Medan

11
1127

Alamat PSSSI di Kotamadya Medan dan Sekitarnya
WILAYAH MEDAN I
07 Sukaramai Jl. A.R. Hakim No. 151 Medan Telp. 7340001 D. Simanjuntak (M13)
17 Wahidin Jl. Pahlawan Gg. Bunga No. 8 Medan Telp. 4149790
25 Mandala Jl. Tangguk Bongkar VI No. 41 Telp. 7349789
41 Perumnas Mandala Jl. Belibis X No. 134 Telp. 7349234 Nelson
49 Mandala Pinggir Perumnas Jl. Elang Mandala Medan
68 Tirtosari – Bantan
38 Medan Denai Jl. Datu Kabu Gg. Pribadi No. 1 Medan Telp. 7342471 Drs. A. Simanjuntak (M15)

WILAYAH MEDAN II
16 Jl. Perjuangan Aspol Bandar Selamat Medan
29 Jl. Rakyat Jl. Rakyat No. 137 Medan Telp. 6611060 Drs. D.L. Simanjuntak (H14)
33 Gg. Sado Jl. Taduan No. 135 Medan Telp. 6622506 A.B. Simanjuntak (M15)
50 Sampali Jl. Meteorologi No. 15 Medan Telp. 6622682 A. Simanjuntak M15
19 Pasar I Sidorame Jl. Pelita I Gg. Selaras No. 9 Medan
20 Jl. Permai Jl. Permai No. 17 Medan Telp. 6618930 M. Simanjuntak (S15)
21 Sidodadi Jl. GB Joshua

WILAYAH MEDAN III
18 Jl. Gaharu – Sutomo Jl. Bambu II No. 4 Medan Telp. 6610160 W. Simanjuntak, SH
06 Glugur – Krakatau Jl. Bilal No. 71 D Medan Telp. 6632910 P. Simanjuntak, SH (M15)
22 Pulo Brayan Jl. Tanjung Mulia No. 41 Medan Telp. 6626274 St. H. Simanjuntak (M14)
53 Tanjung Mulia Jl. Simpang Tanjung No.1 A Medan Telp. 6625490 St. P. Simanjuntak (M15)

WILAYAH MEDAN IV
11 Jl. Bahagia Jl. Bahagia No. 31 Medan Telp. 7863102 Drs. B. Simanjuntak (M15)
08 Pintu Air Jl. Pintu Air Gg. Horas No. 14 D Medan Telp. 7862741 Drs. P.D. Simanjuntak (M 17)
09 Pelangi Jl. Pelangi No. 10 Medan
10 PON Jl. PON III No. 16/20 Telp. 7361760 – 7348238 K.M. Simanjuntak (M14)
30 Villa Gading Mas Jl.Pengilar No.2 Telp. 7860725 Drs. E. Simanjuntak (15)
36 Menteng VII Jl. Menteng VII Gg. Keluarga No.22 Telp. 7864945 C. Simanjuntak (M14)
58 Menteng III Jl. Menteng VII Gg. Sitinjo No. 19 Telp. 7863739 Ir. Jonner Simanjuntak (S14)
32 Teladan Timur Jl. Jati II No. 61 Telp. 7343604 D. Simanjuntak (M13)
24 Bahagia Pasar Merah Jl. H.M. Jhoni Gg. Selamat No.1Telp. 7346743 B.M. Simanjuntak (M15)

WILAYAH MEDAN V

61 Pengilar Menteng Amplas Jl. Pengilar No.2 Amplas Telp. 7860725 Drs. Edward Simanjuntak (H15)
39 Amplas Jl. Rawa No. 7a Telp. 7868663 St. Halomoan Simanjuntak (15)
55 Patumbak Kampung Jl. Patumbak
56 Marindal Jl. Bajak II/Jl. Tritura 38 c Telp. 7862174 Ir. T. Simanjuntak (S13)
66 Ujung Serdang

WILAYAH MEDAN VI
01 Medan Baru – Sei Bah Bolon Jl. Sei Bah Bolon No. 30 Telp. 4526794 Drs. Romulus Simanjuntak (H15)
03 Titipapan Jl. Rukun No.6 Gajah Mada Telp. 4153425 Ir. J. Simanjuntak, MT (H17)
13 Sei Sikambing Jl. Titipapan No.53 Telp. 4568717 Drs. W. Simanjuntak (H15)
15 Kampung Angrung Jl. Pacar No.11 Telp. 4524148 F.M. Simanjuntak, S.Pd (15)
40 Polonia Jl. Balai Desa No.4 Telp. 4556702 M.P. Simanjuntak (H14)
26 Sei Asahan Jl. Sei Asahan No.15 Telp. 8213862 Drs. M.P. Simanjuntak (H15)
28 Jl. Darusalam Jl. Sei Rokan No. 41 Telp. 4156945 Ir. A. Simanjuntak (H15)
46 Asrama Kodam Sunggal Jl. Sunggal No. 168/Jl. Legawa K-426 Telp. 8456957 S. Simanjuntak (S13)

WILAYAH MEDAN VII

05 Jl. Binjai Psr. II Jl. Mesjid 58 A, Link III Cinta Damai Telp. 8452165 Dr. R.B. Simanjuntak (M13)
23 Kampung Lalang Jl. Raya Binjai Km.7,8 No.63 Telp. 8453740 M.H. Simanjuntak (S14)
34 Jl. Binjai Km.10,8 Jl. Binjai No.8 Telp. 0819200019
35 Jl. Binjai KM 13 Diski Jl. Binjai KM13 Gg. Horas Diski
63 Mulia Rejo Jl. Pabrik Gula Mulio Rejo Binjai Telp. 081375263917 8466751 K. Simanjuntak
67 Sri Gunting Medan Krio Telp. 08126439417 Parulian Simanjuntak (M17)

WILAYAH MEDAN VIII

31 Padang Bulan Jl. Bahagia No. 263 Padang Bulan Medan Tel. 8211221 H. Panjaitan, SH
47 Tanjung Sari/Rejo Jl. Kompleks Tasbi Blok V No. 52 Telp. 08126420332 Ir. Hizkia Simanjuntak (H15)
48Karang Sari/Rejo Jl. Pintu I No.34 Telp. 8361673 F. Simanjuntak (H15)
52 Perumnas Simalingkar Jl. Vanili Raya No. 76 D Telp. 8361876 D. Simanjuntak (H15)
57 Tanjung Selamat/Anom Jl. Irigasi III No. 185 Telp. 8360488 Ir. D. Simanjuntak (H16)
60 Simpang Kuala Jl. Pintu Air IV Gg. Maduma No.2 Telp. 8361624-8291075 Drs. P. Simanjuntak (H15)
62 Namorambe Jl. Simpang Penampungan No. 143

WILAYAH MEDAN IX
02 Sei Agul Jl. Karya Dame No. 2 Telp. 08163153920 R. Simanjuntak (M16)
12 Sekip Jl. Pabrik Tenun No.1 Telp. 4155694 M. Simanjuntak (H14)
14 Ayahanda Jl. Notes No. 30 Telp. 4564561 St. A.P. Simanjuntak (M13)
27 Gaperta Jl. Gaperta G-14 Medan Telp. 8458870 R. Simanjuntak, S.Sos (M17)
37 Helvetia Perumnas Perumnas Helvetia Telp. 0816309134 Juara Simanjuntak, SE. MM
51 SukadonoJl. Kemiri No.41 Telp. 8450379 Drs. Alfred Simanjuntak (H15)
54 Helvetia Pasar II

WILAYAH MEDAN X
42 Belawan Kota Jl. Medan Belawan Telp. 6940924 T. Simanjuntak (M15)
43 Pulau Sicanang Blok VIII No.328 Lingkungan VI Sicanang Telp. 6944029 Ama Lindung Simanjuntak (H14)
44 Medan Labuhan
45 Pajak Iuka Martubung
59 Marelan Jl. Sehat No. 13 Rengas Pulau Kompeks Panggon Indah Telp. 6856980
64 Griya Martubung
65 Mabar Belawan

11 COMMENTS

  1. Saya heran mengenai punguan Simanjuntak, kenapa bisa ada perbedaan antara Simanjuntak horbo Pudi dan jolo.
    Harus diakui bahwa hampir semua marga Simanjuntak penganut Agama Kristen dan banyak juga yang sudah menjadi pendeta terkenal (pernah Ephorus HKBP).
    Menjadi keheranan mengapa sampai sekarang perbedaan itu masih tanpak dimasyarakat, apakah ini yang dinamakan kutuk keturunan?
    Trus, untuk apa menjadi Agama Kristen kalo tidak ada Kasih?
    Masih banyak agama lain yang bisa di ikuti oleh marga kita(kalo tidak mau berubah,yang paling dekat dengan budaya kita “ugamo malim” yang hanya ada di tanah batak.
    Saran saya sebagai tanda Kasih, perhimpunan jenis ini dibubarkan saja menjadi Simanjuntak bersatu atau apalah.
    Pasti komentar ini akan mendatangkan amarah di tengah kumpulan PSSSI.
    Mohon maaf, ini hanya merupakan komentar supay dikemudian hari dapat terwujud kesatuan tanpa kutuk nenek moyang bagi marga kita demi anak2 cucu kita dan Kemulian bagi Nama Tuhan Yesus Kristus.

  2. Saudara Pdt. Sunggul Simanjuntak, M.Th, yang keheranan dengan perbedaan.

    Mengetahui keheranan anda terhadap perbedaan antara Horbo Pudi dengan Horbo Jolo, berhasil juga memicu keheranan saya, melihat keberanian dan kemampuan anda untuk mempertanyakan kadar kasih dan keterkutukan orang lain.

    Barangkali, anda merasa bahwa seorang pendeta apalagi bergelar Master Theologi, memiliki hak untuk mempersalahkan pola hubungan yang diyakini dan dipraktekkan orang lain. Layaknya seorang “manusia suci dan paling berkasih”, anda dengan menggunakan Kasih menyarankan membubarkan perhimpunan Simanjuntak yang kami sangat yakini, adalah buah dari jalinan Kasih.

    Dan yang paling mengherankan saya dan sekaligus prihatin dengan jalan pemikiran seorang ahli teologi dan pendeta “penuh kasih” seperti anda, menempatkan agama lain seperti “ugamo malim” sebagai agama yang tidak mengenal kasih.

    Saya sebagai salah seorang Keturunan Simanjuntak Sitolu Sada Ina, menyerukan dan mengajak anda :

    1. Agar cepat-cepat bertobat, tidak menghakimi orang dan agama orang lain.
    2. Agar sesegera mungkin menghentikan keheranan akan perbedaan, sebab pada hakekatnya perbedaan itu telah tercipta sebelum anda lahir ke bumi.

    Dan, tanpa dibarengi kemarahan seperti yang anda pastikan timbul, menanggapi komentar anda, saya menyatakan dengan penuh kasih dan prihatin terhadap pemikiran anda, bahwa Parsadaan Simanjuntak Sitolu Sada Ina dohot Boruna, tidaklah perkumpulan di bawah kutukan nenek moyang, namun perkumpulan “na ingot di poda ni natua-tuana”.

    Mauliate

  3. Horas,

    Saya setuju dengan pendapat saudara Poltak Simanjuntak,dalam menanggapi keheranan saudara Pdt. Sunggul Simanjuntak, M.Th tentang perbedaan simanjuntak horbo jolo dohot pudi,coba kita pikir – pikir sebelum kita lahir kedunia ini kisah ini kan sudah terjadi,jadi kita para keturunan simanjuntak sitolu sada ina hanya menjalankan poda ni natua – tua ,sebagai orang batak tradisi jangan di tinggalkan,sebab ini kan tidah ada hubungan nya dengan agama karna di dalam acara adat batakpun selelu di barengin dengan doa,

  4. salam,,,,,
    aku mau tanya?
    knapa alamat punguan yang ada di daerah medan labuhan khususnya
    griya martubung medan, itukan alamat asal saya..
    apa ada kurangnya informasi yah pada setiap sektor simanjuntak
    seandainya ada alamat tersebut mungkin dapat dilakukan komunikasi antara setiap anggota punguan walaupun jarak jauh…
    apa mereka tidak tahu dengan adanya situs ini>??
    GBU

  5. Untuk Pdt Sunggul, saya heran kenapa anda heran.
    Saya sependapat dengan sdr. Poltak,. Perbedaan itu indah dan memang sudah ada sejak dulu dan itu sejarah.Ga ada yang bisa kita lakukan dengan sejarah. Kalau anda menyarankan untuk membubarkan PSSSI-BB atas nama “kasih” dan agama anda picik sekali seolah-olah orang membentuk PSSSI-BB bukan karena kasih.
    Kenapa gak sekalian anda mengatakan membubarkan Negara – negara dibumi dan membentuk 1 negara : Negara Dunia ( jadi mirip kisah menara babel)baguskan??
    Saya juga bergaul dengan anak-anak simanjuntak parhorbojolo dan ga ada masalah dan mereka bukan kutuk buat saya.Mereka cuma manusia, saudara saya.
    Kemuliaan Tuhan ga akan berkurang dengan dibentuknya PSSSI-BB.

  6. Saya orang yang bodoh ini telah beberapa kali berbicara dengan beberapa hula-hula saya marga Simanjuntak dan pariban saya na mangalap boru Simanjuntak tentang perbedaan tersebut (antara Parhorbo Jolo dan Parhorbo Pudi). Hanya sebahagian kecil (tepatnya 2 orang) yang dapat menerima saran saya supaya marga satu punguan saja. Saya sangat bersedih ketika ada beberapa orang yang mengatakan apabila PSSSI bersatu dengan Simanjuntak Parsuratan maka terjadilah marah bahaya ( kutuk dari sumpah ompu sijolo-jolo tubu ). Saya telah mencoba memberi penjelasan dari Firman Tuhan, tapi tetap saja ditolak.
    Bahkan ketika kami berencana masuk jadi anggota Punguan Simanjuntak/Parsuratan, mertua saya bertanya apabila ada acara pada keluarga saya siapakah yang menjadi hula-hula ? Parhorbo Pudi atau Parsuratan ? Saya mengingini semua marga Simanjuntak (Raja Marsundung) adalah Hula-Hula saya. ( oo ya kami boru Simanjuntak Hutabulu No.15). Untuk itu marilah kita.
    Perbedaan itu memang indah, tapi hendaklah perbedaan itu ada di dalam Kasih Tuhan. Mari kita renungkan dan lakukan Firman Tuhan dalam I Korintus 13 : 4 – 5.

  7. Terimakasih kepada Lae St. Marihot Panggabean yang memberi perhatian yang sangat besar terhadap Marga Hula-hulanya Simanjuntak.

    Dari pernyataan Lae dan pengalaman berhadapan dengan hula-hula dan paribannya, saya sangat yakin bahwa Lae adalah orang yang sangat merindukan suasana damai dan ber”kasih”.

    Keinginan Lae untuk mengkampanyekan mempersatukan Simanjuntak dalam satu organisasi, patut diacungi jempol. Tentu, hal ini sudah Lae lakukan di setiap perkumpulan dimana Lae terlibat. Misalnya di Punguan Panggabean, di gereja tempat Lae diangkat sebagai sintua. Semoga.

    Sebagai Sintua, himbauan untuk menerima perbedaan dalam bingkai Kasih, tentu sangat tepat. Sementara menunggu pertobatan beberapa orang yang berpendapat bahwa jika PSSSI bersatu dengan Parsuratan akan menimbulkan mara bahaya, tentu ada baiknya Lae sebagai sintua, juga mempersatukan seluruh gereja yang ada. HKBP dengan GKPI, HKI, GKPS, dan gereja-gereja lain.

    Mauliate

  8. Horas Amang PANDITA,
    Sebenarnya bukan Amang yg pertama mau menyamakan dan menyatukan PARSURATAN dgn PARHORBO PUDI,mulai Thn ’70 han, Amang sdh ada di mulai Teman mu PENDETA DS.M.Asal Simanjuntak, nyata nya tdk ber hasil.Mungkin Amang tdk ikuti dan baca2 sejarah Simanjuntak maka mau menghakimi atau menyalahkan PSSSI,B&B yg tdk hidup dalam Kasih, coba Amang Pendeta simak dan review hal Kasih tersebut.Malah menurut saya walau pun Ompung Sobosihon Br.Sihotang yg.mkn belum masuk Kristen, namun sdh hidup dalam Kasih,sebab anak2 nya dilarang dan di nasehati spy Hidup dlm KASIH dan jgn BALAS DENDAM,ter utama dgn ABANG nya Yg PARSURATAN(baca pesan2 yg sdh ada di WEB ini)Maka sampai sekarang tdk pernah ada Parhorbopudi dgn Parsuratan yg berkelahi/Perkara(tolong telusuri semua kantor2 Pengadilan)yg Pasti tdk pernah ber perkara kami dgn Mereka.Horas ma Amang Pandita

  9. ini nih komentar yang aku suka:)penetua gereja bagusnya ngurus gereja dulu.kandangnya dulu diberesin baru umatnya (marga)kalo pagarnya kuat dan kokoh umatnya pasti ga susah buat diarahkan.

  10. Aut sugari nga adong amang pandita on naujui …… pasti do setuju 100% tu punguan on. Molo au ndang pola ikkon dohot di naujui. Ikkon do tonahonokku songon natinonahon inong Sobosihon tu gellengna. Huhaholongi haha anggi ibotokku. Ingot amang Pandit songon nanidok ni dongan naung parjolo mandok. NDANG HEA DOPE ADONG PARBADAAN TU PARHORBO JOLO. Luar biasa…..Sobosihon.

  11. saya menghargai semua pembicaraan di atas :)
    tapi saya sempat sedih sekali,
    suatu kali saya pernah mencintai seseorang
    namun parhorbo jolo
    ibu saya tidak membolehkan hubungan kami
    namun ibunya membolehkan
    saya heran, mengapa karena perbedaan itu kami akhirnya tidak bisa bersatu,
    padahal sudah banyak pudi dan jolo yang bersatu (nikah) dan rumah tangganya tidak terjadi apa2
    yang saya tau, Tuhanlah yang mempunyai kuasa, bukan nenek moyang kita

    saya sangat prihatin terhadap pikiran ibu saya, namun saya menghormatinya, dan suatu saat saya sangat berharap, jolo dan pudi bersatu, trimakasih :)

LEAVE A REPLY