• Banyak sekali tulisan saat ini yang mendiskreditkan arti kata batak, seperti yang lagi marak dibicarakan sehubungan dengan penelitian Ichwan Azhari sebagaimana tertera di blog berikut:
    http://nbasis.wordpress.com/2010/11/21/seputar-kontroversi-tentang-sebutan-batak-sebaiknya-azhari-%E2%80%9Cdilawan%E2%80%9D-dengan-data/.

    Terus terang, saya pribadi belum begitu puas dengan apa yang saya baca di sini. Saya kira para ahli-ahi sejarah terlebih dari orang batak tulen perlu melakukan penelitian yang lebih mendalam, agar kata batak ini tidak lagi menjadi polimek di kemudian hari, yang bisa saja sengaja diisukan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengganggu kehidupan orang batak.
    Istitusi seperti geraja HKBP, saya kira juga sangat diharapkan bisa memberi peranan yang lebih mendalam, mengingat gereja ini memakai kata batak untuk namanya dan mempunyai keterkaitan yang dalam dengan negeri asal-muasal misionaris Jerman.

    December 16 2010
    CommentsLike
    • butet simanjuntak

      horas…

      it’s very interesting to know batak history. terimakasih dengan informasi yang telah dikongsi bersama. saya berminat untuk mengetahui bagaimana hutan [forest] mempengaruhi kehidupan komuniti batak; dari segi pakaian tradisi, pertanian, cara hidup, kepercayaan dan sebagainya.

      is there anyone can help me where to find these informations…

      thank you and peace to all!!

      September 01 2009
      CommentsLike
      • berlin h manurung

        horas jala gabe….
        nama batak memang unik dan sangat mendalam artinya, trimah kasih juga atas tulisan yg di buat menjadi berkembang buat keturunan-keturunan Batak di dunia. Nama Batak itu sangat indah dan bersahaja, Batak sulit di mengerti dalamnya. Batak adalah nama yg Mulia dan menyentuh jati diri yang suci dan penuh kearifan. Batak atau Raja Batak memberikan kepeda keturunan-keturunannya yg mulia dan sangat mendalam dengan luhur budi suatu saat kelak pada keturunan Raja Batak yg ada di dunia. Di dalam jati diri batak ada jati diri yg agung dan mulia adalah Pengetahuan, welas kasih, kepemimpinan. Tetapi dalam diri batak itu sendiri sudah tidak lengkap lagi tiga dimensi.horas tondi madingin…..

        July 27 2009
        CommentsLike

        • Orang Batak menyebutnya Batak; Orang Batak (ejaannya b-a-t-a-k) ada juga salah satu suku di daerah pegunungan di Bulgaria dan sejarahnya hampir sama dengan Batak di Tanak batak sekarang, karena mereka hampir dipunahkan juga oleh Orang Turki; Orang Batak (ejaannya b-a-t-a-k) ada di pulau Palawan Pilippina dan mereka hanya tinggal sekitar 500 orang terpinggirkan dan sudah masuk program penyelamatan dunia. Para nenulis Eropah menyebut Batak yang ada di Tanah Batak sekarang dengan sebutan: Bata, Batta, Battas, Battech, termasuk Batak. Pada awalnya para penulis Eropah ini tidak menyebutkan Mandailing, Angkola, Toba, Silingung, dll. melainkan hanya “Batak”, tetapi setelah abad-18 seperti William Marsden mengelompokkannya menjadi Batak Mandailing, Batak Angkola, Batak Padang Bolak, Batak Silindung, dll. Kalau ada sub-bangsa Batak yang tidak mengakui Batak berarti mereka pendatang ke Tanah Batak

          July 17 2009
          CommentsLike
          • Ando Harapan Gurning

            trimakasih atas infonya. sekalipun saya belum puas. kalau disebut sebagai penunggang kuda,memang saya setuju sebab dalam budaya primal Toba juga menunjukkan ciri khas itu. bahkan memuncak pada pengakuan adanya Hoda Debata na nimiahan. kata penunggang kuda sendiri kita harus cari dalam bahasa yang dekat dengan kata Batak (proto-melayu?). ini masih tugas berat ya bagi pencinta budaya Batak. Mauliate ma

            April 17 2009
            CommentsLike

            • di Philipina dekat palalawan ada juga suku BATAC. saya mengambil kesimpulan bahwa mereka ada hubungan dengan BATAK di indonesia. BATAC di philipina mempunyai sebutan Diwata utk roh yang baik. Bandingkan dengan Debata utk makna yang hampir sama pada kosa kata BATAK TOBA. Dibata (BATAK KARO).
              TUh khan ada kemiripan????

              November 04 2008
              CommentsLike

              • [...] Sumber : http://simanjuntak.or.id [...]

                October 21 2008
                CommentsLike

                • Yang jelas, di Indonesia Identitas kita adalah orang Batak.

                  Terimakasih atas tulisan ini dan keterangan tambahan dari komentator. Semua itu ada benarnya juga, dan telah menambah pengetahuan bagi saya.

                  Salam !

                  October 04 2008
                  CommentsLike

                  • semua itu mendekati kebenaran.tentu sulit sekali membuktikan semua itu.krena itu sama tuanya dengan bumi ini.coba kapan bumi ini ada?

                    September 26 2008
                    CommentsLike
                    • dogom harahap

                      Batak adalah sebutan orang eropa terhadap orang2 yang tinggal di pegunungan. Di Eropa tengah ada juga suku Batak yaitu orang2 yang tinggal di kaki gunung Alpen. Demikian juga di Filipinan orang2 pegunungan disebut suku Batak. Batak itu berasal dari bahasa Belanda dan juga Inggris. Nenek moyang saya di Sipirok hanya tahu orang Mandailing, Orang Toba, Orang Padang Polak, orang Hasundutan, orang Karo, orang Fakfak, orang Daret (Minang), orang Melayu, orang Gayo, Orang Aceh, orang Nias. Kami orang Sipirok masuk golongan orang Toba. Masih ingat dulu kata2 ompung bapak saya, kalau orang2 dari Toba datang menjual kuda, baju, parang ke Sipirok, kami berbisik2 he diam itu sudah datang halak Toba. Ompung kami marah sama kami tidak boleh menjelekkan orang Toba karena kita juga halak Toba katanya.

                      August 28 2008
                      CommentsLike