Men & Women

1
354

“Men & Women

Inti dari Artikel ini adalah bahwa pria dan wanita itu sebenarnya telah berevolusi secara fisik tapi masih membawa kebiasaan dari pria wanita zaman purba. Dimana pada zaman purba kaum pria berburu, kaum wanita tinggal di gua. Pria melindungi, wanita mengurus anak. Sebagai akibatnya, tubuh dan otaknya pun berkembang mengikuti kebiasaan jaman purba ini.

Selama jutaan tahun, struktur otak pria dan wanita terus berubah dengan caranya masing-masing. Sampailah kita pada zaman modern ini, di mana ternyata pria dan wanita itu berbeda dalam memproses informasi yang masuk ke otaknya. Jalan pikirannya memang berbeda. Pengertiannya akan suatu hal pun berbeda. Persepsi, prioritas dan tingkah lakunya juga beda.

Kasus mentega di kulkas

Setiap wanita di dunia pasti pernah mengalami ini. Kisahnya berawal dari pria yang berdiri di depan kulkas yang terbuka…

Suami : “Menteganya mana yang?”

Istri : “Di dalam kulkas”

Suami : “Nggak ada tuh” – sambil celingak-celinguk ke dalam kulkas…

Istri : “Kok bisa nggak ada? Dari dulu juga ditaruh di kulkas”

Suami : “Mana? Nggak ada. Gue udah cari. Nggak ada apa-apa tuh di kulkas”

Terus si wanita akhirnya harus ikutan ke dapur ikutan ngelongok ke kulkas dan …. secara ajaib bin sulap, tangannya udah megang mentega. Apa komentar selanjutnya dari si pria ? “Ditaruhnya di situ sih…terang aja tadi nggak keliatan!”

Kejadian semacam ini juga terulang kembali, ketika si pria mencari selai Strawberry dan tidak ketemu. Dia hanya menemukan selai Nanas,padahal selai Strawberry itu ada di belakang selai Nanas ….

haiya, pria .pria kadang ngerasa wanita suka ngerjain mereka dengan cara ngumpetin barang-barang di laci atau lemari. Baik itu mentega, selai,gunting, handphone, kunci mobil, kunci rumah, dompet – semuanya sih sebenernya ada di situ . Tapi entah kenapa mata Pria kayaknya nggak bisa ngeliat.

Alasan sebenernya nih adalah karena wanita punya jangkauan sudut pandangan yang lebih besar daripada pria . Bila diukur dari hidung, bisa mencapai 45° ke arah kiri-kanan-atas-bawah, bahkan ada yang mencapai 180°. Jadi Wanita bisa liat isi kulkas atau lemari tanpa menggerakkan kepalanya. Sementara pria kalo ngeliat sesuatu lebih terfokus dan otaknya memproses seolah mereka ngeliat dalam terowongan yang panjang. Alhasil, mereka bisa ngeliat jelas dan akurat apa yang ada tepat di depan mata dan jaraknya lebih jauh, hampir mirip seperti ngeliat lewat teropong.

Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa otak pria mencari kata M-E-N-T-E-G-A atau S-T-R-A-W-B-E-R-R-Y di kulkas. Kalo kotak mentega atau botol selainya salah arah, udah nggak keliatan deh. Makanya selama mencari kepalanya celingukan terus karena berusaha menemukan benda yang ‘hilang’ tersebut.

Sebenarnya ada implikasi lain dari perbedaan besar sudut pandang ini. Dengan sudut pandang yang jauh lebih besar dari pria , mata wanita bisa ngelaba tanpa perlu takut ketahuan. Sementara kalo pria , udah pasti kena tuduh atau ketangkap basah kalo matanya lagi jelalatan. Penelitian mengungkapkan bahwa : mata wanita ngeliat bodi-bodi pria sama seringnya, bahkan lebih sering, daripada pria ngeliatin bodi-bodi cewek. Tapi, dengan daya pandang yang jauh lebih superior, wanita jarang ketahuan…

Kenapa wanita Bisa Ngomong Terus ?

Dalam struktur otak wanita, kemampuan untuk berbicara terutama ada dibagian depan otak kiri dan sebagian kecil di otak sebelah kanan. Sementara buat Pria , kemampuan berbicara dan bahasa itu bukan kemampuan otak yang kritis. Adanya pun cuma di otak kiri dan tidak ada area yang spesifik. Jadi jangan heran kalau Wanita seneng ngomong dan banyak pula yang diomongin, karena kedua belah otaknya mampu bekerja sekaligus.

Otak pria itu terkotak-kotak dan mampu memilah-milah informasi yang masuk. Di malam hari, setelah seharian penuh aktivitas, pria bisa menyimpan semuanya di otaknya. Sementara otak wanita tidak bekerja seperti itu – informasi atau masalah yang diterimanya akan terus berputar-putar dalam otaknya. Dan ini nggak akan berhenti sampe dia bisa mencurahkan isi otaknya alias curhat. Oleh sebab itu, kalo wanita bicara, tujuannya adalah untuk mengeluarkan uneg-unegnya, bukan untuk mencari kesimpulan atau solusi.

Wanita juga berusaha membangun hubungan lewat pembicaraan. Rata-rata wanita bisa bicara 20 ribu kata dalam sehari. Sementara pria hanya sekitar 7 ribu kata sehari. Perbedaan ini kelihatan jelas ketika jam makan malam tiba. Priasudah menghabiskan 7 ribu katanya dan nggak mood untuk bicara lebih lanjut. Persediaan si wanita tergantung dari apa yang sudah ia lakukan sepanjang hari. Kalau dia sudah banyak berbicara dengan orang lain hari itu, dia pun akan sedikit berbicara. Kalau dia tinggal di rumah saja, mungkin ia sudah menggunakan 3 ribuan kata. Masih ada 17 ribu lagi!

Pria cuma bisa melakukan satu hal pada suatu waktu! Semua penelitian yang ada menemukan bahwa otak pria lebih terspesialiasi, terbagi-bagi. Otak pria berkembang sedemikian sehingga mereka hanya dapat berkonsentrasi pada satu hal yang spesifik pada suatu saat, sehingga sering mereka bilang mereka bisa ngerjain semuanya tapi ‘satu-satu donk’.

Kalo pria minggirin mobil untuk baca peta, biasanya dia juga akan ngecilin suara radio atau tape. Banyak Wanita yang bingung kenapa. Kan bisa aja baca peta sambil denger radio dan bicara. Kenapa pria bersikeras ngecilin suara TV kalo ada telepon? Atau kadang Wanita suka bingung “Kalo dia lagi baca koran atau nonton TV, kok dia nggak bisa denger tadi gue bilang apa?”

Jawabannya adalah karena sedikit sekali jaringan yang menghubungkan otak kiri dan kanan pria , sehingga kalo pria yang lagi baca koran atau nonton TV di-scan otaknya, kita bakal tau bahwa dia seketika itu juga jadi tuli. Sementara otak wanita punya konstruksi yang memungkinkan wanita melakukan banyak hal sekaligus.

Wanita bisa melakukan banyak hal yang sama sekali nggak berhubungan pada waktu bersamaan, dan otaknya nggak pernah putus, selalu aktif! Wanita bisa bicara di telpon, pada saat yang sama masak di dapur dan nonton TV. Atau dia bisa nyetir, dandan, dengerin radio dan bicara lewat hands-free. Bayangkan saja si Upik yang lagi telp pake HP-nya terus sambil melakukan sesuatu yang laen (misalnya makan atau masak). Kalo dia cuma bisa melakukan 1 hal pada suat u waktu, wah gawat, bisa kebakaran jenggot kali, nanti kerjanya cuma telpon

terus dong, he he.

Lain halnya dengan pria , pernah terjadi juga kejadian begini. Si pria memang sudah lapar banget dan dia makan dengan lahapnya di meja makan. Nah, kebetulan di atas meja itu ada beberapa surat yang hari itu dikirim untuk setiap penghuni lat. Sambil si pria makan, tangannya membuka satu amplop surat, maksudnya ingin makan sambil baca surat miliknya … tapi apa yang terjadi, pria itu salah buka surat, dia buka surat orang lain, he he he, bener-bener dah terbukti kalo “Man can’t do more than one task at the same time”.

Tapi karena wanita bisa pakai 2 sisi otaknya secara bersamaan, banyak wanita yang bingung ngebedain kanan dari kiri. Sekitar 50% wanita nggak bisa secara langsung nunjuk mana kanan dan mana kiri kalau ditanya. Tapi Pria bisa secara langsung mengidentifikasi kanan dari kiri. Sebagai akibatnya, wanita sering dimarahin pria karena nyuruh mereka belokin mobilnya ke kanan – padahal maksud mereka sebenernya adalah belok kiri.

Strategi ‘Sepatu Biru atau Emas’

Alkisah Bambang dan Fenny sedang siap-siap untuk pergi ke pesta. Fenny baru aja beli baju baru dan pengen banget keliatan cantik. Dia pegang 2 pasang sepatu, sepasang warna biru, sepasang warna emas. Lalu dia bertanya ke Bambang, dengan pertanyaan yang paling ditakutin Pria , “Bang, yang mana yang musti Fenny pake dengan baju ini ya?” Keringet dingin Bambang mulai keluar.Dia sadar sebentar lagi bisa muncul salah. “Ahh… umm… yang mana aja yang kamu suka Sayang,” Gitu jawab Bambang. “Ayo donk Bang,” kata Fenny lagi,nggak sabaran, “Yang mana yang keliatan lebih bagus … yang biru atau yang emas?” “Kayaknya yang emas deh!” jawab Bambang, dengan gugup. “Emangnya yang biru kenapa?” tuntut Fenny. “Kamu emang dari dulu nggak pernah suka sama yang biru! Aku beli mahal-mahal dan kamu nggak suka, kan?” Bambang dalem hatinya mungkin udah dongkol, “Kalo nggak mau denger pendapatku, kok tadi nanya!” Bambang pikir tadi dia disuruh menyelesaikan suatu masalah, tapi ketika masalahnya sudah ia selesaikan, Fenny malah kesel. Fenny, tapinya, sedang menggunakan bahasa yang tipikal Wanita alias cuman Wanita yang ngerti: bahasa tidak langsung atau kerennya indirect speech. Fenny sebenernya udah mutusin mo pake sepatu yang mana dan tidak sedang minta pendapat; yang dia inginkan adalah konfirmasi dari Bambang bahwa ia terlihat cantik.

Memang Wanita kalo ngomong biasanya menggunakan indirect speech alias memberikan isyarat tentang apa yang sebenarnya dia inginkan. Tujuannya adalah untuk menghindari konflik atau konfrontasi sehingga bisa terjalin hubungan yang harmonis satu sama lain. Indirect speech biasanya menggunakan kata-kata seperti ‘kayaknya’, ‘sepertinya’ dan sebagainya.

Ketika wanita bicara menggunakan indirect speech ke wanita lain, tidak pernah ada masalah wanita lain cukup sensitif untuk mengerti maksud sebenarnya. Tapi, bila dipakai untuk bicara dengan pria , bisa berakibat fatal.

Pria menggunakan bahasa langsung atau direct speech dan mereka mengambil makna sebenarnya dari apa yang orang lain katakan. Tapi sebetulnya dengan sedikit kesabaran dan banyak latihan, pria dan wanita bisa kok belajar untuk mengerti satu sama lain.

Jadi kembali ke persoalan sepatu biru atau emas, bagaimana solusinya untuk kaum pria ? Sangatlah penting bagi kaum Pria untuk tidak memberikan jawaban secara langsung. Bila kita re-wind situasi tadi, Bambang harusnya bertanya, “Kamu udah milih yang mana, Sayang?” Dan jawaban berikutnya biasanya, “Ehm… Aku pikir aku bisa pake yang emas …..” karena memang pada kenyataannya Fenny udah milih yang emas. “Kenapa yang emas?” tanya Bambang, sambil tersenyum cerdik. “Soalnya aku bakal pake asesoris warna emas dan bajuku ada pola keemasannya”, demikian jawab Fenny. Bambang kemudian dengan yakin akan bisa menjawab, “Wow! Pilihan kamu bagus tuh Fen! Kamu bakal keliatan paling cantik nanti!” Dijamin malam itu Bambang akan sangat bahagia. Masih inget kan betapa frustasinya manusia terhadap pasangan lain jenisnya?? Nah tapi sebetulnya dalam hati kita tuh masih butuh pasangan loh.

Apalagi Tuhan sendiri kan yang pernah bilang “Tidak baik kalau manusia sendirian saja.” Jadi dalam perjalanan hidupnya manusia terus mencari siapa pasangan yang paling cocok untuk dirinya, supaya bisa terus bersama-sama dalam jangka waktu yang ; panjang alias seumur hidup…

Sebetulnya apa sih yang kita inginkan? Dalam suatu survey yang melibatkan lebih dari 15 ribu wanita dan pria umur 17 – 60 tahun, terungkap apa yang wanita inginkan dari partner long-termnya dan apa yang pria pikir wanita inginkan.

A. Yang wanita inginkan:

1. Kepribadian

2. Humor

3. Sensitivitas

4. Kepandaian

5. Bodi yang bagus

B. Yang pria pikir wanita inginkan:

1. Kepribadian

2. Bodi yang bagus

3. Humor

4. Sensitivitas

5. Wajah yang tampan

Studi ini menunjukkan bahwa pria sebenernya cukup mengerti apa yang wanita inginkan. Sekarang kita lihat apa yang pria inginkan dan apa yang wanita pikir pria inginkan.

C. Yang Pria inginkan:

1. Kepribadian

2. Wajah yang cantik

3. Kepandaian

4. Humor

5. Bodi yang bagus

D. Yang Wanita pikir Pria inginkan:

1. Wajah yang cantik

2. Bodi yang bagus

3. Dada yan g besar

4. Pantat yang ok

5. Kepribadian

Ternyata wanita kurang tahu kriteria yang laki-laki inginkan sebagai partner hidupnya. wanita membuat asumsi berdasarkan tingkah laku yang mereka lihat atau dengar tentang pria , yaitu pria yang matanya terbelalak dan mulutnya terbuka kalau melihat bodi perempuan.

Daftar A adalah kriteria jangka pendek dan panjang dari apa yang wanita inginkan dari pasangannya. Sementara untuk Pria , daftar D adalah apa yang dia cari pertama kali ketika bertemu dengan wanita, tapi daftar C adalah apa yang dia cari untuk hubungan jangka-panjang. Jadi gimana donk???

Jadi bisa disimpulkan kalo pria wanita itu memang makhluk paling unik yang Tuhan ciptakan, dan butuh pengertian dari kedua pihak supaya komunikasi dan hubungan cintanya bisa langgeng. Ada beberapa

tips khusus nih:

Buat Pria :

1. Buatlah lingkungan yang nyaman kalo lagi pengen mesra-mesraan.

Wanitasensitif terhadap lingkungannya dan hormon estrogennya membuatnya sensitif terhadap cahaya. Ruangan yang agak redup membuat pupil mata mengecil, jadi orang bisa terlihat lebih menarik dan kulit-kulit yang kurang mulus atau berjerawat tidak jelas terlihat. Pendengaran Wanitayang tajam berarti perlu musik

yang tepat.Tempatnya pun harus bersih, yang tidak mudah diinterupsi orang lain.

2. Ajak makan.

Sejak jaman purbakala pria sudah bertindak sebagai pencari makan, maka sewajarnyalah membawa wanita pergi makan bisa membangkitkan perasaan perempuan. Mengajak wanita makan malam adalah peristiwa penting untuk perempuan, walaupun dia sebenarnya nggak laper atau belaga nggak laper (kan lagi diet!), karena penyediaan makanan menunjukkan perhatian Pria terhadap kesejahteraan dan kelangsungan hidupnya.

3. Bawalah bunga

Kebanyakan pria tidak mengerti kekuatan dari seikat bunga segar.

Mereka pikir, “Ngapain ngeluarin uang untuk sesuatu yang bakal mati dan dibuang dalam beberapa hari?” Lebih logis buat pria untuk memberikan pohon dalam pot karena, dengan perhatian dan perawatan, pohon akan hidup – bahkan bisa dapet untung lagi! Seperti jualan mangga, duren, dsb. Tapi, wanita tidak melihatnya seperti ini – dia pengen seikat bunga segar sebagai tanda bahwa si Pria punya perhatian untuknya. Setelah beberapa hari, memang bunganya akan mati dan dibuang, tapi ini memberikan kesempatan untuk si pria membeli seikat lagi dan memberikan perhatian lagi ke wanitanya.

4. Bahasa tidak langsung

Indirect speech adalah bagian dari wanita dan untuk membangun hubungan dengan wanita, pria perlu mendengarkan dengan efektif, sambil mengeluarkan ‘bunyi mendengarkan’ seperti “O…,”, “Ehm”, dan bahasa tubuh yang tepat. Tidak usah memberikan pendapat atau solusi atau kelihatan bingung. Kalau wanita pengen curhat karena punya masalah, teknik yang harus dipakai Pria adalah dengan bertanya, “Kamu mau aku mendengar sebagai pria atau wanita?” kalau dia bilang sebagai perempuan, dengarkan aja dan beri dukungan moral. Kalau dia bilang sebagai pria , bolehlah tawarkan beberapa solusi.

Buat Wanita:

1. Jangan interupsi kalau pria lagi ngomong kalau ingin berkomunikasi dengan pria , strategi jitunya adalah jangan menginterupsi kalau dia sedang berbicara. Sebenarnya ini sulit sekali untuk perempuan, karena buat Wanita ngomong rame-rame itu membangun hubungan dengan sesama dan menunjukkan partisipasi. Perempuan juga terdorong untuk mengalihkan pembicaraan supaya si pria kagum dengan pengetahuannya yang luas atau untuk membuat pria merasa penting. Padahal kalimat-kalimat yang dikatakan pria biasanya berorientasi pada suatu solusi dan dia perlu menyelesaikan kalimatnya, kalau tidak pembicaraan tersebut akan kehilangan maknanya.

2. Bahasa langsung

Supaya mendapat perhatian dari pria , beritahukan apa yang ingin dibicarakan dan kapan, dengan kata lain buatlah agenda. Contohnya:

“Aku ingin bicara sama kamu soal menangani masalah dengan bosku di kantor. Apakah kita bisa bicara setelah makan jam 7 malam nanti?” Ini lebih menarik untuk pria , membuatnya merasa dihargai! Diam saja atau mengggunakan bahasa tidak langsung hanya akan membuat pria merasa disalahkan dan mereka menjadi defensif.

3. Bagaimana memotivasi pria

Wanita biasanya menggunakan kata “bisa”: “Kamu bisa telpon aku nanti malam?” “Kamu bisa jemput aku?” Ini akan diterjemahkan pria sebagai tantangan apakah dia bisa melakukannya atau tidak, tapi sama sekali tidak ada komitmen untuk melakukannya. Mereka kadang merasa dimanipulasi dan terpaksa memberikan jawaban “ya”.

Untuk memotivasi pria , gunakan pertanyaan langsung untuk mendapatkan komitmennya. Contohnya, “Nanti malam kamu telpon aku kan?” menuntut komitmen untuk malam ini dan Pria harus menjawab “ya” atau “tidak”.

4. Pria tidak suka diberi nasihat

Pria perlu merasa bahwa ia mampu memecahkan masalahnya sendiri. Mendiskusikan masalah dengan orang lain akan membebani orang tersebut. Dia bahkan tidak akan menceritakan masalahnya dengan temannya, kecuali jika dia pikir temannya punya solusi yang lebih baik. Ketika wanita berusaha membuat pria menceritakan masalahnya, priamenolak karena ia melihatnya sebagai sikap mengkritik, atau ia merasa bahwa wanita itu menganggapnya tidak kompeten dan ia punya solusi yang lebih baik dari si pria . Padahal kenyataannya, maksud si wanita adalah untuk membuatnya merasa lebih baik dan sama sekali bukan tanda-tanda kelemahan. Jadi jangan beri nasihat ke pria kecuali diminta. Katakan saja bahwa kamu yakin dia mampu menyelesaikan masalahnya.

Catatan kecil:

Artikel ini ditulis dengan bahasa langsung, tidak ada maksud-maksud terselubung di baliknya. Nama-nama yang disebut di atas adalah fiktif, kesamaan nama dan tempat hanyalah kebetulan belaka. Isinya jangan 100% dianggap benar, terutama tipsnya, karena ini semua tergantung pada species Pria- Wanita yang lagi didekati. Dan setiap penggunaan kata Pria atau Wanita maksudnya adalah Laki-laki dan Perempuan pada umumnya. Kalau ngerasa nggak seperti yang dideskripsikan, patut bersyukur donk, berarti anda memang unik dibanding yang lain.

Mauliate – Horas

Edward Simanjuntak-16th

Mardaup-Tuan Sibadogil- Ompu Rajadiam

Bandung

08122051157

1 COMMENT

LEAVE A REPLY