Jonggy Simanjuntak, Anak Batak menjadi Tentara Amerika

34
8100

Selama ini diketahui baru etnis China (Tionghoa), Jepang, Arab menjadi GI. Nah, mungkin yang tidak banyak diketahui, ada GI yang orang Batak, Batak tulen, dengan marga Simandjuntak. Wow !

Amerika memang negara terbuka. Siapa saja bisa jadi orang Amerika. Tidak melihat warna kulit, asal usul dan agama. Menjadi “siapa” saja bisa, bahkan sebagai presiden dan tentara. Tentara Amerika Serikat bisa berasal dari etnis apa saja, sepanjang sudah menjadi warga negara AS. Begitulah AS, negara yang penuh kontroversi dan percaya diri ini. Baiknya banyak, jeleknya juga banyak.

Kawannya banyak dan musuhnya juga tidak sedikit. Yang jelas, tidak sedikit pula yang ingin hidup di sana dan mencari kehidupan. Tak terkecuali bagi Jonggy Manguhum Simandjuntak, pemuda kelahiran Kaiser Permanente Oakland, California pada 20 April 1988, berorangtuakan Warga Negara Indonesia yang bekerja di Konsulat Jenderal RI di San Francisco.

Jonggy menjadi warga negara AS, antara lain karena memang lahir di sana. Kemudian memilih militer sebagai jalur profesinya. Jonggy masuk U.S. Army dengan masa kontrak selama 4 tahun. Selesai kontrak, kapan saja bisa di panggil untuk serve. Di U.S. Army, dia bekerja sebagai legal assistant untuk satu pengacara.

Di sela kesibukannya sebagai GI yang bertugas di Korea. Jonggy bersedia menjawab pertanyan John Oei dari Kabari melalui email dan wawancara langsung. Berikut petikannya :

Kabari : Apakah Anda bisa berbahasa Indonesia ?

Jonggy : Tidak. Saya tidak bisa berbahasa Indonesia. Tetapi, apabila seseorang sering mencoba mengajak berbicara dengan menggunakan bahasa Indonesia, saya bisa mengerti dan mengikutinya.

Kabari : Sejak kapan Anda bergabung di militer ?

Jonggy : Saya lupa tepatnya kapan, tapi saya memulai basic training pada 1 Agustus 2006.

Kabari : Mengapa Anda bersedia bergabung di militer ?

Jonggy : Ketika di SMA, saya berencana untuk bergabung ke ROTC (Reserve Offi cer Training Corps), semacam pelatihan di kampus dan menjadi polisi, tetapi teman saya mulai membicarakan bergabung di militer AS dan saya kemudian mengikutinya. Mengikuti training selama 6 bulan sebelum dikirim ke Korea, bertugas selama 14 bulan.

Kabari : Apa yang Anda sukai dari militer ?

Jonggy : Yang saya suka dari militer adalah kenyataan dimana saya bekerja untuk organisasi yang hebat di dunia. Tidak ada orang yang tidak mengetahui tentang militer AS dan saya bangga menjadi salah satu bagian dari mereka. Namun, yang tidak saya sukai adalah saya mempunyai pekerjaan dan tidak bisa bermain games sepanjang hari, hahaha.

Kabari : Orangtua Anda adalah orang Indonesia. Apakah Anda lebih merasa menjadi orang Indonesia atau orang Amerika ? Apa yang mereka katakan ketika Anda memutuskan untuk bergabung dengan militer ?

Jonggy : Saya merasa lebih orang (warga negara) Amerika dan saya sangat berjiwa patriotik. Saya bangga menjadi orang Amerika dan saya siap membela Amerika kapan pun negara membutuhkan saya.

Kabari : Apakah ada diskriminasi di U.S. Army ?

Jonggy : Tidak merasa diskiriminasi sama sekali.

Kabari : Apa untungnya untuk bergabung dengan U.S. Army

Jonggy : Gajinya $ 1900 per bulan waktu active duty. Tapi tidak perlu bayar sewa rumah atau makanan. Biaya untuk masuk universitas sebanyak $ 36,000.

Kabari : Apa pangkat Anda sekarang ? Apa Anda memilih militer sebagai karir ?

Jonggy : Saat ini saya sebagai Private First Class dan saya tidak yakin militer sebagai karir saya untuk ke depannya. Tapi, kita tak akan tahu apa yang akan terjadi tiga tahun mendatang.

Kabari : Apa yang Anda lakukan sedang tidak bertugas ?

Jonggy : Biasanya saya menjelajahi Korea. Kita mempunyai hubungan yang kuat dengan orang Korea di sini dan saya mempunyai banyak teman Korea yang baik hati. Mereka memperlihatkan ke saya dan tentara Amerika lainnya mengenai kebudayaan dan negeri mereka.

Kabari : Apa yang Anda pelajari di militer ini ?

Jonggy : Saya mempelajari, bahwa kerjasama tim adalah yang terpenting. Tidak hanya di militer, tetapi juga di kehidupan sehari-hari. Sekumpulan orang bekerja bersama dalam waktu yang sama dan tahu pekerjaan masing-masing. Bahkan anggota terkecil pun dihitung karena tanpa usaha mereka bagaimana kita bisa meraih seratus persen ?

Kabari : Apakah ada sekolah akademi militer yang ditawarkan kepada Anda ?

Jonggy : Selama di AIT (Advance Individual Training), militer AS mengajarkan saya keterampilan hukum untuk pekerjaan saya sebagai paralegal. Saya diajarkan oleh senior paralegal dan pengacara mengenai luar dalamnya Uniform Code of Military Justice. Militer AS rencananya juga akan membayar uang kuliah pendidikan militer saya. Saya berencana untuk meningkatkan teknik paralegal saya. Jadi, semoga suatu saat saya bisa bekerja di biro hukum ketika kembali ke Amerika.

Kabari : Bagaimana perasaanmu sebagai anggota dari militer US ?

Jonggy : Sekali lagi, saya bangga !
Jonggy akan kerja di Fort Stewart , George, dan ada kemungkinan bisa dikirim ke Iraq.

34 COMMENTS

  1. Syalom & salam kenal untuk saudara Jonggy Manguhum Simandjuntak,.
    suatu kebanggaan tersendiri untuk warnegara Indonesia secara khusus untuk marga Simanjuntak, sekalipun Saudara sudah tidak menjadi warga negara Indonesia lagi. btw boleh g saya untuk mengenal saudara lebih lagi & untuk menjalin hubungan persaudaraan…? suatu kebanggan bagi saya apabila dapat mengenal saudara lebih dekat… terimakasih & GBU. maaf sebelumnya kalau memakai bahasa Indonesia karena saya belum bisa berbahasa Inggris…

  2. Horas… ma dihita saluhutna. Coba direnungkan lagi, bagaimana kita harus bersikap untuk Simanjuntak GI ini. Maaf kalau sikap saya ini akan membuat anda semua tidak suka. Dari tanya jawab di atas, tidak sedikitpun wawancaranya membuat saya merasa bangga dengan Simanjuntak ini. Tidak tahu bahasa Indonesia apalagi bahasa Batak. Besar gajinya yang menjadi pertimbangan memilih karir. Dan yang lebih penting lagi….” BAGAIMANAPUN JEMPOLNYA CARA KITA MEMOTRET HASIL PERANG, GETARANNYA ADALAH KEPEDIHAN”
    Horas.
    Alfian Dauff (M17)

  3. Horas,
    Sebetulnya sudah ada orang berdarah Batak lainnya yang jadi tentara Amerika. Namanya H.H. Samosir, bisa dilihat profilnya di blog pribadinya :http://hhsamosir.blogspot.com/search/label/Batak.

    Yang ini masih pintar Bahasa Indonesia, suka lagu Batak dan lawak Batak, plus masih tahu martarombo meskipun sudah 50 tahun lalu sejak Bapaknya merantau dari Onanrunggu.

    Dalam kaitannya sebagai orang Batak, saya masih lebih ‘klop’ dengan Lae Samosir ini.

    Salam,
    Erwin B.Simanjuntak – Mardaup Namorasende No.15
    http://erwinbaja.wordpress.com

  4. Bagaimanapun lae Jonggy Simanjuntak ini telah memilih jalan hidupnya. Dan apapun jalan hidup yang dipilihnya, dia tetap orang Batak, dalam darahnya mengalir si Raja Batak.

    Jadi tentara bukanlah sesuatu yang salah. Perang bukan pula sesuatu yang nista. Pihak yang memandang perang hal yang hina adalah mereka yang telah kalah.

    Bukankah pahlawan bagi negara asing adalah musuh bagi negeri kita?

    Bravo Private First Class J Simanjuntak. Bring glory to your nation.
    And we will take part here, your ascendant nation.

  5. Horas,
    Saya melihat sebuah linkback di blog saya, yang berakhir di halaman ini. Sungguh suatu kejutan lain ternyata ada lagi keturunan Batak yang bergabung di US military. Ada 3 yang sudah saya temukan dari marga Nasution (US Navy), Sihombing (CA-Army NG) dan Sitinjak (US Marine)

    Kelihatannya Lae Erwin Simanjuntak telah membuat perkenalan diri saya. (Thank’s buddy)

    Silakan kunjungi blog saya, hhsamosir.blogspot.com

    Mardongan holong,
    HH Samosir

  6. jalan hidup seseorang kita tidak tau ! tapi yang saya tanggap dalam blog ini, sdr kita J Simanjuntak, walaupun dia tetap memakai marga namun dia tidak bisa ber bahasa indonesia mungkinkan dia masih memahami silsilah simanjuntak? trus apa kontribusinya buat kita?

  7. syalom dan salam kenal buat semua simanjuntak dimanapun berada.
    saya sabagai marga simanjuntak tetap bangga dengan keberaadaan Jonggy Simanjuntak walapun sepertinya dia sudah melupakan identitas kebatakannya.

  8. Horas Sude…..!!!

    Sangat senang dengan adanya orang Indonesia, terutama Orang BATAK yang menjadi Tentara di Negeri Orang.

    dibalik kesenangan saya itu, ada yang mengganjal. Kenapa Dia Orang batak Tidak tau Bahasa INDONESIA???? Apalagi Bahasa BATAK???

    Sama saja kita Berbicara Bohong adanya orang Batak jadi Tentara di Daerah Orang tetapi tidak Mengetahui Silsilah BATAK. Kita membanggakan yang bukan Milik Kita, Kita membanggakan yang bukan lagi mengenal kita.

    Tapi jika Lae Jonggy Simanjuntak Itu tau Bahasa Indonesia dan Bahasa Batak, Pantas Kita Banggakan. Dimanapun dia Berada.

    Pesanku Buat Kita yang Merasa jadi Orang Batak “BIBITKAN BAHASA KITA KEANAK CUCU KITA” Begitu Enaknya sesama orang Batak Berjumpa sambil Mengatakan :
    HORAS LAE…..!!!
    HORAS ITO…..!!!
    HORAS TULANG, HORAS NANTULAN, HORAS AMANG BORU, HORAS NAMBORU dan Sebagainya.

  9. Dear. Mr. Joggy,

    If I may say I proudly that you are the US Military here. Iam sorry must speak in English cause you do know a Indonesia and Batak (are you sure?) But, remember your native etnic, and you may return there to search for then learn. Here I am not intent to be your teacher, just advice. Glory Batak, Haleluyah.

    Yours in bataks love,

    JOEL SIDABUTAR
    Medan ampelas

  10. orang batak jd GI?kerenn oiii.
    aku rasa sih fine2 aja.dia lahir dan besar di US wajar saja kalau pola pikirnya jg US minded.bukan masalah seseorang itu warga negara mana pada akhirnya,krn kita orang batakpun bukannya tiba2 saja jadi org batak.nenek moyang kita juga datangnya entah dari negeri mana.menurut sejarah banyak suku2 di Indonesia berasal dari negeri diseberang lautan bahkan datang dari negeri2 yg sangat jauh dengan berbagai alasan migrasi.tidak usahlah terlalu gusar.kalo GI kita ini tidak terlalu pusing dengan asal-usul nenek moyangnya,mungkin suatu hari nanti keturunan2nya akan mencari dan menemukannya mencari akar peradabannya (seperti para arkeolog mencari sejarah manusia di mesopotamia).kalaupun ada sedikit perasaan mengganggu itu hanya lah…apakah kedua org tuanya tidak menumbuhkan rasa ke-batak-an dalam diri sang GI sejak dini?

  11. bah baru jd tentara amerika saja udah belagu ,nanti mati kau di irak dimakan anjing

  12. maaf sebelumnya kalau kurang berkenan.saya bangga ada “keturunan” batak yang berhasil di negara sana.tapi saya kecewa dengan orang tuanya yang tidak “menyisipkan” sedikit pengetahuan tentang asal usulnya tepatnya budayanya.mungkin di US tidak dibutuhkan tapi asal usul itu seharusnya di ketahui walaupun sekedarnya.
    jangan-jangan arti namanya aja ga tau.mauliate

  13. Sepanjang pengetahuan saya sekitar tahun 90-an sudah ada marga Nainggolan mula-mula masuk militer kemudian sekarang ini jadi polisi di San Francisco. Jangan-jangan udah banyak, karena banyak orang Batak nekad ke Amerika, pola yang sama saja dulu dari Toba nekad ke Jakarta. Ada saya kenal keluarga Prof. Dr.Hutagalung memilki anak 3 orang semua laku-laki masih lajang di Amerika, ada Keluarga Drs.Livinus Simanjuntak (biar dia baca nanti ini ) punya 2 anak laki dan 1 perempuan semua di Amerika, yang perempuan sudah kawin dengan orang sana baru bulan September 2008 yang lalu, kemudian ada Keluarga Tambunan punya anak laki-laki 2 orang semuanya di Amerika, malah Bapaknya Drs.Bonar Tambunan waktu mengunjungi anaknya meninggal disana dan di kubur disana. Ketiga keluarga yang saya sebut diatas jadi kesepian di Jakarta, malah kita di-kompori agar anak kita juga dikirim ke Amerika. Siapa tau cucu kita model Barrak Obama. Thanks

  14. benar kata ibu Berliana Jumintan ini, fine2 saja klu org mau menjadi apapun, dan bangga menjadi apapun. Permasalahannya adalah mudah2an dia tidak lupa dari mana dia berasal…, dan pelajaran penting bagi para orang tua dan kita yang nantinya juga akan menjadi orang tua bahwa kita harus mengajarkan penerus kita, dari mana kita berasal….

    Bravo.. Batakersss….

  15. Saya merasa emosi,saat Jonggy Simanjuntak mengatakan “Saya bangga menjadi bagian Amerika” dan dia juga tadi bilang “Saya berjuang untuk Amerika”…..
    Sombong sekali orang seperti dia…..
    memang dia itu siapa….
    di balik kesuksesan dia itu kan banyak orang yang berperan penting….
    orang sperti dia tidak patut di tiru…..

  16. Kok kasar kali komentarnya (santabi) appara?
    Jangan begitulah.. Malu kita sama orang banyak ah!
    Masa beri komentar bawa-bawa hewan?
    Himbauan kepada kita semua:
    Beri komentar & kritik yang membangun & bermartabat.
    Horas ma di hita saluhutna!

    tabe,
    Lundu simanjuntak
    Hutabulu 16

  17. Horas/Syalom,
    Mohon maaf, saya kurang tau apakah saya punya hubungan dengan marga/boru simanjuntak namun saya punya banyak teman bermarga simanjuntak. Kendati demikian saya ingin berkomentar.
    Saya merasa bangga jika ada orang Batak bisa berkarir di luar negeri secara khusus Amerika Serikat. Tetapi bukanlah sebagai suatu kebanggaan apabila menjadi warga negara lain. Memang dia berhak menjadi warga negara lain tetapi tidak baik menyatakan itu sebagai kebanggaan. karena pada hakekatnya bahwa asal-usul batak bukan tercipta dari negara Amerika. Namun dapat kita syukuri bahwa orang batak bisa menjadi tentara amerika serikat.

  18. Sepintas memang ada kebanggan ketika kita mendengar bahwa salah satu dari “kita” bisa berkiprah di sana, tetapi sirna ketika kita mengetahui bahwa dia sama sekali ga tau asal usulnya.Sebaiknya selaku orang batak kita harus memahami dan menjalankan “Dalihan Na Tolu”.Jangan cuma sekedar batak.Apa bedanya orang yang sekedar batak tapi ga tahu dan malu akan budayanya.NOmmensen aja belajar bahasa dan budaya batak, apalagi kita selaku ras asli batak itu sendiri.Ingat selalu integral, darimana kita berasal.Show the world that we are great.

    Horas ma di hita sasudena.
    Syalloom.

  19. Selamat & selamat buat sahabat2 yg mampu menunjukkan jati diri dengan baik.
    Jangan ter-pengaruh dengan nada2 sumbang yg kurang nikmat didengar…hehehee,
    Hebat euy !! itu baru namanya wong Batak, eksis di negeri orang. Hebat hebat hebat…ini hal yg terbaru,generasi Batak Baru yang mampu melebarkan sayap serta menunjukkan kemampuan yg mungkin sudah tidak bisa berkembang di negeri ini. Hai sahabat2 Batak yang berpikiran dangkal, jgn lah malah mencerca atau mendiskreditkan saudara2 kita ini. Tapi marilah membuka hati,pikiran dengan lebih objektif,visioner,bukan malah menghujat sahabat2 kita yg ada membuka cita buat Batak2 yg yad kelak.
    Justru mereka2 inilah yg lebih memiliki nilai.. daripada kita2 yg taunya hanya yg cenderung memberi comment negatife.
    Mari dukung mereka….harusnya kita bangga yg ternyata ada org Indonesia (Batak ) yg sangat diakui oleh org-ethnic lain.
    Jangan malah nge-jelek2in….
    Saya jadi kasihan melihat sahabat2 yg kurang berwawasan … marilah kita tunjukkan & kita jaga HABATAHON ni OPPUNTA SIJOLOJOLO TUBU.
    Jonngi & Samosir… i proud of u guy’s !! Keep work & God Bless u all.

  20. Jangan sepintas bangganya Ampara Ricky (mohon maaf apabila saya panggil Ampara, krn anda tdk mencantumkan nomor berapa),
    Mungkin saat Jonggy belum bisa memberitahu asal usulnya, karena dia belum pernah pulang ke Pematang Raya dibawa orang tuanya.
    Jonggy adalah Simanjuntak Hutabulu No. 16, Bursok Ronggur.
    Bapaknya adalah asli dari Simpang Raya, dimana pada waktu kecil Bapaknya Jonggy dibawa ke Amerika oleh Bapa Udanya.
    Horas3x

  21. horas!
    oke lah kita bangga ada orang batak yang berkiprah di negara paman sam, khususx simanjuntak, tp aku masih ragu apa dia sendiri bangga menjadi orang batak, apalagi marganya, soalx indonesia aja sudah dilupakan…..

  22. Shalom,
    Pada kenyataan memang begitulah, negeri yang mampu memberi penghidupan yang layak dan kebanggaan sebagai warga negara.Dengan sendirinya warganya akan memberikan segalanya kepada negeri itu. Terlepas asal usulnya dari mana. Kenyataan ini banyak juga terjadi di perbatasan di kalimantan dan malaysia.

  23. horas le,
    Memang begitulah kita pada saat ini kita seakan tidak perduli dengan bangsa kita ini,kalau pun ia berwarga negara “AMRIK”tidak harus begitunya juga dia harus meninggalkan identitasnya sebagai orang batak.tapi yang paling menjengkelkan bagi saya menggapa orang tuanya tidak menggajarkan silsilah adat batak kepadanya.ini gak cuman terjadi bagi orang batak diamerika,bahkan di pulau jawa sendiri juga banyak yg lupa sama adat batak itu sendiri.tapi yg paling penting ini pelajaran bgi kita.bukan hanya org batak tapi kpada sluruh bang sa indonesia bahwa kita sekarang lebih bangga kita di sebut “BATRIK”(batak amrik)”batrus”(batak australi) or averything are you can say to us.by the way so btter kita sekarng ukur aja brapa lebar,panjang tanah kita masing2 lalu kita jual sama orang luar cina untuk bikin ruko,lalu uangnya kita tabung agar cukup utk ongkos keluar negri.buat apa kita pertahanin negara ini klo kita sendiri beci sama identitas kita sendiri.percuma kita sekolahin anak2 kita keluar negri klok pulangnya pun tak bisa dipake utk negri ini.malah nyuruh orng lain utk gak tinggal disini.lita sering marah melihat keterpurukan negri ini tpi.kita jga gak sadar bahwa itu juga karna sifat kita yg gak tahu diri.klo kita lihat banyak org batak yg brhasil di perantauan tapi gk bisa ngasi sumbangsi sedikitpun bagi bona pasogitnya.saya seakan gk percaya melihat nasib orang2 batak yg tinggal di bona pasogit padahal sudah banyak org jadi pejabat dan bahkan udah ada yg menjadi mentri di negri yg kaya ini.ya..itulah yg terjadi yg penting sekarang kita harus brpikir bagaimana kita harus dapat merubah itu semua dan saling bahu membahu membangun negri ini toh yg untung bukan saja kita tapi juga anak2 cucu kita sampai akhir kiamat nanti karna saya yakin suatu saat nanti kita juga bisa menikmati kekayaan negri ini yang diakui oleh banyak ilmuan di dunia memiliki sumber energi dan sumber daya mineral terbesar di dunia ini.

    HORAS INDONESIA
    “JANGAN MALU JADI ORANG BATAK”

  24. Horas tulang,

    Sangat seneng baca tulisanya dan kalau dapat dicerna lebih dalam segala potensi halak batak di tanah air apalagi seantero jagad, wouw ga dapat bayangin kekuatanya dashyat banget namun kata orang tua bahwa halak batak mempunyai 3 keluar biasaan yang universal antara lain: pertama sangat tidak diseukai elat, teal dan late sungguh jadi bahaya laten (latent) dengan semboyan dang diau dang di ho di begu (not for me and you give up to satan) banyak ketidak beresan halak kita selalu curiga dan dengki atas kesuksesan sesama orang batak walaupun dengan perjuangan keras mereka mendapatkanya pokoknya seram sekali melewati akal dan agamanya dan kedua parbada-badaonna ini difficult to explain an should be easy if the halak hita (batak)can learn much from french people dimana apresiasi dan penghargaan serta tata krama yang santun terhadap sesama ini dan terakhir kemanapun halak batak tidal lupa bawa gerejanya jadi ga kaget kalau saya pernah ketemu simanjuntak bule di aussie ga pernah ke balige apalagi hutabulu tapi gereja di pebestrian mungkin kalau ada hkbp disana kami pasti akan ketemu disitu. Mungkinkita perlu berdoa agar dimasa mendatang semua anak raja ini dapat berlaku santun dalam berkehidupan Ideology dan politik agar ada plat form yang jelas dilihat oleh generasi muda untuk dikembangkan lebih baik lagi karena tidak mustahil Bataks Bank bisa menyamai Barclay Bank. all the best GBU.

  25. horas, bangga? bisalah bangga. tapi saya lebih bangga dan terharu apabila dia datang ke indonesia dan dipature tambak ni ompungna dipalu gondang sabangunan dan dia manortor disitu,dan lagi,bangunlah juga bona pasogit,dikit uang amerika itu pindahkan ke Toba,dan ke gereja misalnya. angka halak Batak nadidesa naualu,pingkirhon,angka nahahurangan na dibona pasogit an. Horas.

  26. btull kata bang Fian ntu kloo batak y batak ja mana da orang America Simandjuntak wkwkkwkkwk….tpi good lUck lah smoga pa yg loo plih tu yg terbaik bwat loo ^_^

  27. Waaaahhh….
    Bangga Ada Orang batak yg Bisa masuK ke US army…
    Tpi Yg sangat membuat Saya sedikit TIDAK SUKA adalah jwaban “Lebih memilih Amerika daripada Indonesia…”
    Bukannya Saya Iri..Tpi Itu Bagaikan Kacang Lupa Akan Kulitnya,…
    Hal yg bagi ORang Batak adalah Hal yg MemalulKAn..
    Walaupun saya ini Bukan apa2..Tapi saya Bangga akan Segala hal yg telah Dibangun oleh Oppung2 kita..
    Jaya selalu Bangso BAtak…

    Buat Semua Orang Batak…
    Baik para Orang Tua atau kalangan Muda…
    Ingatlah Akan Asal Mu..Karna Itu Bisa MEnggambarkan Siapa Dirimu Sebenarnya…
    HOras…

  28. saya keturunan pomparan tuan somanimbil bangga atas predikat yg diraih,maju terus abang klu bisa jd Panglima perang berbintang ****, mkn klu abg di indon nasib spt batak kami2 ini tersingkirkan apalagi alani haporseon,plg tinggi jd driver metro mini,tkg parkir & jambret. horas…

  29. saya salut lihat lae si jonggy juntak krn ada marganya tpi sya tdk bangga slaku org batak. Krna org atau negara yg mengakui adat budanya adalah org bisa di banggakan… skrg apa yg kita banggakan dri sijonggy .smntra si jonggy sndri lebih bangga jdi warga pamansam dri pd indonesia. Klo lae Raja roma Nainggolan pmain spak bola roma. Bisa kita banggakan. krn dia masi mengaku batak dan masi bisa berkata mau pulang kampung ke samosir. Skalpun Raja roma nainggolan lahir bsar di italia. Horas…tano batak yg mmpunyai budaya yg sangat di hargai di indonesia dan jga di dunia jerman… horas…horas..horas… parhutanami

LEAVE A REPLY