belum dapat diketahui bagaimana upaya Rektor dan Yayasan UKI mengamankan SK pengangkatan Dr. Barita sebagai Dekan FH-UKI, yang dipandang banyak kalangan amat pantas menduduki posisi tersebut.

    Mari kita doakan angin segar perubahan bertiup!

    Salam,

    Mompang L. Panggabean

  5. Salam hangat,
    Terima kasih bang Mompang untuk info ini. Tulisan-tulisan yang tidak setuju itu sangat menyayat hati. Bagaimana mungkin kata-kata seperti itu muncul di tembok?.

    Kuharap bang Barita melakukan pendekatan yang tepat. Mungkin alangkah baiknya diajak berdialog. Seorang mahasiswa hukum UKI yang saya hubungi mengatakan, tulisan di tembok itu adalah pekerjaan mahasiswa yang tidak beres (terancam DO). Pak Barita Simanjuntak itu tegas, jadi kemungkinan mereka takut, kata mahasiswa semester 4 itu. Itu ulah beberapa orang saja, tambahnya.

    Saran saya, hendaknya bang Barita melakukan komunikasi yang baik dengan mereka.

    Saya memiliki dosen mantan rektor Universitas Hasanuddin Makassar. Prof Rady A Gany. Ketika rektor pernah dijumpai mahasiswa dengan membawa kelewang.

    Lalu, dia mengajak mahasiswa tersebut untuk mengutarakan isi hatinya. lalu diamati latar belakang mahasiswa tersebut. Ternyata mahasiswa tersebut sudah terancam DO dan uang dari orang tua sudah stop. Lalu, mahasiswa yang membawa kelewang itu dijadikan anak angkat pak rektor.

    dan, kini orang itu menjadi anak sukses.

    Tugas kampus adalah “memanusiakan” mahasiswa. Inilah tantangan buat bang Barita. Masa depan mereka sangat dipengaruhi keputusan bang Barita..

    Semoga bang Barita memperoleh kebijakan yang berasal dari Tuhan Allah.

    Mari kita doakan,
    Gurman

  6. Saran lae Gurgur ini sangat bijak untuk ditempuh di lapangan dalam menghadapi demo. Citra Batak yang geragasan perlu diubah lewat kematangan LeaderManagership. Lewat UKI orang Batak bisa dipersepsi telah lebih matang mengelola konflik. Bravo!

  7. Kita asyik membahas Barita. Yang Bersangkutan, baca ngak apa saja yang kita tulis ini? Kalau tidak, sayang sekali energi listrik dan pulsa email-email ini?

  8. Horas Bang Gurman.. selama ini saya banyak membaca tulisan tulisan Bang Gurman di milis-milis Batak, dan baru hari ini saya tahu kalau abang ini mangalap Pariban ni Ni Simanjuntak. Di Facebook saya liat hari ini juga KK itu ulang tahun ya. Sampaikan salam kami “selamat ulang tahun” buat kk itu.

    Horas

  9. Salam sejahtera,

    Setuju yang dikatakan Bung GurMan, pendekatan persuasif harus dilakukan dengan iman dan kasih. Cukup lama terjadi kontroversi antarpihak yang pro dan kontra untuk melakukan penertiban terhadap mahasiswa yang terancam DO karena masa studi yang sudah habis atau hampir habis dan mereka yang IPK-nya tidak memadai, sehingga alasan kemanusiaan senantiasa menjadi pembenar terhadap eksistensi mereka untuk tetap hadir di sana.

    Tahun 1990-an, Dekan FH-UKI kala itu, Prof. Dr. T.A.M. Simatupang dikenal tegas melakukan “pembersihan. ” Banyak kalangan berharap ada T.A.M. Simatupang berikut yang membenahi FH-UKI.

    Kini beban berat terletak di pundak Dr. Barita Simanjuntak. Tugas yang tidak mudah, terlebih mengingat Statuta sudah diubah Yayasan sedemikian rupa, sehingga dalam struktur organisasi fakultas tidak ada lagi wakil dekan (dulu pembantu dekan), yang ada setelah dekan adalah sekretaris fakultas dan unsur pelaksana lain pada aras jurusan atau bagian. Sebagian kalangan menyayangkan perubahan itu, sebab dinilai terlalu grusa-grusu, entah demi efisiensi biaya atau efektivitas SDM dalam patron Balance Score Card yang menjadi tools yang digembar-gemborkan untuk memperbaiki UKI secara total.

    Saya dengar sudah cukup banyak “bisikan” masuk ke telinga Dr. Barita Simanjuntak. Entah yang mana di antaranya akan ia terapkan, masih menjadi tanda tanya dan harapan banyak pihak.

    Mari kita doakan terus dan dukung langkah-langkah perubahan demi perbaikan berbagai institusi milik Kristus di bumi persada Indonesia ini.

    Shalom,

    Mompang L. Panggabean

  10. Selamat buat Barita,

    Saya yakin sukses menyertai kiprahmu di UKI. Belajar dan berjuang sudah dilewati semasa mahasiswa, mulai di GMKI Cabang Medan hingga PP GMKI. Tinggi Iman, Tinggi Ilmu dan Tinggi Pengabdian-mu kawan, itu ciri yang senantiasa melekat.

    Ut Omnes Unum Sint,
    Syalom…!

  11. maju terus Pak barita sebagai dekan FH-UKI!!
    masih banyak yg mau support bapak utk buat pembaruan di FH-UKI..
    jgn krn nila setitik rusak susu sebelanga..!!
    Let’s make change,sir!!!

  12. selamat siang,
    saya adalah dosen hukum adat di fakultas hukum universitas pancasila. saya berencana melanjutkan studi pada program s3 ui dan mengambil tema disertasi hukum perkawinan adat bali. saya melihat disertasi bapak juga bertemakan hukum adat (hukum waris adat). dalam kesempatan ini saya bermaksud untuk berkonsultasi lebih lanjut, saya dapat menghubungi bapak?
    contact number saya di 081317717354.
    terima kasih atas perhatian bapak.

  13. Prestasi yang sangat membanggakan, muda, berpendidikan dan diharapkan bijaksana. Sepanjang yang saya dengar dan lihat, baru kali ini citra positif dari UKI. Mudah-mudahan UKI yang suka demo, berantem, mahasiswanya yang pada lama tamat bisa terhapus.

  14. Salam damai.

    untuk memulai komenatr ini, ada pertanyaan yang mengiang sejak membaca tulisan tentang DR. Barita Simanjuntak, S.H,.M.H. apakah sebuah kebenaran terlalu sulit jalannya untuk membongkar suatu konspirasi ketidak jujuran?
    Pertanyaan yang menghiasi kepala ini tak ayal dari pemikiran perilaku mahasiswa yang seakan hidup dalam tempurung kelapa saja. Intelektualitas yang saharusnya ditonjolkan tak mampu mengimbangi kebodohan di kampus UKI, atau adakah pembodohan disana?
    Mari semua civitas dan alumni berkaca dan refleksikan lagi apakah tujuan kita didunia kampus?
    semoga kita bersama-sama menadapat jawabannya.
    VIVA UKI
    SEMANGAT Bang Barita!!

  15. Eh..he…
    Horas Guru..
    tdk sia2, ketika simulasi cara orasi oppu i ketika di PKM Medan..
    dan..
    tak lupa juga sy ketika kita ikut KLK di wisma Methodist Parapat dan di Kaban Jahe..

    Memang Pa Barita, sejak dulu sdh panutan bagi kader lain..
    dan apresiasi dr oppu i DR S.A.E Nababan, terlihat ketika setiap
    kunjungan beliau, Pa Barita selalu menyandang tas president milik oppu i,..

    dan unforgettable dr Pa Barita..
    klo tidur dl di wisma…a..ha.ha..
    pinggoli guru..ikkon ditiop..he..he

    Sukses buat Pa Barita, keluarga..dht sude..
    Ut Omnes Unum Sint, Syalom
    dr Parlindungan Sinaga
    Mantan Ketua PK FMIPA USU 90
    saat ini dinas di Purwakarta

    btw.horasma bere..hasian..
    Horasma

  16. Horas Bapak Barita Simanjuntak !
    Pertama sekali saya ucapkan syukur atas kehormatan yang diterima seiring dengan semakin besarnya tuntutan pengabdian yang harus diberikan.
    Perkenankan aku memanggilmu ADINDA !
    pertama aku kenal dikau aku yakin dikau akan jadi orang besar,
    Pola opikirmu yang maju diantara rekan sebayamu membuat aku kagum,dan ketika diaku menjalani litsus di Kodam I BB medan, kita diskusi mengantisipasi segala pertanyaan yang ada, dan pengakuanmu 99 persen diskusi kita yang ditanyakan kepadamu
    dan aku heran semua kau tinggalkan, jiwa guru ternyata lebih memanggilmu, ku uca[pkan selamat mengabdi adikku
    dari BINAHAR HUTAPEA (hutapea_hardman@yahoo.co.sg)

  17. Horas…
    Selamat untuk abang Dr.Barita Simanjuntak, SH., MH
    Sebagai Dekan FH-UKI
    kiranya Tuhan Memberkati bapak serta memimpin bapak untuk mengangkat kembali nama besar FH-UKI sebagai kampus yang menghasilkan alumni yang berperan besar didalam perkembangan hukum di Indonesia, sebab banyak alumni FH-UKI berperan dalam perkembangan serta kemajuan hukum di Indonesia. Kirannya Bapak memegang Teguh Melayani Bukan Dilayani…..Salam Andre Nainggolan, SH.(Mahasiswa yang pernah menimba ilmu sama bapak Barita)

    salam Kasih
    Tuhan memberkati

  18. coba tanyakan tentang demo” mempengaruhi terpilihnya abang Dr.Barita Simanjuntak, S.H., M.H. (sebagai Dekan FH.UKI) kepada lawannya yg pengen sekali/ bernafsu menjadi dekan FH. UKI, yaitu kepada Berry Sidabutar, S.H., M.H., M.M.
    tanya sama bung berry, apakah doktrin beliau kepada mahasiswa berhasil??
    bang Berry, bang Berry, menang jenggot doang lo..
    rakus akan kekuasaan..
    cabut dr Hanura, masuk ke Gerindra, eh sekarang mau kau campur adukkan juga Kampus UKI ke area perpolitikan??
    untunglah dirinya tak terpilih!!

  19. Selamat atas pelantikan DR.Barita Simanjuntak,SH.,MH,sebagai dekan Fakultas Hukum UKI. semoga kepemimpinan bapak kedepan bisa membuat suasana kampus UKI salemba menjadi aman dan nyaman,karena selama ini UKI salemba sudah menciptakan opini negatif dimata masyarakat terhadap UKI secara khusus dan bahkan terhadap umat kristiani pada umumnya, tegaslah dalam memimpin tapi tetap mengandalkan kasih.lakukan kordinasi dengan aparat setempat karena banyak pihak yang ingin memecah belah UKI,waspada terhadap oknum yang bicara mengatasnamakan alumni, saya yakin pengalaman bapak berorganisasi cukup untuk memimpin FH UKI.

    sukses selalu….

    Tuhan memberkati
    (Mhs PMIH PPS UKI)

  20. fully agree with your opinion Pak Mompang. Whoever the dean is that’s fine with me so far FH-UKI still in Diponegoro/Salemba. Don’t let dirty hands/corruptors touching FH-UKI.Capital word of K must exist in Diponegoro.

  21. selamat bang yang penting hrs kerja keras untuk merobah pola fikir anak-anak FH UKI ga” di cap bisa tawuran mulu, cape deh, bosan deh kaya gitu mulu

  22. Tiada waktu untuk terlambat mengatakan selamat dan sukses di bapa i

  23. pak barita s, sukses la, pola pikir dan wawasan jadikan sebagai berita yg baik disesuiakan pendidikan dengan moral yang manjadi martabat, hargaila yang satu sama yang lain dalam kasih

LEAVE A REPLY