Saturday 11 February 2012 - 02:31 pm

Jonggy Simanjuntak, Anak Batak menjadi Tentara Amerika

By Poltak Simanjuntak (H 15) - Thu Sep 18, 5:01 pm

Selama ini diketahui baru etnis China (Tionghoa), Jepang, Arab menjadi GI. Nah, mungkin yang tidak banyak diketahui, ada GI yang orang Batak, Batak tulen, dengan marga Simandjuntak. Wow !

Amerika memang negara terbuka. Siapa saja bisa jadi orang Amerika. Tidak melihat warna kulit, asal usul dan agama. Menjadi “siapa” saja bisa, bahkan sebagai presiden dan tentara. Tentara Amerika Serikat bisa berasal dari etnis apa saja, sepanjang sudah menjadi warga negara AS. Begitulah AS, negara yang penuh kontroversi dan percaya diri ini. Baiknya banyak, jeleknya juga banyak.

Kawannya banyak dan musuhnya juga tidak sedikit. Yang jelas, tidak sedikit pula yang ingin hidup di sana dan mencari kehidupan. Tak terkecuali bagi Jonggy Manguhum Simandjuntak, pemuda kelahiran Kaiser Permanente Oakland, California pada 20 April 1988, berorangtuakan Warga Negara Indonesia yang bekerja di Konsulat Jenderal RI di San Francisco.

Jonggy menjadi warga negara AS, antara lain karena memang lahir di sana. Kemudian memilih militer sebagai jalur profesinya. Jonggy masuk U.S. Army dengan masa kontrak selama 4 tahun. Selesai kontrak, kapan saja bisa di panggil untuk serve. Di U.S. Army, dia bekerja sebagai legal assistant untuk satu pengacara.

Di sela kesibukannya sebagai GI yang bertugas di Korea. Jonggy bersedia menjawab pertanyan John Oei dari Kabari melalui email dan wawancara langsung. Berikut petikannya :

Kabari : Apakah Anda bisa berbahasa Indonesia ?

Jonggy : Tidak. Saya tidak bisa berbahasa Indonesia. Tetapi, apabila seseorang sering mencoba mengajak berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia, saya bisa mengerti dan mengikutinya.

Kabari : Sejak kapan Anda bergabung di militer ?

Jonggy : Saya lupa tepatnya kapan, tapi saya memulai basic training pada 1 Agustus 2006.

Kabari : Mengapa Anda bersedia bergabung di militer ?

Jonggy : Ketika di SMA, saya berencana untuk bergabung ke ROTC (Reserve Offi cer Training Corps), semacam pelatihan di kampus dan menjadi polisi, tetapi teman saya mulai membicarakan bergabung di militer AS dan saya kemudian mengikutinya. Mengikuti training selama 6 bulan sebelum dikirim ke Korea, bertugas selama 14 bulan.

Kabari : Apa yang Anda sukai dari militer ?

Jonggy : Yang saya suka dari militer adalah kenyataan dimana saya bekerja untuk organisasi yang hebat di dunia. Tidak ada orang yang tidak mengetahui tentang militer AS dan saya bangga menjadi salah satu bagian dari mereka. Namun, yang tidak saya sukai adalah saya mempunyai pekerjaan dan tidak bisa bermain games sepanjang hari, hahaha.

Kabari : Orangtua Anda adalah orang Indonesia. Apakah Anda lebih merasa menjadi orang Indonesia atau orang Amerika ? Apa yang mereka katakan ketika Anda memutuskan untuk bergabung dengan militer ?

Jonggy : Saya merasa lebih orang (warga negara) Amerika dan saya sangat berjiwa patriotik. Saya bangga menjadi orang Amerika dan saya siap membela Amerika kapan pun negara membutuhkan saya.

Kabari : Apakah ada diskriminasi di U.S. Army ?

Jonggy : Tidak merasa diskiriminasi sama sekali.

Kabari : Apa untungnya untuk bergabung dengan U.S. Army

Jonggy : Gajinya $ 1900 per bulan waktu active duty. Tapi tidak perlu bayar sewa rumah atau makanan. Biaya untuk masuk universitas sebanyak $ 36,000.

Kabari : Apa pangkat Anda sekarang ? Apa Anda memilih militer sebagai karir ?

Jonggy : Saat ini saya sebagai Private First Class dan saya tidak yakin militer sebagai karir saya untuk ke depannya. Tapi, kita tak akan tahu apa yang akan terjadi tiga tahun mendatang.

Kabari : Apa yang Anda lakukan sedang tidak bertugas ?

Jonggy : Biasanya saya menjelajahi Korea. Kita mempunyai hubungan yang kuat dengan orang Korea di sini dan saya mempunyai banyak teman Korea yang baik hati. Mereka memperlihatkan ke saya dan tentara Amerika lainnya mengenai kebudayaan dan negeri mereka.

Kabari : Apa yang Anda pelajari di militer ini ?

Jonggy : Saya mempelajari, bahwa kerjasama tim adalah yang terpenting. Tidak hanya di militer, tetapi juga di kehidupan sehari-hari. Sekumpulan orang bekerja bersama dalam waktu yang sama dan tahu pekerjaan masing-masing. Bahkan anggota terkecil pun dihitung karena tanpa usaha mereka bagaimana kita bisa meraih seratus persen ?

Kabari : Apakah ada sekolah akademi militer yang ditawarkan kepada Anda ?

Jonggy : Selama di AIT (Advance Individual Training), militer AS mengajarkan saya keterampilan hukum untuk pekerjaan saya sebagai paralegal. Saya diajarkan oleh senior paralegal dan pengacara mengenai luar dalamnya Uniform Code of Military Justice. Militer AS rencananya juga akan membayar uang kuliah pendidikan militer saya. Saya berencana untuk meningkatkan teknik paralegal saya. Jadi, semoga suatu saat saya bisa bekerja di biro hukum ketika kembali ke Amerika.

Kabari : Bagaimana perasaanmu sebagai anggota dari militer US ?

Jonggy : Sekali lagi, saya bangga !
Jonggy akan kerja di Fort Stewart , George, dan ada kemungkinan bisa dikirim ke Iraq.


  • saya keturunan pomparan tuan somanimbil bangga atas predikat yg diraih,maju terus abang klu bisa jd Panglima perang berbintang ****, mkn klu abg di indon nasib spt batak kami2 ini tersingkirkan apalagi alani haporseon,plg tinggi jd driver metro mini,tkg parkir & jambret. horas…

    June 28 2010
    CommentsLike

    • hebat lae juntak ,tapi kayaknya lebih hebat kerja sebelumnya ,ada lagi gak orang batak di amerika ?

      June 06 2010
      CommentsLike

      • WHATEVER….!!!!

        ”’ GO FORWARD ”’

        LORD JESUS BLESS YOU ALWAYS…AMEN..!!!

        February 24 2010
        CommentsLike
        • Andi

          Waaaahhh….
          Bangga Ada Orang batak yg Bisa masuK ke US army…
          Tpi Yg sangat membuat Saya sedikit TIDAK SUKA adalah jwaban “Lebih memilih Amerika daripada Indonesia…”
          Bukannya Saya Iri..Tpi Itu Bagaikan Kacang Lupa Akan Kulitnya,…
          Hal yg bagi ORang Batak adalah Hal yg MemalulKAn..
          Walaupun saya ini Bukan apa2..Tapi saya Bangga akan Segala hal yg telah Dibangun oleh Oppung2 kita..
          Jaya selalu Bangso BAtak…

          Buat Semua Orang Batak…
          Baik para Orang Tua atau kalangan Muda…
          Ingatlah Akan Asal Mu..Karna Itu Bisa MEnggambarkan Siapa Dirimu Sebenarnya…
          HOras…

          November 01 2009
          CommentsLike
          • boediiiiiiii

            btull kata bang Fian ntu kloo batak y batak ja mana da orang America Simandjuntak wkwkkwkkwk….tpi good lUck lah smoga pa yg loo plih tu yg terbaik bwat loo ^_^

            September 17 2009
            CommentsLike

            • horas, bangga? bisalah bangga. tapi saya lebih bangga dan terharu apabila dia datang ke indonesia dan dipature tambak ni ompungna dipalu gondang sabangunan dan dia manortor disitu,dan lagi,bangunlah juga bona pasogit,dikit uang amerika itu pindahkan ke Toba,dan ke gereja misalnya. angka halak Batak nadidesa naualu,pingkirhon,angka nahahurangan na dibona pasogit an. Horas.

              September 11 2009
              CommentsLike

              • Horas tulang,

                Sangat seneng baca tulisanya dan kalau dapat dicerna lebih dalam segala potensi halak batak di tanah air apalagi seantero jagad, wouw ga dapat bayangin kekuatanya dashyat banget namun kata orang tua bahwa halak batak mempunyai 3 keluar biasaan yang universal antara lain: pertama sangat tidak diseukai elat, teal dan late sungguh jadi bahaya laten (latent) dengan semboyan dang diau dang di ho di begu (not for me and you give up to satan) banyak ketidak beresan halak kita selalu curiga dan dengki atas kesuksesan sesama orang batak walaupun dengan perjuangan keras mereka mendapatkanya pokoknya seram sekali melewati akal dan agamanya dan kedua parbada-badaonna ini difficult to explain an should be easy if the halak hita (batak)can learn much from french people dimana apresiasi dan penghargaan serta tata krama yang santun terhadap sesama ini dan terakhir kemanapun halak batak tidal lupa bawa gerejanya jadi ga kaget kalau saya pernah ketemu simanjuntak bule di aussie ga pernah ke balige apalagi hutabulu tapi gereja di pebestrian mungkin kalau ada hkbp disana kami pasti akan ketemu disitu. Mungkinkita perlu berdoa agar dimasa mendatang semua anak raja ini dapat berlaku santun dalam berkehidupan Ideology dan politik agar ada plat form yang jelas dilihat oleh generasi muda untuk dikembangkan lebih baik lagi karena tidak mustahil Bataks Bank bisa menyamai Barclay Bank. all the best GBU.

                July 27 2009
                CommentsLike
                • Ferdian sihotang

                  horas le,
                  Memang begitulah kita pada saat ini kita seakan tidak perduli dengan bangsa kita ini,kalau pun ia berwarga negara “AMRIK”tidak harus begitunya juga dia harus meninggalkan identitasnya sebagai orang batak.tapi yang paling menjengkelkan bagi saya menggapa orang tuanya tidak menggajarkan silsilah adat batak kepadanya.ini gak cuman terjadi bagi orang batak diamerika,bahkan di pulau jawa sendiri juga banyak yg lupa sama adat batak itu sendiri.tapi yg paling penting ini pelajaran bgi kita.bukan hanya org batak tapi kpada sluruh bang sa indonesia bahwa kita sekarang lebih bangga kita di sebut “BATRIK”(batak amrik)”batrus”(batak australi) or averything are you can say to us.by the way so btter kita sekarng ukur aja brapa lebar,panjang tanah kita masing2 lalu kita jual sama orang luar cina untuk bikin ruko,lalu uangnya kita tabung agar cukup utk ongkos keluar negri.buat apa kita pertahanin negara ini klo kita sendiri beci sama identitas kita sendiri.percuma kita sekolahin anak2 kita keluar negri klok pulangnya pun tak bisa dipake utk negri ini.malah nyuruh orng lain utk gak tinggal disini.lita sering marah melihat keterpurukan negri ini tpi.kita jga gak sadar bahwa itu juga karna sifat kita yg gak tahu diri.klo kita lihat banyak org batak yg brhasil di perantauan tapi gk bisa ngasi sumbangsi sedikitpun bagi bona pasogitnya.saya seakan gk percaya melihat nasib orang2 batak yg tinggal di bona pasogit padahal sudah banyak org jadi pejabat dan bahkan udah ada yg menjadi mentri di negri yg kaya ini.ya..itulah yg terjadi yg penting sekarang kita harus brpikir bagaimana kita harus dapat merubah itu semua dan saling bahu membahu membangun negri ini toh yg untung bukan saja kita tapi juga anak2 cucu kita sampai akhir kiamat nanti karna saya yakin suatu saat nanti kita juga bisa menikmati kekayaan negri ini yang diakui oleh banyak ilmuan di dunia memiliki sumber energi dan sumber daya mineral terbesar di dunia ini.

                  HORAS INDONESIA
                  “JANGAN MALU JADI ORANG BATAK”

                  July 20 2009
                  CommentsLike
                  • Romel Simanjuntak

                    Shalom,
                    Pada kenyataan memang begitulah, negeri yang mampu memberi penghidupan yang layak dan kebanggaan sebagai warga negara.Dengan sendirinya warganya akan memberikan segalanya kepada negeri itu. Terlepas asal usulnya dari mana. Kenyataan ini banyak juga terjadi di perbatasan di kalimantan dan malaysia.

                    March 24 2009
                    CommentsLike
                    • parlindungan simanjuntak

                      horas!
                      oke lah kita bangga ada orang batak yang berkiprah di negara paman sam, khususx simanjuntak, tp aku masih ragu apa dia sendiri bangga menjadi orang batak, apalagi marganya, soalx indonesia aja sudah dilupakan…..

                      March 10 2009
                      CommentsLike