• Home
  • Sian Ahu
  • Petunjuk penulis
    • Alamat Punguan
    • Perkenalan
  • Email
  • Gallery
    • Koparsibo-Medan
    • Amandemen AD/ART PSSSI&B Medan 1996
    • PEMBENTUKAN GM-PSSSI&BB SE-DUNIA
    • PSSSI&B Sektor 31 Medan
    • Bona Taon 2008 PSSSI Bandung
    • Pesta Bona Taon 2009 PSSSI&B Palembang 28/02/2009

Panduan Sederhana Membeli Kamera SLR Tua Serta Panduan Membeli Kamera Digital Bekas

Ditulis oleh: Palty Osfred Silalahi 18/04/2008 – 12:3421 komentar

Era keemasan kamera film sudah lewat digusur oleh kamera digital namun bukan berarti kamera film hilang begitu saja. Sebagian kecil photographer muda tampaknya ada yang menaruh perhatian pada kamera antik tanpa sensor ini namun sering keinginan ini harus diurungkan karena bingung menentukan kriteria kamera yang harus dibeli. Kadang untuk hal sederhana sekalipun seperti menentukan kondisi barangnya, apakah masih berfungsi bagus atau rusak saja tampaknya tidak mudah. Maklum kamera antik yang bisa dijalankan tanpa battery ini tidak punya monitor dibagian belakang untuk preview hasil jepretan.

Saya sebelumnya juga sempat mengalami hal yang sama. Berdasarkan pengalaman beberapa kali transaksi, saya menjadi sedikit mengetahuinya dan bersama ini dengan segala keterbatasan dan kekurangannya, saya memberanikan diri untuk menuliskannya dengan harapan mudah mudahan bermanfaat. Segala kekurangan dan kesalahan jadi tolong dimaafkan atau dikoreksi. Terima kasih.

Hal pertama, sebelum cek fisik dilakukan adalah mengecek kelayakan harga. Harga yang ditawarkan hendaknya sesuai dengan harga yang berlaku di pasaran, untuk type dan jenis kamera yang sama. Kalau harganya sudah didapatkan dan dianggap sesuai, barulah langkah di bawah ini dilakukan. Barang katagori langka, collection items adalah perkecualian.

  1. Body secara umum
    Meliputi kemulusan barang ( benturan, goresan, lecet, karat ). Lecet dan goresan yang super halus (goresan rambut) kadang sedikit susah dilihat. Dengan sedikit mengubah sudut pandang, memiringkan, mendekatkan dan menjauhkan ke arah lampu kadang bisa membantu. Menggunakan alat bantu seperti kaca pembesar tentu lebih baik lagi.
  2. Tombol
    Pastikan semua tombol berfungsi normal atau bisa diputar dengan mudah. Shutter. Kokang kamera dan jepret. Coba minimal dalam 3 speed yang berbeda tertinggi, terendah, menengah. Coba juga posisi Auto, B dan M90/60 kalau ada. Setiap posisi berbeda normalnya akan menghasilkan suara yang juga berbeda.
  3. Viewfinder
    Intip, check debu, sampah, jamur dan fogg. Debu bisa beberapa titik, banyak titik, mengumpul atau menyebar. Kalau menggumpal besar kemungkinan bukan debu namun sudah digolongkan sebagai sampah. Kalau jamur biasanya seperti benang atau kerak tidak beraturan atau bisa juga menggumpal berakar atau bahkan mungkin berbunga dan berbuah kalau sudah parah ( joke !). Fogg maksudnya berkabut putih, pandangan tidak jelas mirip ketika kita baru bangun pagi. Dengan lensa terpasang, periksa kebersihan (split) screen. Kadang sedikit sulit untuk menentukan apakah debu atau kotoran itu berada di screen atau di lensa, jadi membawa lensa sendiri tampaknya jauh lebih baik.
  4. Metering
    Arahkan kamera ke tempat yang berlainan, perhatikan perubahan angka, jarum, lampu dll, kemudian sambil mata tetap mengintip di vewfinder, putar tombol shutter speed ke sesuka anda, normalnya pengukur cahaya berbentuk jarum atau lampu akan memberikan reaksi ketika tombol shutter anda putar. Kalau bandel tidak bergerak besar kemungkinan rusak. Untuk memastikannya cek baterai kamera.
  5. Kebersihan ruangan dalam depan
    Buka lensa depan, periksa bagian dalam. Periksa cermin pantul (miror) bersih, banyak goresan, juga pinggiran miror rata dan mulus atau compang camping hitam bergerigi. Untuk kamera rangfinder dengan lensa mati yang tidak bisa dibuka, langkah ini dan juga satu langkah dibawah ini di abaikan saja.
  6. Kebersihan ruang dalam belakang
    Buka penutup belakang. Bagian yang sering bergesekan ketika penutup dibuka dan ditutup biasanya adalah tempat yang paling rawan karat dan juga kotor. Bagian itu berbentuk sperti parit kecil yang melintang di atas dan bawah.
    Saya biasanya memberi nama dengan “garis segi empat”.
  7. Jalan dan alur Film
    Semua bagian yang dilalui oleh film diperiksa dan juga jangan lupa bagian belakangnya yang berfungsi menekan film ketika pintu ditutup. Karat atau kotor akan membuat film tergores dan lecet.
  8. Tirai shutter
    Apakah shutter terbuka dengan sempurna atau tidak ketika kamera dijepret. Jangan lupa kokang kamera dulu sebelum tombol dipencet.
  9. Pasang film
    Kokang dan jepret, untuk meyakinkan langkah no 3 berfungsi dengan baik.
    Kalau hasilnya bisa dicetak itu lebih baik lagi.

Langkah diatas saya berikan untuk kamera film analog mekanik, sedangkan untuk kamera rangefinder, pocket, kamera berbahan plastik, sedikit berbeda namun tampaknya pointnya sama saja. Lakukan pengecekan terutama viewfinder dengan lensa terpasang.

Beberapa tip tambahan :
Membawa atau menyiapkan lensa sendiri.
Khususnya ketika membeli kamera “body only”. Tanpa lensa terpasang, fokus, kebersihan split screen akan menjadi sedikit sulit. Kamera Canon MF dan AF mempunyai mount yang berbeda, sehingga menyiapkan lensa sendiri sedikit susah sedangkan merek lain seperti Nikon atau Pentax tampaknya sedikit lebih mudah karena mountnya yang sama antara kamera AF dan MF (kecuali mount ulir), sehingga lensa digitalpun bisa dipakai sekedar untuk mengecek kebersihan bagian dalam saja.
Siapkan battery kamera baru sebagai cadangan.
Mebuka penutup belakang kamera, kelihatanya bagian ini sepele namun saya kadang kesulitan melakukannya, walaupun untuk kamera sendiri. Maklum, proses buka membuka ini tidaklah rutin dilakukan, apalagi untuk katagori orang tua seperti saya yang ingatannya mulai menurun. Umumnya kamera dibuka dengancara menarik penggulung roll yang terletak di kiri atas ke atas, penutup belakang akan terbuka kesamping seperti mebuka buku tulis. Namun ada juga yang dilakukan dengan penarik tuas pengunci di sisi kiri, atau malah ada yang tombol penjepitnya ada di bawah, kamera terbuka seperti membuka korek api. Saya biasanya cari cara amanya saja dengan minta tolong penjualnya untuk membuka, walaupun cara ini kelihatan bodoh tapi tampaknya jauh lebih aman ketimbang membayar biaya kerusakan karena kesalahan sepele

BAGIAN II
Kamera digital

Walaupun judulnya adalah kamera SLR tua, tampaknya tidak ada salahnya kalau saya lengkapi juga dengan kamera digital. Mudah mudahan tidak menyimpang dari judul.

Secara umum, hampir sama dengan point di atas yaitu body luar, tombol, viewfinder. Karena kamera digital tidak memakai film, memeriksa kamera bagian dalam hampir tidak mungkin dilakukan. Kemudian langkah lanjutannya adalah jepret dan preview hasilnya. Melihat hasil jepretan melalui komputer jauh lebih baik karena tampilan monitor kamera sering menipu.

Shutter count juga ada baiknya di periksa untuk memeriksa berapa banyak kamera telah dijepretkan, karena perlu diketahui, shutter juga mempunyai batas umur pemakaian. Setiap kamera mempunyai umur shutter yang berbeda, tergantung merk dan juga modelnya. Shutter yang telah melewati batas pemakaian (jebol), masih bisa diperbaiki dengan mengganti shutter baru, namun tentu saja hal ini merupakan pengeluaran tambahan yang tidak murah. Cara melihat shutter count, bisa dibaca lewat artikel yang banyak bertebaran di internet. Kamera dengan pemakaian shutter yang tinggi biasanya berharga jual lebih murah dan sebaliknya. Namun untuk barang bekas di luar negeri jumlah shutter yang dipakai sama sekali tidak mempengaruhi harga jual.

Periksa perlengkapan kamera seperti USB kabel, Video cable, battery charger dan buku manual. Untuk kamera SLR beserta lensanya, jangan lupa kelengkapan tutup body dan tutup lensa bagian belakang-nya. Biasanya benda yang terakhir ini sering terlupakan terutama untuk pembelian kamera dengan lensa terpasang. Untuk kamera pocket, bagian ini dilewatkan saja.

Horas,

Palty Osfred Silalahi

** Dikutip dari berbagai sumber.

palty@simanjuntak.or.id

http://www.paltyosfredsilalahi.net

Share on FacebookBagikan Ke Facebook

21 Komentar »

  • Poltak Simanjuntak says:
    18/04/2008 at 13:14

    Mauliate di tulisan ni bere on bah. “Based on Experience” lebih teruji dari teori. Tulang fikir ini dapat menjadi informasi yang berharga bagi pegiat Photography, pemula dan senior.

    Usul, coba dibuat tulisan, tips singkat menentukan diafragma, pencahayaan untuk kamare manual, pasti ada yang sedang bingung, termasuk tulang.

    Unang lalap ate…

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Palty Osfred Silalahi says:
    18/04/2008 at 13:17

    Siap Tulang!!!!!

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Bungaran Simanjuntak says:
    18/04/2008 at 13:36

    Unang lalap aha do… sotung ma nuaeng maksudna songon na sering di dok tu ahu… unang lalap ninna… hape maksudna na asing.. ndang boi songon i tu bere. Pintor patudu ma boru juntak na bagak i asa unang lalap ibana.

    Horas

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Poltak Simanjuntak says:
    18/04/2008 at 13:45

    “Lalap” artinya unang songon tulangmu par bandung, ido maksudhu.

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Rondang Ni Bulan Simanjuntak says:
    18/04/2008 at 15:50

    “Lalap” kan enak untuk dimakan… 8->
    apalagi kalo pake sambel, hem… lezat.. hehehe… :D

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Palty Osfred Silalahi says:
    18/04/2008 at 18:38

    oh……ngerti dah lang,….
    dibandung memang banyak Lalap-lalapan….

    makanya pada lalap par bandung….

    [sindir terussssssssssssssssssssss]

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Bungaran Simanjuntak says:
    18/04/2008 at 20:54

    songon ni do tulang mon dabah lae Palty… ndang boi amanta on modom anggo so jolo mangaledeki… ndang sonang on laho tu podomanna i anggo so jolo ledekanna angka na so mangoli dope….

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Domian Leonardo Simanjuntak says:
    18/04/2008 at 22:26

    Ehem… Ehemm..
    Numpang Batuk Ajah…

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Palty Osfred Silalahi says:
    23/04/2008 at 11:02

    ** Iban bulan juga “lalap” kok… wakakakakak….
    Pokoknya iban bulan, bull shit itu ada dan berbentuk, trust me!

    ** Lae Bung, kalau itunya obat tidurnya tulang PS, cemana lagi awak bilang, daripada mirdong tulang PS karena gak kena obatnya, hahahahaha!!

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Rondang Ni Bulan Simanjuntak says:
    29/04/2008 at 14:47

    wah kacau neh iban palty…

    “bull shit itu ada dan berbentuk, trust me!”
    apa maksud kata2 itu?? :-?

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Palty Osfred Silalahi says:
    29/04/2008 at 23:17

    cuma ngasih tau aja ban, bahwa itu ada….

    jangan sampai nanti merepet-repet kalau udah di lalapin…. :) )

    Klik disini untuk memberi komentar

  • gideon simanjuntak says:
    04/05/2008 at 00:35

    horas
    saran yang berguna buat yang membutuhkan kamera.
    sederhana, ringkas, dan bermutu.

    semoga untuk posting yang lain kata “sederhana” bisa dihilangkan,
    jadi isinya pun lebih lengkap.

    salam kenal
    gideon simanjuntak M-17

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Alfian Simanjuntak says:
    08/05/2008 at 09:35

    Bang poltak gak usah bingung!!! aku gak bingung tuh

    Klik disini untuk memberi komentar

    SINAGA Reply:
    November 6th, 2008 at 09:53

    HORAS

    Klik disini untuk memberi komentar



  • Herbert Simanjuntak says:
    17/06/2008 at 16:38

    horas………

    Klik disini untuk memberi komentar

  • Abraham says:
    07/08/2008 at 12:59

    H.O.R.A.S

    Klik disini untuk memberi komentar

  • ryo says:
    07/09/2008 at 21:46

    permisi pak. saya mo tanya untuk camera analog Canon EF tu menggunakan baterai jenis apa yah? terima kasih bapak.

    Klik disini untuk memberi komentar

    Palty Osfred Silalahi Reply:
    September 8th, 2008 at 13:00

    Camera Analog Canon EF, mungkin maksudnya Canon EOS [ElectrO Optical System]. Biasanya menggunakan batere Panasonic CR 123 A. Tergantung type cameranya juga yah, gak semuanya pakai batere CR123A, bisa juga menggunakan beberapa buah batere AA.

    Nah untuk EF, itu adalah type lensa di camera CANON, ada EF, ada EF-S.

    Klik disini untuk memberi komentar



  • giok19 says:
    08/02/2009 at 22:38

    bos kalo cari kamera 2nd minolta dynax di jkt dmana ya….
    mauliate

    Klik disini untuk memberi komentar

    Palty Osfred Silalahi Reply:
    March 19th, 2009 at 01:16

    Kamera 2Nd Minolta dynax bisa di cari di Pasar Baru Metro Atom lantai 2. Mereka pedagang pindahan dari lorong Kings Plaza pasar baru.

    Tips untuk membelinya, gak usah ragu tawar semurah mungkin!
    Karena kamera minolta sudah tidak ada service centernya lagi, yang pastinya jika ada kerusakan, tidak akan bisa beli onderdil yang original lagi, pasti kanibalan!

    Klik disini untuk memberi komentar



  • hoki says:
    18/03/2009 at 14:26

    yah…terimakasih amang…

    Klik disini untuk memberi komentar

Tinggallkan komentar anda!

Click here to cancel reply »

CAPTCHA Image
CAPTCHA Audio
Refresh Image

Klik disini untuk untuk menghapus komentar anda

Pesan Sekarang


info lengkap: klik di sini >>


Langganan Artikel

Masukkan alamat email anda untuk menerima
berita dan artikel terbaru dari simanjuntak.or.id

Bergabung di Mailing List

Masukkan alamat email anda

Powered by www.groups.yahoo.com

Bonapasogit »

Marbinda

Marbinda

Beragam cara orang Batak menggalang kebersamaan. Melalui perkumpulan marga misalnya, yang diimplementasikan dengan partangiangan (doa syukuran bersama) sekali sebulan. Dengan membentuk arisan,dalam ruang lingkup marga, lingkungan …

Share on FacebookBagikan Ke Facebook

Baca artikel lainnya »

GM-PSSSI&BBI »

Dompet Peduli untuk Istri Brigadir (Anumerta) Manuel Simanjuntak Diserahkan

Dompet Peduli untuk Istri Brigadir (Anumerta) Manuel Simanjuntak Diserahkan

Meninggalnya Bigadir (Anumerta) Manuel Simanjuntak (28) menyisakan duka yang mendalam bagi istrinya Pristy Marta Ulina br. Hasibuan (24). Walau sudah 2 (dua) minggu kejadian ini berlalu, namun Pristy masih terlihat murung, bahkan kesehatannya terganggu. Rona …

Share on FacebookBagikan Ke Facebook

Baca artikel lainnya »

Punguan »

JP Simanjuntak Menggantikan Jongkas Simanjuntak sebagai Ketua PSSSI&BBI Sidikalang

JuntakNews (Sidikalang),
Pesta perayaan Ulang Tahun PSSSI dan BBI Sidikalang dan Periodisasi Pengurus 2009 – 2013 dilaksanakan hari ini Minggu (30/08) bertempat di Gedung Olah Raga Jalan RSU Sidikalang Kabupaten Dairi.
Dengan thema “Idama denggan nai …

Share on FacebookBagikan Ke Facebook

Baca artikel lainnya »

Simanjuntak »

Tarombo Online Simanjuntak Sitolu Sada Ina

Tarombo Online Simanjuntak Sitolu Sada Ina

Tarombo Online Simanjuntak Sitolu Sada Ina ini di prakarsai oleh beberapa orang keturunan Simanjuntak Sitolu Sada Ina, yang peduli terhadap kelangsungan silsilah Sitolu Sada Ina. Prakarsa ini merupakan bentuk penghormatan yang tulus atas kesungguhan dan …

Share on FacebookBagikan Ke Facebook

Baca artikel lainnya »

Pengunjung

Kunjungan hari ini : 12
Pengunjung Yang Online : 2
Member online: 0
IP anda : 38.107.191.113

Member

  • Register
  • Log in
  • Entries RSS
  • Comments RSS
  • WordPress.org

Blogroll

  • Tarombo Online
  • Simanjuntak
  • Bungaran Simanjuntak
  • Radio Komunikasi
  • LSPL
  • Poltak Simanjuntak
  • Boru Simanjuntak
  • Pasar Souvenir
  • Matasaya Photography

Komentar Terbaru

  • ivan palar sihotang on Raja Sihotang
  • kuat ku on Lirik Lagu Didia Ho
  • Nurman Jaman on KEKERASAN OKNUM ANGGOTA TNI TERHADAP TIGA ORANG MASYARAKAT SIPIL
  • samuel siregar on Asal-usul Batak
  • darwin wislan simanjuntak on Tarombo Online Simanjuntak Sitolu Sada Ina
  • Icha on Asal-usul Batak
  • ganda putra simangunsong on Letkol Cba Ganda Simanjuntak SSos Kabekangdam I/BB yang Baru
  • Juliansen Simanjuntak on Sejarah Simanjuntak
  • Man Manal on Asal-usul Batak
  • Louren Simanjuntak on Pola Unik Hubungan Simanjuntak – Sihotang

 

pocopoco.jpg rince.jpg seksi-dana2.jpg Bona Taon Simanjuntak Sitolu Sada Ina Bandung - Cimahi 2008 9.jpg swandi.jpg Bona Taon Simanjuntak Sitolu Sada Ina Bandung - Cimahi 2008 donor2.jpg umar.jpg

 

malam-dana1.jpg Bona Taon Simanjuntak Sitolu Sada Ina Bandung - Cimahi 2008 Bona Taon Simanjuntak Sitolu Sada Ina Bandung - Cimahi 2008 devotion1.jpg Bona Taon Simanjuntak Sitolu Sada Ina Bandung - Cimahi 2008 penguruskoparsibo.jpg lombalukis.jpg Bona Taon Simanjuntak Sitolu Sada Ina Bandung - Cimahi 2008 Bona Taon Simanjuntak Sitolu Sada Ina Bandung - Cimahi 2008

 

pocopoco.jpg 8.jpg Bona Taon Simanjuntak Sitolu Sada Ina Bandung - Cimahi 2008 Bona Taon Simanjuntak Sitolu Sada Ina Bandung - Cimahi 2008 makan.jpg ganda.jpg 3-barisan-panitia-serius-mengikuti-kebaktian.jpg karaokeama.jpg parhobas.jpg
Powered by WordPress | Log in | Entries (RSS) | Comments (RSS) | theme by Bungaran Simanjuntak