Fernando Simanjuntak, Ketua Umum GM-PSSSI&BB Se-Dunia

6
778

pertukangan.jpg

Di salah satu sudut Kota Pematang Siantar, tepatnya tanggal 7 Maret 1968, lahir seorang anak laki-laki, yang akhirnya diberi nama Fernando dan memiliki marga Simanjuntak. Orang tuanya yang aktif sebagai anggota TNI (CPM), tentu memiliki segudang doa dan harapan akan masa depan sang anak lelaki yang merupakan anak ke-3 dari pasangan Kapten TNI CPM (Purn) Drs. W.A. Simanjuntak dengan boru ni rajai, Sianipar.

“Sejak anak-anak, kami di didik untuk memiliki displin dan bertanggungjawab, dan akhirnya mewarnai seluruh hidup saya, hingga sekarang”, akunya. Dalam, menata hidup yang saya mulai dari “minus”, kerja keras dan displin ternyata sangat menentukan. Prinsip hidup saya, terbentuk dari pengalaman. “Mengusahakan agar tidak menjadi beban orang lain, justru sebaliknya, kesediaan meringankan beban orang lain, ternyata menghasilkan harmoni dalam persahabatan dan kekeluargaan.
“Sepanjang perjalanan hidup saya, baik selama di perantauan, maupun setelah kembali ke kampung kelahiran di Siantar, prinsip hidup ini tetap saya pegang teguh. Dan, untuk ukuran saya, sejauh ini menghasilkan kebaikan bagi saya dan keluarga”, ungkap Fernando dengan penuh penekanan.

Fernando yang telah dikaruniai 3 (tiga) orang anak, 2 (dua) orang putra : Jhonson dan Nickson, serta 1 (satu) putri : Felinda, yang lahir dari istri boru Tambunan, ternyata aktif tidak sebatas membina keluarga, tetapi aktif dalam berbagai organisasi, seperti :

  • Badan Pendiri Lembaga Informasi Indonesia
  • Wakil Ketua Ormas DPC-FKPPI Kota Siantar
  • Penasehat Koran Radar Siantar
  • Ketua Panitia Pembentukan Generasi Muda Simanjuntak Sitolu Sada Ina se-Dunia.

Di tengah kesibukan sebagai ayah dari 3 (tiga) orang anak dan aktivis organisasi sosial, beliau dikenal luas sebagai Pengusaha Muda yang sukses di Pematang Siantar. Paling tidak ada 3 (tiga) unit usaha yang digeluti secara profesional, yaitu :

  • Direktur CV. Jhonson Perkasa Utama
  • Direktur CV. Batu Giok
  • Direktur U.D. Jonik

Bermodalkan prinsip dan pengalaman kerja yang sudah dilalui baik di Jakarta, sebagai Manager PT. Krino Mega Utama dan di Pulau Kijang, PT. Perkasa Agung yang bergerak di bidang Konstruksi Perkapalan, Fernando mengembangkan bisnisnya di tanah kelahiran, Pematang Siantar.

Bangku kuliah di ISTN Jakarta, yang dilaluinya selama 3(tiga) tahun, ternyata masih belum cukup untuk membangun kapasitas dan kapabilitasnya sebagai seorang pengusaha muda, sehingga melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Simalungun – Pematang Siantar.

Pemegang Sabuk Hitam ini, menyatakan bahwa Karate merupakan salah satu olah raga yang paling disukainya, sebab mampu memberikan keberanian dan kepercayaan diri. Sebagai salah seorang Karateka, Fernando, pernah mengabdikan diri membina pemuda dengan membuka DOJO Karate Tako di Jati Asih Bekasi tahun 1994. “Kalau sekarang, saya tidak mampu melatih lagi”, katanya sambil memegang perut besarnya, dengan senyuman khas seorang anak Siantar.

Kepada www.simanjuntak.or.id, Fernando, mengungkapkan keinginannya untuk mengembangkan Generasi Muda Simanjuntak Sitolu Sada Ina se-Dunia, sebagai salah satu bentuk respon terhadap semakin kompleksnya tantangan di masa depan.
“Simanjuntak, sebagai salah satu elemen masyarakat Batak, tidak bisa tidak harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman yang semakin sulit dari tahun ke tahun”, jelasnya dengan mimik serius. Dengan mempersatukan Generasi Muda Simanjuntak, tentu dapat menjadi media dalam mengumpulkan kekuatan sumber daya manusia yang begitu banyak dan beragam, serta tersebar di seluruh belahan bumi ini. Pematang Siantar, boleh jadi menjadi inisiator dengan harapan dapat didukung oleh GM-PSSSI & BB di provinsi, kabupaten/kota yang lain.

“Kalaupun dikatakan bermimpi, saya berharap ini dapat menjadi kenyataan. Ini merupakan pekerjaan besar dan membutuhkan dukungan aktif seluruh Simanjuntak Sitolu Sada Ina, Boru dan Bere”, katanya. Jika, saya dipercaya menakhodai GM-SSSI&B se-dunia, maka saya akan mengajak generasi muda untuk memikirkan program-program kerja yang bermanfaat, berimplikasi luas dan berkesinambungan. Misalnya, program penyediaan beasiswa bagi Simanjuntak, Boru dan Bere yang berprestasi, penyediaan informasi lapangan kerja, penyediaan upaya bantuan hukum (advokasi), dan berbagai program sesuai dengan kebutuhan warga Simanjuntak Sitolu Sada Ina.

Sudah saatnya Simanjuntak Sitolu Sada Ina Boru Bere, menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Pelayanan adat tidak dijalankan dengan baik, tetapi pelayanan sosial lainnya juga harus menjadi agenda yang disikapi secara responsive dan tepat waktu. “Dengan berdirinya GM-PSSSI&BB, maka berbagai permasalahan dapat diatasi secara mandiri dengan optimalisasi seluruh resources yang dimiliki” katanya penuh keyakinan.

Mengakhiri pembicaraan dengan JuntakNews, Fernando, mengharapkan agar situs www.simanjuntak.or.id, dapat sebagai media yang bersifat global, bersedia membantu mem-blow-up perkembangan GM-PSSSI&B di masa mendatang.

6 COMMENTS

  1. please kirimin aku tentang sejarah dari suku batak yang ada di dunia dari zaman batu sampai kini atau silsilahnya bagaimana coz ahu udh terlahir di jakarta n ingin mengerti, okey TQ???!

  2. YA AKU MAU TAHU SEJARAH ORANG BATAK ITU BISA ADA ASAL NYA DARI MANA TERUS KO SEMENJAK UDH MERANTAU DI JAKARTA ORANG BATAK TIDAK SEHANGAT WAKTU ADA DI KAMPUNG MEREKA PADA UMUMNYA SALING MENJATUHKAN N SALING BERSAING GA JELAS DALAM MERANTAU DI NEGRI ORANG N TIDAK SALING MENGETAHUI SATU SAMA LAINNYA??????????

  3. Horas tulang, tante….
    slm knl ya, aku br. saragi tp ma2 ku br.juntak
    aku pendatang baru di blok simanjuntak ini.
    mau tau dong tentang tarombo2 / silsilah2 org batak.
    krn aku ga begitu ngerti ttg tarombo, walaupun aku lahir di kampung tp aku kurang ngerti. malah aku lebih ngerti setelah merantau di tangerang dari pada waktu di kampung dulu.bisa bahasa batak jg setelah dah tinggal di tangerang. klo dulu waktu di kampung ga bisa bahasa batak tp ngerti. nah sesudah merantau ke tangerang bisa bahasa batak + artinya deh. bisa dibilang aneh.tp itu yg sebenarnya lho, aku ga ngada2.pertama x ktmu org batak di tangerang, aku diajak ngobrol. nah org itu ngobrol pke bhs batak trus aku jawab pke bhs indonesia, nah disitu aku dibilang sombong, padahal emang aku ga bisa bhs batak tp ngerti. mulai dr situ deh klo ketemu ma org batak dimana-mana aku coba ngomong pke bhs batak, yah walaupun marpasir – pasir kt org, tp gpp yg ptg ga di bilang sombong.mauliate da tulang.
    Gbu

  4. Horas !! Mauli ate di hamu
    mudah-mudahan parpunguan sedunia on banyak memberi manfaat untuk semua marga simanjuntak khususnya dan semua bangsa pada umumnya. Bagaimana caranya untuk mendaftar sebagai anggota PSSSI &BB sedunia

  5. Pendaftaran online dengan menggunakan formulir online memang belum dibuat tetapi apabila pak aminurrasyid mau bergabung di GM-PSSSI & BBI Se-Dunia, silakan kontak admin website ini boleh memalui komen2 yang tersedia…. dan pak Aminur aktif saja memberi komen di website ini.

    Daftar Email, boleh juga chatting melalui yahoo messenger dengan nama-nama yang tersedia di box “mau ngobrol dengan kami?”

    untuk saat ini masih itu yang tersedia Bapak Aminur.

    Terima kasih

    Horas

  6. Horas! Mejuah-juah, Njuah-juah

    Saya senang ada orang batak yang membuka usaha.
    Dizaman sekarang ini sudah saatnya kita sebagai orang batak, tidak selalu mengajarkan ke anak kita menjadi seorang ‘pekerja’ melainkan entrepreneur (wirausaha).Mengapa?
    Ekonomi di negara yang dikuasai asing merupakan sinyal bagi kita untuk merebutnya kembali, dan menurut saya jalan satu-satunya adalah berwirausaha…………..
    Dan hal itu akan saya terapkan kepada diri saya…….

    Mauliate

LEAVE A REPLY